Category :

Jazakallah ya abi ya umi … Jazakallah khairan ya ami ya ammah … jazakallahu khairan adalah ungkapan yang biasa kita sampaikan saat berterima kasih. Jazakallah khairan artinya semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan.

Dan kali ini kak Erlan membahas doa ketika diberi hadiah. Kalimat ini biasa disebutpula sebagai ucapan terima kasih dalam bahasa Arab. Ucapan terima kasih atas pemberian berupa saling mendoakan dalam kebaikan. Doa berterima kasih yang populer di kalangan orang yang mengenal agama..

Adapun ucapan untuk wanita, Jazakillah, hanya mengganti harakatnya. Dan bisa dijawab dengan wa iyyakum atau wa iyaki (wa iyyaki) secara khusus. Waiyyaki artinya semoga balasan kebaikan atasmu pula. Dalam video ini secara umum, kak Erlan menyampaikan hadits tentang memberi hadiah dan wa bil khusus, doa saat berterima kasih.

Siapakah yang wajib kita teladani (uswatun hasanah)? Uswatun hasanah artinya teladan yang baik, sebab ia ber akhlak mulia, bahkan disebutkan bahwa Akhlak Rasulullah adalah Al-Quran. memang kehadiran akhlak mulia lebih mulia dari ilmu.

Mari kita bersama menjadi suri teladan yang baik (suri tauladan adalah bentuk sinonim dari uswah hasanah). Adapun pengertian hadiah sudah ma’ruf kita kenali. Dan salah satu hikmah hadiah ialah saling mempererat hubungan tali asih sesama manusia. Semoga doa harian (doa lengkap dan doa doa pilihan) ini dapat kita praktekkan dengan segera.

 

Beriman kepada Allah merupakan rukun iman yang pertama dan dari sini kita mengurai pengertian iman yang tertulis dalam rukun iman yang 6. Rukun iman ada 6, sedari kecil kita telah mengetahuinya dan dengan taufiq dari Allah semata, kita mampu istiqomah dalam mengamalkannya.

Aqidah wasithiyah ini berisikan rukun iman dan penjelasannya. Dan pemateri dengan luwes menjabarkan contoh rukun iman dalam kehidupan sehari-hari (penjelasan rukun iman secara mendetail). Bagaimana cara mengenal Allah dengan baik dan benar? Maka simaklah penjelasan tentang rujun iman berikut ini.

Rukun iman ini ada 6 perkara sebagaimana yang ma’ruf. Dan perlu Anda ketahui bahwa Ahlussunnah mempunyai banyak nama di antaranya Thaifah Manshurah – Firqatun Najiyah – Sawadul A’zham – Ahlul Hadits dan selainnya. Inilah ceramah yang disampaikan oleh ustadz Abu Isa hafizahullah salah seorang dai dari Yogyakarta.

Hukum beriman kepada Malaikat itu wajib. Demikianpula hikmah beriman kepada Rasul yang mengantarkan kepada ittiba’. Lagi, iman kepada kitab Allah sebagai rukun iman yang ketiga dan iman kepada hari Akhir sebagai rukun iman yang kelima dan yang terakhir ialah iman kepada qada dan qadar atau iman kepada takdir (iman kepada qada dan qadar yang baik dan yang buruk), inilah hakekat iman …

Adab makan dan minum sudah biasa kita kenali. Akan tetapi mengenalkannya kepada Anak membutuhkan suatu proses yang menyenangkan, agar terekam dan mudah untuk dipraktekkan setiap saat.

Kak Erlan mencoba meramu hadits adab makan dan minum, yang mana tertuang pengertian adab makan dan minum di dalamnya. Tak luput dari perhatian suatu hadits adab makan untuk anak TK yang banyak diajarkan di sekolah-sekolah Islam.

Adab makan Rasul (Adab makan Rasulullah) shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat mendidik kaum beriman. Sebuah buku baru hadir di tengah ruang baca Anda yang berjudul Ayo Habiskan Makananmu ! Buku apakah itu?

Di dalamnya Anda dapat menemukan adab makan dan minum dalam kehidupan sehari hari; seperti adab makan yang baik, makanan sunnah Nabi apa sajakah itu? tata cara makan dalam Islam; adab minum Rasulullah dengan tiga kali nafas dan tidak langsung satu tegukan, etika makan dalam Islam dengan tangan kanan dan mengucapkan basmalah.

Selain itu, penulis membalutnya dengan manfaat bersyukur atas makanan yang kita santap, adapula doa mensyukuri nikmat Allah. Semuanya berasal dari hadits tentang bersyukur. Hal tersebut mengisyaratkan pada ayat mensyukuri nikmat Allah. Syukur nikmat adanya padi, petani, pedagang, abah dan ummi kita. Semuanya berperan!

Jazakallah khairan Kak Erlan. Jasamu sungguh luar biasa …

Masih ingatkah Anda tentang hadits berkata baik atau diam? Salah satunya hadits tentang menjaga lisan. Apa akibat bersumpah demi Allah tapi berbohong?!? Inilah video yang mengesankan; hukum sumpah demi Allah dan adab-adabnya.

Hukum sumpah, apalagi hukum sumpah demi Allah, terdapat di dalamnya cara mengagungkan Allah sebenar-benarnya dengan cara tidak berdusta dalam sumpahnya. Dan tanda Allah murka kepada hambanya bisa Anda ketahui dalam literatur hadits yang membahas bab ini.

Hukum sumpah pocong tidak dikenal dalam Islam. Adapun hukum melanggar janji ada hukum tersendiri. Perbedaan janji dan sumpah bagaikan matahari di siang bolong. Sedangkan kasus kafarat sumpah palsu telah digariskan oleh syariat berupa puasa 3 bulan berturut-turut, atau jika tidak mampu maka dan seterusnya.

Ingatkah Anda tentang kisah Ahli ibadah yang masuk Neraka gara-gara ucapannya yang berbahaya (memvonis seseorang dengan Surga atau Neraka), “Demi Allah, Allah tidak akan memasukkanmu ke Surga.” Hal tersebut lahir dari jiwa yang sombong (inilah kisah ahli ibadah yang sombong dengan amalnya hingga mendatangkan akhir hidup yang buruk, berupa suul khatimah).

Hendaknya seorang dai memperhatikan dakwahnya; dakwah bil hal dan dakwah bil hikmah sudah barang tentu menjadi perhiasannya, dakwah yang santun kepada umat, bukan dakwah yang dipenuhi oleh sumpah serapah para dainya; “Demi Allah begini dan begitu.”

Janji dalam Islam bukan sekedar menepati janji, ialah akhlak mulia lagi terpuji yang disandang oleh seseorang. Di antara hikmah menepati janji ialah menjadikan orang lain ridha dengannya.

Tidak menepati janji melahirkan keresahan. Di dalam hadits menepati janji kita diingatkan agar jangan sampai ingkar janji. Akibat ingkar janji membuahkan mafsadah bagi diri pribadi dan orang lain. Dan Islam memberikan tuntunan: cara membatalkan janji menurut Islam.

Bahaya ingkar janji tidak hanya dalam satu atau dua hadits saja. Akibat tidak menepati janji membuahkan kejengkelan yang nyata. Beralih kepada tema yang terkait yaitu nazar. Apa hubungannya nazar dengan janji? Seorang yang bernazar ialah tengah berjanji kepada dirinya sendiri untuk melakukan pekerjaan ini dan itu jika Allah mengabulkan permohonannya.

Cara bernazar; niat puasa kafarat nazar semuanya dijelaskan secara gamblang dalam video ini. Manfaat menepati janji tidak diragukan lagi. Dan termasuk akhlak kepada Allah; seseorang menunaikan nazarnya.

Puluhan hadits tentang akhlak menyatakan bahwa akhlak terpuji yang terlahir dari macam macam akhlak yang banyak itu, tidak menyisakan satu ruang pun bagi akhlak tercela. Ustadz Afifi Abdul Wadud kali ini membahas tema kelanjutan dari hukum sumpah demi Allah, dan menguraikan akibat tidak amanah. Yang mana hal tersebut tergolong akhlak madzmumah. Lawan kata madzmumah adalah mahmudah. Akhlak mahmudah artinya akhlak yang terpuji.

Hukum sumpah dalam Islam diatur sedemikian rupa dalam rangka mengagungkan Allah Tabaraka Wa Ta’ala. Dalam tema ini adanya larangan banyak bersumpah, sebab pelakunya kurang menjunjung etika kepada Allah. Lantas bagaimana hukum sumpah demi Allah yang laris manis di pasaran?

Atau barangkali ada yang mendengar hukum sumpah AlQuran (AlQuran ditaruh di atas kepala yang disumpah) dan bagaimana hukum sumpah palsu yang laris manis saat menjajakan dagangan. Dalam hal ini mengacu kepada hadits tentang berdagang; yang mana adanya anjuran berlaku jujur dan larangan dari berdusta.

Cara mengagungkan Allah dengan tidak banyak bersumpah demi Allah. Cara kembali kepada Allah dengan taubatan nasuha. Lalu bagaimana cara membatalkan sumpah secara Islam. Atau bagaimanakah sumpah laknat dalam Islam itu? Apakah diperbolehkan?

Menyibak hadits tentang akhlak kepada Allah, di sana disebutkan bahwa seorang muslim yang baik ialah yang mampu beradab dalam hal sumpah. Jika ia membatalkan sumpah maka ia wajib membayar kafarat. Kapan waktu membayar kafarat yang tepat akibat hal ini (yakni kafarat sumpah palsu)?

Sumpah demi Allah baik benar atau dusta diucapkan dengan entengnya, seolah-olah pengucapnya belum membaca hadits tentang amanah dan tanggung jawab. Menjaga amanah dalam Islam itu berat. Demikianpula hadits tentang saksi untuk melariskan sumpah palsu …

Gambar orang shalih sebagai pengantar kepada kesyirikan

Hukum menggambar dalam Islam tidak dialpakan, apalagi hukum menggambar makhluk bernyawa. Adakah lukisan yang diperbolehkan dalam Islam? Atau siapa saja yang mendapat predikat sebagai pelukis Islam? Bahkan ada yang menanyakan kepada kami bagaimana hukum boneka dalam Islam? Mari kita simak bersama …

Asal muasal pelarangan gambar ini saat Rasulullah diceritakan oleh salah seorang istrinya bahwa di gereja orang-orang Nashara banyak dilukis gambar orang-orang shalih di antara mereka. Lalu beliau mengingkari hal tersebut dengan sabdanya sebagai upaya penjagaan terhadap pemurnian tauhid. Sebab hal tersebut mampu mengantarkan kepada kesyirikan.

Syirik adalah menyekutukan Allah dengan selain Allah pada hal-hal yang dikhususkan untuk Allah seperti ubudiyah. Dosa syirik bukan dosa sembarangan, ia adalah dosa besar yang paling besar. Bahaya syirik dan jenis syirik berikut hadits tentang syirik dijelaskan dalam video menarik ini!

Apa itu syirik? ia adalah penyakit yang harus segera dientaskan dari tengah-tengah umat. Darinya Anda dapat mengetahui cara menghindari perbuatan syirik dan akibat perbuatan syirik yang diterima oleh orang-orang yang melakukan amalan syirik melainkan dosa yang berkepanjangan.

Adakah contoh syirik yang nyata selain menggambar wajah orang-orang shalih dalam rangka memberikan semangat dalam beribadah!!! Oleh karena itu taat kepada Allah bukan dengan cara demikian. Rasulullah melarang gambar-gambar ini dalam rangka saddu dzariah (baca: upaya pemurnian tauhid).

Ketahuilah bahwa tauhid adalah ifradullah bil ibadah. Macam macam tauhid yang dikenal ada tiga (tauhid rububiyah, tauhid uluhiyah, tauhid asma wa sifat). Lawan tauhid adalah syirik besar. Tauhid tidak akan pernah bersanding selamanya dengan ghuluw!

Takdir Allah bergulir pada setiap anak Adam. Takdir adalah ketentuan yang mengikat mereka secara tidak langsung. Inilah yang dimaksud takdir muallaq Allah. Iman kepada takdir termasuk pokok-pokok keimanan. Sedangkan mengingkari takdir termasuk penghancur yang meruntuhkannya.

Hadits tentang takdir menyebutkan bahwa takdir Allah adalah yang terbaik. Ada yang bisa men jelaskan pengertian qada dan qadar (silahkan dijawab di kolom komen yah). Barangkali ada yang nekat bertanya, Apakah takdir bisa berubah?

Macam macam takdir (takdir menurut Islam) telah dijelaskan di dalam kitab-kitab para ulama seperti Aqidah Wasithiyah dan selainnya. Takdir manusia, takdir hewan, dan alam semesta lainnya semuanya telah digariskan. Contoh takdir yang paling mudah ialah mudahnya Anda berbuat kebaikan.

Mengurai makna dari ayat dan hadits tentang takdir, muaranya kembali kepada Allah … semua kehendak Allah. Konsep takdir dalam Islam tidak sebagaimana agama lain yang memiliki banyak Tuhan. Inilah mengapa umat Islam diperintah untuk beriman kepada takdir, agar tidak terjerumus ke dalam kesyirikan.

Cara menghindari perbuatan syirik yang paling efektif ialah dengan berbaik sangka kepada Allah, sebab Allah sesuai persangkaan hamba-Nya. Dan bila ditelusuri lebih dalam hikmah husnuzan akan memakan berlembar-lembar buku. Takdir dan waktu keduanya bersesuaian, siapa yang beramal seberat dzarah, maka ia akan menuainya, dan sebaliknya siapa yang berbuat kejahatan sekecil itu pula, kelak iapun akan memetiknya.

Husnuzan adalah perilaku baik sangka yang dihadirkan oleh seseorang. Melalui definisi ini kita mengenal arti husnudzan yang banyak dipraktekkan orang-orang. Sedangkan Suudzon artinya perilaku buruk sangka yang dihadirkan oleh seseorang. Dan sudah jelas bahwa lawan kata suudzon adalah husnudzon!

Contoh suudzon yang kita bahas terkait tema yakni suudzon kepada Allah yang telah menciptakan dan memelihara kita. Mengapa banyak orang yang bersuudzon? Padahal begitu besar manfaat husnuzan.

Contoh husnuzan yang dapat kita terapkan yaitu mengimani setiap ketentuan Allah yang berlaku bagi setiap hamba-Nya. Demikianlah hikmah husnuzan yang semestinya. Dalil husnudzon menyatakan hal itu, khususnya husnudzan kepada Allah, yang mana berasal dari hadits husnudzon. Di dalamnya disebutkan makna husnudzan yang hakiki.

Sebaliknya, dalil tentang suudzon menyebutkan contoh prasangka buruk yang kerap terjadi dan secara tidak langsung menggeser sifat berprasangka baik. Tahukah Anda … apa akibat berprasangka buruk? Mari kita ulang kembali ayat AlQuran tentang suudzon, di mana di dalamnya mengandung pengertian baik sangka secara implisit.

Marilah kita berbaik sangka kepada Allah dan tinggalkan buruk sangka, sebab Allah berdasarkan persangkaan hamba-hamba-Nya. Husnuzan kepada Allah hukumnya wajib dan suudzon kepada Allah hukumnya haram. Semoga Allah menjauhkan kita dari perangai tercela ini.

Inilah serangkaian faidah dari kaidah fiqih yang diambil dari Syarah Al-Waraqat. Memasuki pembagian setelahnya, yakni hukum haram dan macam macam haram yang disertai dalil haram, guna melengkapi pembahasan.

Larangan Allah atau ayat tentang larangan bisa kita klasifikasikan ke dalam hukum haram dan masuk dalam bab ini yakni contoh hukum makruh serta perkara makruh itu sejauhmana batasannya? Hukum taklifi yang disematkan kepada seorang muslim ini tidak bisa diterapkan kepada non muslim.

Jika sebelumnya kita telah mengenal sunnah (sunnah adalah hal yang serupa dengan mandub) dan kini kita masuk kepada hukum haram (haram adalah apa-apa yang dilarang oleh syariat untuk kita mengerjakannya). Kembali mengingat tentang hukum Islam ada 5 yaitu wajib, mandub, mubah, haram, dan makruh.

Dari video singkat ini, secara khusus kita mengenal pengertian makruh, pengertian wajib, serta haram menurut Islam. Haram menurut Islam ada yang disebut dengan haram aini, apakah itu? Apakah dalam keharaman ada udzur yang dipakai (udzur adalah sesuatu yang dikecualikan pembolehannya oleh syariat dengan sebab tertentu).

Terkait dengan siksa kubur dan siksa neraka adalah perkara yang dibahas oleh pemateri pada menit kesekian. Makruh adalah hal yang dibenci, dikecualikan di sini karahah tanzih (makruh tanzih). Sedangkan makruh berbeda dengan haram apabila kita lihat dari pengertian haram baik secara bahasa dan secara istilah.

Ada yang bisa memberikan contoh haram lighairihi dan contoh hukum taklifi dalam tema ini. Adapun terkait macam macam macam hukum taklifi sedikit diurai dalam video ini. Tahrim adalah hal yang diharamkan oleh Allah. Sedangkan mubah adalah hal-hal yang diperbolehkan secara syariat.