Category : Video

Seperti kita ketahui dari pembahasan sebelumnya bahwa lawan dari haq adalah batil. Seseorang ketika meninggalkan jalan kebenaran maka akan terjatuh dalam perkara yang bathil. Seseorang yang tidak berpegang teguh pada sunnah maka akan terjatuh dalam perkara yang tidak sesuai dengan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Pada pembahasan kitab masail jahiliyah kali ini insyaAllah kita akan banyak mengambil faedah dari surah al baqarah 101 dan surah al baqarah 102. Surah al baqarah ayat 102 menjelaskan tentang kaum yahudi yang Allah berikan kitab taurat kitab yang haq dan penuh kebenaran dan petunjuk akan tetapi mereka ( Yahudi ) meninggalkannya dan menjadi pengikut setan dengan mempelajari sihir. Surah baqarah 102 juga menegaskan kisah nabi sulaiman dalam al quran yaitu nabi Sulaiman tidak mempelajari sihir dan tidak menyimpan kitab sihir.

Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari surah baqarah ayat 102 tersebut dan semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat dan keistiqomahan dalam beramal sholeh, aamiin.

Semua manusia lahir dalam keadaan fitrah, yakni cenderung kepada Islam dan menerima kebenaran. Berbicara tentang fitrah berarti berbicara tentang hati, keinginan hati, dan hawa nafsu. Hati yang selamat berjalan diatas fitrah yakni hati yang mencari kebenaran bukan pembenaran dan kokoh dalam perang melawan hawa nafsu. Tanda hati kotor adalah menolak kebenaran karena tidak sesuai dengan keinginan hati dan memperturutkan hawa nafsu yang kemudian menyebabkan hati keras seperti hati batu sehinga hati tertutup ( lihat tafsir surah al baqarah 88 ).

Dalam surah hud ayat 91 Allah mengabarkan tentang kisah kaum nabi syuaib yang menolak kebenaran dengan alasan tidak paham apa yang Nabi sampaikan. Padahal Nabi Syuaib adalah nabi yang sangat fasih, jelas, dan santun dalam penyampaian dakwahnya. Hati keras seperti batu karena penuh dengan noda noda kebathilan.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat dan keistiqomahan dalam beramal sholeh, aamiin.

Pada kajian masail jahiliyah kali ini kita akan membahas bab tentang haq dan bathil. Tentunya istilah haq dan batil ini sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Apa pengertian hak dan batil ? Al haq adalah lawan dari al batil. Al haq dalam bahasa Arab artinya adalah yang tetap dan tidak akan hilang atau tidak menyusut (semakin kecil). Sedangkan al bathil secara bahasa artinya ialah rusak dan gugur/tidak berlaku hukumnya. Jalan kebenaran meliputi semua yang Allah subhanahu wa ta’ala perintahkan, sedangkan arti kebatilan dalam Islam meliputi semua yang dilarang oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Kebatilan adalah lawan dari kebenaran yang akan terus bertolak belakang.

Berpegang teguh pada agama Islam merupakan keharusan bagi setiap muslim, yaitu dengan cara mencari kebenaran bukan pembenaran, dengan ilmu haq ( ilmu yang bersumber dari Al quran dan as sunnah dengan pemahaman salaful ummah ), dan berpegang teguh pada alquran dan sunnah. Menolak al haq dan menetapi al bathil merupakan salah satu contoh perkara jahiliyah yang banyak terjadi karena kebodohan, menuruti hawa nafsu, dan tidak berpegang teguh pada sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. wallahu a’lam..

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat dan keistiqomahan dalam beramal sholeh, aamiin.

Inilah sekelumit hikmah beriman kepada hari akhir. Iman kepada hari akhir termasuk rukun iman yang kelima, kali ini pemateri menampilkan kisah ulama salaf atau bisa kita sebut dengan kisah para ulama terdahulu. Mengenal mereka membuahkan semangat dalam beramal shaleh, insya Allah.

Salah satu biografi ulama salaf yang kita bedah ialah kisah Abdullah bin Mubarak rahimahullah, ulama teladan di masanya. Suatu kisah yang mengharukan; meneteskan air mata saat berdoa atau lebih tepatnya kisah Ibnu Mubarak ketika gelap. Di antara hikmah mati lampu yang dibawakan oleh Kak Erlan yaitu takut kepada Allah. Takut yang membuahkan takwa. Sebuah kisah takut kepada Allah terbaik yang pernah ada di alam raya.

Sebuah kisah yang mengingatkan akan hadits tentang hari Kiamat, sekaligus menelaah fungsi iman kepada hari Akhir plus mengetahui dalil iman kepada hari Akhir. Alhasil, Anda dapat menyaksikan perilaku beriman kepada hari Akhir yang dipraktekkan oleh Ibnu Mubarak dalam kesehariannya. Dan selain itu, adanya faidah keutamaan menuntut ilmu; perginya Qasim bin Muhammad untuk mengetahui adab Ibnu Mubarak dan ternyata ia dapati bahwa Ibnu Mubarak lebih wara daripada dirinya. Beliau menagis karena Allah saat mati lampu. Lalu bagaimana dengan kita, saat listrik padam menjelang, justru lisan kurang bersyukur karenanya.

Apa makna ghuluw ?
Makna ghuluw adalah sebagaimana keterangan dalam hadits tentang berlebihan yaitu tindakan berlebihan atau melampaui batas ( an nisa 171 ). Sikap melampaui batas dalam al quran atau berlebihan dalam Islam ( lihat surah an nisa ayat 171 ) merupakan tindakan yang terlarang, baik itu tindakan melampaui batas dalam aqidah, melampaui batas dalam ibadah, maupun melampaui batas dalam muamalah.

Hendaknya kita menghindari perkara ghuluw, karena banyak umat umat terdahulu binasa dan tersesat karena berlebihan terhadap orang shalih. Seperti yang dialami dalam kisah kaum nabi Nuh yang melampaui batas dalam memuliakan orang orang sholeh, sehingga pada akhirnya mereka menyembah orang orang sholeh tersebut, naudzubillah.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, menghindarkan kita dari sikap ifrath ( berlebih lebihan ), dan dari sikap tafrith ( meremehkan ), aamiin.

Simak juga video-video bermanfaat lainnya dari channel yufid edu dan jangan lupa SUBSCRIBE agar memperoleh update video Kajian Masail Jahiliyyah yang membahas Kitab Masail Jahiliyah. SHARE kepada keluarga, kerabat, saudara, dan kawan Anda agar makin banyak yang tahu tentang Islam. Jazaakumullahu khairan

Doa mau tidur dan artinya adalah doa yang semestinya kita amalkan karena merupakan bagian dari adab sebelum tidur. Ada beberapa bacaan sebelum tidur atau amalan sebelum tidur sesuai sunnah.

Kita bisa merutinkan bacaan doa dan dzikir sebelum tidur yang telah Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- ajarkan. Di samping itu, bacaan doa mau tidur atau doa akan tidur sangat penting untuk kita hafalkan.

Dalam video Yufid EDU kali ini akan membahas tentang amalan sunnah sebelum tidur. Amalan tersebut adalah doa tidur yang benar atau bacaan doa tidur sesuai sunnah.

Semoga dengan mengamalkan bacaan doa sebelum tidur atau bacaan mau tidur, tidur kita menjadi berkah dan terhindar dari gangguan setan. Simak selengkapnya dalam video tentang amalan doa sebelum tidur sesuai sunnah berikut.

Pembagian tauhid yang ma’ruf dalam kitab-kitab ulama salaf ialah ada tiga macam: tauhid rububiyah, tauhid uluhiyah, dan tauhid asma wa shifat. Allah Maha Pencipta disebut Khaliq. Allah Maha Pengatur disebut Mudabbir, dan Allah Maha Pemberi rezeki disebut Ar-Rozzaq.

Mari mengenali keutamaan tauhid dalam kajian yang ringkas ini, sebuah sajian yang kami sarikan dari Syarah Qawaidul Arba’. Di mana di dalamnya, Anda akan terkagum dengan keMAHAKuasa an Allah, seperti: Allah Maha Kaya, Allah Maha Menghidupkan dan Mematikan. Juga, paparan dalil Al Khaliq yang selayaknya diketahui oleh pemirsa Yufid Edu.

Hadits tentang rezeki Allah menyebutkan bahwasanya rezeki Allah Maha luas diberikan kepada hamba-hamba yang dikehendaki-Nya. Hidup sudah diatur Allah SWT (baca: Subhanahu wa Ta’ala), jadi nggak usah ngoyo (alias memforsir, sebab segala sesuatu mempunyai hak untuk ditunaikan). Sekali lagi, rezeki adalah ketentuan Allah.

Ustadz Abu Isa mulai membacakan kaidah yang pertama yang bertema Keyakinan Musyrikin yang Tidak Memasukkan Mereka ke Dalam Islam. Itulah mengapa para Nabi dan Rasul begitu gencarnya menyerukan dakwah tauhid dan sunnah. Sebab tauhid inti ajaran Islam. Jika tanpa tauhid, maka bagaimana bisa disebut muslim muwahhid?

Simakpula ayat dan hadits tentang tauhid; cara menghindari perbuatan syirik; apa yang dimaksud dengan tauhid; mengenal macam macam tauhid; lebih konsen dengan problem syirik uluhiyah sebagai inti bahasan aqoid, yang semuanya bertujuan untuk tegaknya tauhidullah…

Sungguh fenomena perpecahan di masa mualif dianggap sebagai ilmu. Mualif (penyusun kitab) berkata, “Kemudian ternyata keadaannya (menjadi terbalik), perpecahan dalam prinsip-prinsip agama dan cabang-cabangnya dianggap sebagai ilmu dan sikap faham terhadap agama, dan bersatu dalam agama (dianggap) sebagai sesuatu yang tidak diucapkan kecuali oleh zindiq atau orang gila.”

Mencermati kembali hadits tentang kebersamaan, maka didapati padanya cara menjaga persaudaraan sesuai konsep Islam. Begitupun, pada hadits tentang persatuan dan persaudaraan serta hadits tentang persaudaraan. Muaranya sama … yakni kembali kepada Al Quran dan As Sunnah. Inilah yang coba diketengahkan oleh pemateri terkait hadits tentang ukhuwah islamiyah. Dengan mengusung tema Larangan Bercerai Berai dalam agama (larangan bercerai berai dalam Islam).

Membaca firman Allah tentang tolong menolong dan menggabungkannya dengan hadits tentang bersatu, maka akan menolak perselisihan pendapat. Ustadz Abu Isa hafizahullah mengungkapkan arti Al Jamaah. Al Jamaah adalah nama lain dari Islam. Persatuan umat Islam di dunia menghikayatkan akan contoh tolong menolong dalam kebaikan yakni berupa kembali kepada Al Quran dan Sunnah. Hal ini sebagai bentuk mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Berapa banyak hadits tentang persaudaraan dan hadits tentang ukhuwah Islamiyah yang mengajarkan arti kebersamaan. Kebersamaan dalam beragama dan bukan bercerai berai di dalamnya. Disebutkan dalam hadits tentang kebersamaan, satu cara menjaga persaudaraan yakni tidak menyelisihi saudaramu dalam perkara yang pokok dan disepakati kerajihannya seperti membenarkan rukun islam dan rukun iman.

Dalam hadits tentang persatuan dan persaudaraan, kita berkaca darinya bahwa persatuan umat Islam (baca: persatuan umat muslim sedunia) dapat dilakukan dengan cara mengembalikan semua permasalahan kepada Al Quran dan As Sunnah. Dalam hal ini ada contoh tolong menolong dalam kebaikan yang bersandar pada dalil tasamuh (toleransi) pada fikih ikhtilaf yang wasi’ah sifatnya.

Mencermati firman Allah tentang tolong menolong, “wa taawanu alal birri wat taqwa” dan hadits tentang bersatu yang mengurai jerat-jerat perselisihan pendapat dan satu tanya besar: Perlukah bermazhab?, bila bermazhab menjadikan berpecah belah? Inilah poin penting dalam hadits iftiraqul ummah.

Selain kita mentaati Allah dan Rasul-Nya, ada poin ketiga yakni mentaati ulil amri. Ulil amri adalah penamaan yang disematkan kepada ulama dan umara. Ustadz Abu Isa hafizahullah memotivasi kaum muslimin dengan ayat-ayat dan hadits-hadits seputar larangan bercerai berai dalam agama dan kewajiban melazimi al jamaah. Al Jamaah adalah Islam dan Islam adalah Al Jamaah. Jadi, bukan klaim nama dari kelompok tertentu.

Mari kita kembali kepada Al Quran dan As Sunnah dengan pemahaman para Sahabat Nabi dan merenungi nikmat Allah yang banyaknya tidak terhitung. Nikmat bersaudara sekaligus nikmat keamanan untuk tinggal di suatu negeri.

Ikhlas dan tidak syirik merupakan harapan para dai ilallah. Telah lalu penjabaran terkait pengertian syirik dan contohnya, utamanya makna ikhlas dalam hidup manusia, yang mana beban taklif telah berada di pundak-pundak mereka. Namun hal itu (taklif) tidak akan memberatkan bagi mereka yang ikhlas dalam beribadah. Berapa banyak ayat dan hadits tentang syirik yang mencoba mengingatkan umat manusia akan bahaya kesyirikan dalam hidup mereka.

Penulis berkata, “Termasuk di antara hal yang paling mengherankan dan di antara tanda kekuasaan Allah Sang Penguasa Yang Maha Mengalahkan (segala sesuatu) adalah 6 landasan yang telah Allah jelaskan dengan penjelasan yang gamblang bagi orang awam (masyarakat umum) lebih dari yang diperkirakan oleh orang-orang yang bisa mengira, tapi kemudian setelah itu kebanyakan orang cerdas dan orang berakal dari kalangan Bani Adam salah (dalam memahami) kecuali sedikit (dari mereka).”

Mengenal dua macam yakni macam macam tauhid dan macam macam syirik akan membuahkan marifatullah yang sempurna. Dan cara menghindari syirikpun mudah untuk mereka lakukan, biidznillah. Ikhlas adalah memurnikan amal untuk Allah semata, inilah yang dimaksud dengan ikhlas karena Allah. Menelisik makna dari pengertian tauhid beserta hadits tentang syirik, yang mana di dalamnya terdapat kutipan dalil tentang syirik yang disampaikan oleh Ustadz Abu Isa hafizahullah.

Penulis melanjutkan, “Landasan yang pertama: Mengikhlaskan agama (hanya) untuk Allah Ta’ala semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan penjelasan tentang lawan (dari keikhlasan) yaitu syirik kepada Allah. AlQuran telah menjelaskan landasan ini dalam bermacam-macam bentuk dengan ucapan yang bisa dipahami oleh orang awam yang paling sederhana pemikirannya. Tapi kemudian kebanyakan manusia melihat (hal yang berbeda). Syaithan menampakkan keikhlasan (tauhid) itu dalam bentuk merendahkan orang-orang sholih dan seakan-akan (tauhid) adalah mengurangi hak-hak mereka. Syaithan menampakkan kesyirikan kepada Allah dalam bentuk mencintai orang-orang sholih dan pengikut mereka.”

Menilik kembali dalil tentang ikhlas plus syarat masuk Surga dan mengenal pengertian pahala serta mengetahui akibat perbuatan syirik yang telah terbalik persepsinya. Ada 4 amalan masuk Surga (baca: amalan yang memasukkan ke dalam Surga), salah satunya ikhlas beribadah dan tidak menyekutukannya. Ada syarat masuk Surga tanpa hisab sebagaimana hadits yang menjelaskannya. Keluar dari hadits tersebut yakni hadits bitoqoh.

1 238 239 240 241 242 334