Category :

Penyebab malas sholat seorang muslim karena keimanan yang lemah. Kenapa malas sholat padahal shalat merupakan bagian dari rukun Islam? Meninggalkan shalat adalah dosa besar, bahkan lebih besar dari dosa berzina.

Cara menghilangkan rasa malas sholat khususnya cara mengatasi malas sholat 5 waktu adalah dengan mengetahui pentingnya kedudukan shalat dan bahaya meninggalkan shalat dalam islam. Dengan cara menghilangkan malas sholat tersebut kita dapat memotivasi anak anak kita.

Sebagai orang tua kita juga harus selalu membimbing dengan tips agar rajin sholat dan juga mendoakan dengan doa supaya rajin sholat atau doa agar tidak malas shalat.

Dalam video Yufid EDU kali ini akan membahas tips rajin sholat berupa motivasi bagi anak anak kita untuk sholat di Masjid. Semoga dengan cara supaya rajin sholat tersebut dapat membuat anak anak lebih bersemangat dalam menegakkan shalat. Tunggu apalagi? Simak video tips rajin shalat berikut.

Doa sesudah tidur atau doa setelah tidur merupakan salah satu doa yang penting untuk diamalkan. Dengan membaca doa sesudah bangun tidur atau doa setelah bangun tidur berarti kita telah mensyukuri nikmat Allah karena telah memberi kesempatan untuk hidup kembali dari kematian sesaat. Salah satu adab bangun tidur adalah dengan merutinkan doa ketika bangun tidur.

Membaca doa mau tidur dan bangun tidur merupakan sunnah. Semestinya bacaan doa tidur dan bangun tidur adalah doa yang kita dan anak anak kita dapat hafalkan dan amalkan. Untuk menghafalkan bacaan bangun tidur bagi anak kita bisa dengan memperdengarkan doa bangun tidur mp3 atau doa bangun tidur mp4

Dalam video sebelumnya yufid EDU telah membahas tentang doa tidur yang benar atau doa tidur sesuai sunnah. Sehingga pada kesempatan kali ini akan membahas tentang bacaan doa bangun tidur. Tidak hanya doa bangun tidur latin tapi terdapat arti doa bangun tidur juga. Tunggu apalagi simak doa bangun dari tidur berikut.

Contoh perkara Jahiliyah yang berikutnya adalah menghina orang sholeh, termasuk menghina nabi, menghina rasulullah, dan mencela sahabat nabi. Banyak sifat jahiliyah kita jumpai dari penyimpangan yahudi dan nasrani. Hanya karena penyimpangan segelintir orang, kaum nasrani mencela nabi musa, dan sebaliknya kaum yahudi mencela nabi isa. Begitu pula hanya karena kejelekan segelintir orang Islam, kaum Yahudi dan Nasrani mencela Islam.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat dan keistiqomahan dalam mencontoh para salafus shalih yang telah Allah ridhoi dan Allah kabarkan dengan surga sebagaimana tercantum dalam surah at taubah ayat 100. Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar.

( Q.S At Taubah 100 )

Orang orang Yahudi dan Nasrani saling berdebat tentang agama Nabi Ibrahim. Yahudi mengklaim bahwa agama Nabi Ibrahim adalah Yahudi. Nasrani mengklaim bahwa agama Nabi Ibrahim adalah Nasrani ( lihat surah ali imran 65 ). Diterangkan bahwa agama Nabi Ibrahim dalam al quran adalah agama tauhid, dakwah nabi ibrahim adalah dakwah tauhid. Sampai sampai nabi Ibrahim dibakar oleh kaumnya karena dakwah tauhid. Sedangkan praktek yang dilakukan orang orang yahudi adalah kesyirikan, mengatakan bahwa uzair anak allah ( uzair adalah satu-satunya orang yang hafal taurat di kalangan Bani Israil, lihat tafsir surah at taubah ayat 30 ). Lidah tak bertulang orang orang Yahudi juga mengingkari kiblat nya Nabi Ibrahim ( lihat tafsir surat ali imran 97 dan ali imran 96 ), padahal mereka mengklaim mengikuti ajaran Nabi Ibrahim. Dan di zaman ini begitu banyak yang mengklaim megikuti mazhab syafii akan tetapi perbuatannya bertolak belakang dengan ajaran Imam As Syafii. Diantaranya mengirim al fatihah untuk orang meninggal dan menekuni ilmu filsafat. Padahal Imam As Syafii mengingkari perbuatan perbuatan semacam itu.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat dan keistiqomahan dalam beramal sholeh, aamiin.

Dalam surah al baqarah ayat 102 menjelaskan tentang kaum yahudi yang Allah berikan kitab taurat tetapi mereka meninggalkannya dan menjadi pengikut setan dengan mempelajari sihir. Mereka berdalih bahwa sihir adalah ajaran nabi sulaiman. Padahal shir adalah ajaran syaithan. Yahudi juga mengkalim bahwa agama mereka ( yahudi ) adalah warisan agama nabi ibrahim, padahal agama ibrahim adalah agama yg lurus dan tidak ada kaitannya dgn yahudi ( lihat surah ali imran 67 ). Mereka menjadikan makam nabi nabi sebagai tempat ibadah yaitu dengan cara tawasul nabi dan berdoa di kuburan nabi untuk meminta sesuatu kpd jasad yang telah mati. Sejatinya tawasul adalah perkara yang baik jika dilakukan sesuai ketentuan syariat yaitu dengan mengikuti jalan kebenaran Alquran dan berpegang teguh pada sunnah nabi sesuai pemaham salaful ummah. Adapun meminta sesuatu kepada orang mati dengan cara tawasul kepada para wali, membaca bacaan tawasul kepada para wali adalah perkara yang tidak pernah dicontohkan sekalipun oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Begitulah kebiasaan orang orang yahudi berdusta atas nama nabi, menisbahkan perbuatan bathil mereka kepada nabi yang mulia.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat dan keistiqomahan dalam beramal sholeh, aamiin.

Seperti kita ketahui dari pembahasan sebelumnya bahwa lawan dari haq adalah batil. Seseorang ketika meninggalkan jalan kebenaran maka akan terjatuh dalam perkara yang bathil. Seseorang yang tidak berpegang teguh pada sunnah maka akan terjatuh dalam perkara yang tidak sesuai dengan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Pada pembahasan kitab masail jahiliyah kali ini insyaAllah kita akan banyak mengambil faedah dari surah al baqarah 101 dan surah al baqarah 102. Surah al baqarah ayat 102 menjelaskan tentang kaum yahudi yang Allah berikan kitab taurat kitab yang haq dan penuh kebenaran dan petunjuk akan tetapi mereka ( Yahudi ) meninggalkannya dan menjadi pengikut setan dengan mempelajari sihir. Surah baqarah 102 juga menegaskan kisah nabi sulaiman dalam al quran yaitu nabi Sulaiman tidak mempelajari sihir dan tidak menyimpan kitab sihir.

Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari surah baqarah ayat 102 tersebut dan semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat dan keistiqomahan dalam beramal sholeh, aamiin.

Semua manusia lahir dalam keadaan fitrah, yakni cenderung kepada Islam dan menerima kebenaran. Berbicara tentang fitrah berarti berbicara tentang hati, keinginan hati, dan hawa nafsu. Hati yang selamat berjalan diatas fitrah yakni hati yang mencari kebenaran bukan pembenaran dan kokoh dalam perang melawan hawa nafsu. Tanda hati kotor adalah menolak kebenaran karena tidak sesuai dengan keinginan hati dan memperturutkan hawa nafsu yang kemudian menyebabkan hati keras seperti hati batu sehinga hati tertutup ( lihat tafsir surah al baqarah 88 ).

Dalam surah hud ayat 91 Allah mengabarkan tentang kisah kaum nabi syuaib yang menolak kebenaran dengan alasan tidak paham apa yang Nabi sampaikan. Padahal Nabi Syuaib adalah nabi yang sangat fasih, jelas, dan santun dalam penyampaian dakwahnya. Hati keras seperti batu karena penuh dengan noda noda kebathilan.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat dan keistiqomahan dalam beramal sholeh, aamiin.

Pada kajian masail jahiliyah kali ini kita akan membahas bab tentang haq dan bathil. Tentunya istilah haq dan batil ini sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Apa pengertian hak dan batil ? Al haq adalah lawan dari al batil. Al haq dalam bahasa Arab artinya adalah yang tetap dan tidak akan hilang atau tidak menyusut (semakin kecil). Sedangkan al bathil secara bahasa artinya ialah rusak dan gugur/tidak berlaku hukumnya. Jalan kebenaran meliputi semua yang Allah subhanahu wa ta’ala perintahkan, sedangkan arti kebatilan dalam Islam meliputi semua yang dilarang oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Kebatilan adalah lawan dari kebenaran yang akan terus bertolak belakang.

Berpegang teguh pada agama Islam merupakan keharusan bagi setiap muslim, yaitu dengan cara mencari kebenaran bukan pembenaran, dengan ilmu haq ( ilmu yang bersumber dari Al quran dan as sunnah dengan pemahaman salaful ummah ), dan berpegang teguh pada alquran dan sunnah. Menolak al haq dan menetapi al bathil merupakan salah satu contoh perkara jahiliyah yang banyak terjadi karena kebodohan, menuruti hawa nafsu, dan tidak berpegang teguh pada sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. wallahu a’lam..

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat dan keistiqomahan dalam beramal sholeh, aamiin.

Inilah sekelumit hikmah beriman kepada hari akhir. Iman kepada hari akhir termasuk rukun iman yang kelima, kali ini pemateri menampilkan kisah ulama salaf atau bisa kita sebut dengan kisah para ulama terdahulu. Mengenal mereka membuahkan semangat dalam beramal shaleh, insya Allah.

Salah satu biografi ulama salaf yang kita bedah ialah kisah Abdullah bin Mubarak rahimahullah, ulama teladan di masanya. Suatu kisah yang mengharukan; meneteskan air mata saat berdoa atau lebih tepatnya kisah Ibnu Mubarak ketika gelap. Di antara hikmah mati lampu yang dibawakan oleh Kak Erlan yaitu takut kepada Allah. Takut yang membuahkan takwa. Sebuah kisah takut kepada Allah terbaik yang pernah ada di alam raya.

Sebuah kisah yang mengingatkan akan hadits tentang hari Kiamat, sekaligus menelaah fungsi iman kepada hari Akhir plus mengetahui dalil iman kepada hari Akhir. Alhasil, Anda dapat menyaksikan perilaku beriman kepada hari Akhir yang dipraktekkan oleh Ibnu Mubarak dalam kesehariannya. Dan selain itu, adanya faidah keutamaan menuntut ilmu; perginya Qasim bin Muhammad untuk mengetahui adab Ibnu Mubarak dan ternyata ia dapati bahwa Ibnu Mubarak lebih wara daripada dirinya. Beliau menagis karena Allah saat mati lampu. Lalu bagaimana dengan kita, saat listrik padam menjelang, justru lisan kurang bersyukur karenanya.

Apa makna ghuluw ?
Makna ghuluw adalah sebagaimana keterangan dalam hadits tentang berlebihan yaitu tindakan berlebihan atau melampaui batas ( an nisa 171 ). Sikap melampaui batas dalam al quran atau berlebihan dalam Islam ( lihat surah an nisa ayat 171 ) merupakan tindakan yang terlarang, baik itu tindakan melampaui batas dalam aqidah, melampaui batas dalam ibadah, maupun melampaui batas dalam muamalah.

Hendaknya kita menghindari perkara ghuluw, karena banyak umat umat terdahulu binasa dan tersesat karena berlebihan terhadap orang shalih. Seperti yang dialami dalam kisah kaum nabi Nuh yang melampaui batas dalam memuliakan orang orang sholeh, sehingga pada akhirnya mereka menyembah orang orang sholeh tersebut, naudzubillah.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, menghindarkan kita dari sikap ifrath ( berlebih lebihan ), dan dari sikap tafrith ( meremehkan ), aamiin.

Simak juga video-video bermanfaat lainnya dari channel yufid edu dan jangan lupa SUBSCRIBE agar memperoleh update video Kajian Masail Jahiliyyah yang membahas Kitab Masail Jahiliyah. SHARE kepada keluarga, kerabat, saudara, dan kawan Anda agar makin banyak yang tahu tentang Islam. Jazaakumullahu khairan