Category :

Hadits tentang alam semesta mengakhiri perjumpaan kita dalam muhadharah di Malaysia ini dan memasuki poin terakhir yakni mengupas tuntas perihal syubhat yang mendarah daging di dalam tubuh ahlul bid’ah. Syubhat adalah samar, kabur, atau tidak jelas. Pemateri mulai mengupas perihal alam azali sebagai asas tergelincirnya mereka yang mengambil Filsafat Yunani sebagai pedoman dalam beragama. Masuk di sini pengertian alam azali versi mereka. Sedikit banyaknya mengupas sejarah Filsafat Yunani yang kemudian diestafetkan kepada cendekiawan muslim di zaman itu. Ada Ibnu Sina, Ar-Razi, dan semisalnya.

Barangkali Anda mengenal kitab Tahafut Al Falasifah karya Imam Al Ghazali setelah pertobatannya menuju manhaj Salaf, yang mana beliau membahas ruang lingkup filsafat Islam. Kembali kepada kita Taqrib Tadmuriyah, yang mana dijelaskan tentang alam semesta menurut AlQuran guna membantah teori penciptaan alam semesta versi mereka (ahlul ilhad). Sudah banyak disebutkan ayat kauniyah tentang alam semesta, sungguh hal tersebut membuat beriman orang yang berakal.

Akal menurut Islam tidak bisa berpikir sendiri, ia membutuhkan wahyu sebagai petunjuk. Oleh karenanya Allah turunkan Al Quran, Allah turunkan Nabinya sebagai penjelas Al Quran, karena manusia pada hakekatnya miskin ilmu. Pengertian akal menurut Islam dibahas sesuai fitrah yang lurus, bukan fitrah yang membagaimanakan Allah. Jika fitrah telah menyimpang, maka ia akan bertanya: “Dimana Allah sebenarnya: di langit atau di bumi?” “Mengapa sepertiga malam terakhir Allah turun ke dunia?” “Atau jangan-jangan Allah tidak bertempat?” —- inilah sederetan syubhat yang mengakar! Syubhat artinya telah dijelaskan secara gamblang dalam kajian yang menggugah ini!

Kasih sayang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam amat besar kepada umatnya, darinya kita mempelajari hikmah ibadah, ibadah sempurna dari seorang hamba yang telah diampunkan dosanya oleh Allah Tabaraka wa Ta’ala. Dan dari sini, Anda akan berkenalan dengan bidah. Bidah adalah Suatu istilah untuk suatu jalan dalam agama yang dibuat-buat yang menyerupai syari’at (ajaran Islam), yang dimaksudkan ketika menempuhnya adalah untuk berlebih-lebihan dalam beribadah kepada Allah Ta’ala. Dan para pemirsa akan disuguhi contoh bidah dari Mu’tazilah, Asy’ariyah, Kullabiyah, Jahmiyah, Qadariyah, Murji’ah, Khawarij, dan yang semisal dengan mereka dari sisi kejelekannya.

Jika ada yang masih mengatakan ada bidah hasanah, maka sepantasnya orang tersebut diminta duduk dan menuntaskan apa yang tengah kita bahas saat ini berupa mengenal Asmaul husna yang disampaikan oleh Ustadz Firanda Andirja hafizahullah. Berikut contoh aqidah yang menyimpang dari ahlul ahwa wal furqah. Dan mengenal pengertian aqidah versi orang-orang filsafat yang mereka menolak sifat Allah dalam rangka tanzih. Inilah bentuk upaya pemurnian tauhid yang dilakukan duat Salafiyyin di manapun mereka tinggal.

Video ini membahas pengertian bidah, masalah bidah yang bercabang dan bikin resah umat muslim, solusi atas perpecahan umat Islam akhir zaman, mengulang kembali saqifah awal perselisihan umat saat wafatnya Rasulullah, memotret ulang kejadian yang menimpa kepemimpinan Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu. Masih ada lagi yakni sejarah Khawarij yang kelam, mengenal aliran Murjiah, mengetahui sejarah Syiah dan sepak terjangnya kepada umat, memahami apa itu aliran Asyariyah, mengenal tokoh tokoh Qadariyah yang berpengaruh di zamannya, membahas secara detail nama Allah dan sifat Allah berdasarkan Al Quran dan As Sunnah ala fahmi Shahabah, dan faidah tentang iman kepada takdir.

Nama Allah yang husna telah kita bahas sebagiannya dalam pertemuan sebelumnya (sesi 1 dan 2). Nama Allah dan artinya membuahkan keimanan yang mengantarkan kepada mengenal nama Allah yang sesungguhnya. Demikian halnya dengan sifat Allah. Sifat Allah dan artinya yang layak bagi Allah tentunya jauh dari tamtsil, ta’thil, tahrif, dan takyif. Sejauh ini, pemateri sedikit menyisipkan kaidah nama nama dan sifat sifat Allah yang beliau sarikan dari kitab Al Qawaidul Mutsla karya Imam Ibnu Utsaimin rahimahullah.

Mengenal Asmaul Husna bersama Ustadz Firanda Andirja semakin dalam pembahasannya, agar pembahasan Anda nyambung (conected) dalam bab asmaul husna ini (masuk padanya asmaul husna artinya apa), maka selayaknya Anda membahas dua kajian sebelumnya yang dikaitkan dengan pembagian tauhid yang tiga, guna melengkapi penjelasan asmaul husna yang telah lewat. Tauhid adalah pokok bab yang asasi dalam membahas nama dan sifat Allah. Telah dijelaskan bahwa tauhid rububiyah adalah mengesakan Allah dalam hal mengatur, memberi rezeki, dan menciptakan alam semesta. Sedangkan syirik adalah lawan dari tauhid. Syirik artinya menyekutukan Allah dalam hal yang khusus bagi-Nya.

Sedangkan aqidah adalah pondasi keyakinan seseorang. Seorang yang beraqidah lurus, maka akan selamat lisannya saat membahas sifat sifat Allah, sifat sifat Allah dan artinya, sifat sifat Allah SWT (Subhanahu wa Ta’ala), mengenal istilah tasybih dalam AlQuran, mampu membedakan istilah tasybih dan tanzih. Dan satu poin penting yakni mengimani sifat-sifat Allah sebagaimana datangnya.

Sifat sifat Allah yang mulia akan kita pelajari selama satu jam ke depan. Sifat sifat Allah dan artinya, bukan mempelajari sesuatu yang kita tetapkan tapi tidak mau menetapkan makna sebagaimana yang lazim pada kelompok Mufawwidhah. Sifat sifat Allah SWT (selayaknya ditulis utuh: Subhanahu wa Ta’ala) real adanya, bukan suatu sifat tanpa penjelasan. Sifat sifat Allah dalam asmaul husna biasanya bersesuaian. Mari kita kenali sifat sifat Allah beserta dalilnya. Jika pembahasan ini sudah Anda kuasai, maka Anda akan mudah mematahkan syubhat seperti melihat Allah di dunia.

Tasybih dalam AlQuran datang dalam bentuk celaan, sebab “Laysa kamislihi syai’un” (Tidak ada yang semisal dengan-Nya dari sesuatupun). Tasybih dan tanzih ialah dua hal yang berbeda, yang pertama bermaksud menyerupakan, sedangkan tanzih bermakna mensucikan. Asmaul husna ada banyak jumlahnya. Inilah pelajaran asmaul husna dan artinya yang layak Anda ketahui bersama keluarga. Mengenal asmaul husna dari nol, inilah saatnya.

Pembagian tauhid yang dikenal ialah tauhid rububiyah, tauhid uluhiyah, dan tauhid asma wa shifat. Adapun asmaul husna latin memenuhi Al Quran kaum muslimin, pada muka dan belakang bagian dalam disematkan 99 nama asmaul husna. Meski tanpa penjelasan asmaul husna yang mendetail, kaum muslimin sepakat mengimani nama nama tersebut. Macam macam tauhid dipelajari bukan tanpa sebab, para ulama dari masa ke masa berbeda rintangannya. Kadang datang pada masa mereka fitnah tentang uluhiyah, maka banyak karya tulis yang membahas tentangnya. Demikian pula saat datang fitnah tentang sifat Allah, maka lahirlah Aqidah Wasithiyah, dan semisalnya.

Video ini mencakup pertanyaan tentang tauhid, ruang lingkup tauhid sejauhmana cakupannya, mengenal apa itu manhaj ahlussunah wal jamaah yang menjadi pertengahan di antara Asya’irah dan Mu’tazilah. Semuanya dijelaskan secara gamblang oleh Ustadz Firanda Andirja hafizahullah. Ahlussunnah wal jamaah adalah manhaj yang haq atau sering disebut dengan manhajul Anbiya. Selamat menyimak!

Asmaul husna begitu agung untuk dikaji. Asmaul husna dan artinya selalu menawan hati para pembacanya. Tahukah Anda apa itu asmaul husna? Asmaul husna artinya nama nama Allah yang Maha Baik. Inilah sekelumit bab Mengenal Asmaul Husna dalam suatu kitab yang berjudul Taqrib At Tadmuriyah. Di dalamnya Anda akan mendapati pembagian tauhid yang tiga berikut asmaul husna latin (bagi Anda yang memiliki kitab terjemahannya), kali ini simaklah penjelasan asmaul husna lengkap untuk Anda.

Tauhid adalah mengesakan Allah di dalam peribadatan. Materi tauhid dipelajari dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Banyak di antara buku yang memuat pertanyaan tentang tauhid dalam bentuk metode tanya jawab. Ruang lingkup tauhid mempelajari tauhid rububiyah dan uluhiyah. Tauhid rububiyah adalah mengesakan Allah dalam hal rububiyah Allah. Lawan dari tauhid adalah syirik.

Syirik artinya menyekutukan Allah dengan selain-Nya dan di sini diungkap pula macam macam syirik yang menodai keindahan penghambaan. Aqidah adalah suatu yang mesti diperjuangkan dalam kondisi apapun. Pemateri mulai mengetengahkan pengertian aqidah. Pemateri yakni Ustadz Firanda Andirja hafizahullah menyampaikan ceramah ini di Malaysia. Syirik termasuk dosa paling besar. Pelakunya disebut musyrik. Musyrik adalah orang yang hidupnya menggantungkan kepada selain Allah. Pada bab ini Anda akan sejenak merenungkan hikmah mengenal asmaul husna, mengenal asmaul husna dan artinya semudah yang Anda sangka. Inilah bahasan aqoid yang sayang bila Anda lewatkan dengan percuma!

Diantara penghalang hidayah dan termasuk sikap jahiliyah adalah sombong menolak kebenaran, merasa hebat dari orang lain (sehingga menolak kebenaran), merasa tidak butuh agama, dan perbuatan melampaui batas yang lain. Dalam surah al alaq ayat 6, Allah berfirman yang artinya “Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas”.

Dunia adalah ujian, dunia bukan tujuan, maka selayaknya kita memanfaatkan dunia untuk kepentingan Akhirat sehingga tidak terjerumus dalam perilaku kufur terhadap nikmat Allah. Diantara contoh bentuk kufur tergambar dalam kisah dialog Abu Sufyan dan Heraklius yang insyaAllah dibahas dalam video ini. Allah limpahkan dunia dan Allah datangkan kebenaran dihadapannya, akan tetapi heraklius berpaling dan enggan mengikuti kebenaran.

Kebenaran adalah apa yang datang dari Allah dan RasulNya, dan kebenaran bukan dari banyaknya pengikut. Hati yang siap menerima kebenaran adalah tawadhu kepada allah dan tawadhu kepada manusia. Semoga Allah mengaruniai kita hati yang selamat dan senantiasa mudah menerima kebenaran.

Simak juga video-video bermanfaat lainnya dari channel yufid edu dan jangan lupa SUBSCRIBE agar memperoleh update video Kajian Masail Jahiliyyah yang membahas Kitab Masail Jahiliyah. SHARE kepada keluarga, kerabat, saudara, dan kawan Anda agar makin banyak yang tahu tentang Islam.

Jazaakumullahu khairan

Kenapa orang kafir banyak yang kaya ? Kenapa orang kafir hidupnya bahagia ? Kenapa orang jahat hidupnya senang ? Pernahkah terbersit pertanyaan pertanyaan tersebut dibenak kita ?

Dunia adalah kesenangan yang menipu. Kesenangan yang melalaikan waktu dan ketaatan. Melalaikan waktu perpisahan dengan dunia menuju perjalanan alam akhirat yang panjang. Perbedaan waktu dunia dan akhirat adalah satu hari di akhirat sama dengan seribu hari di dunia. Kesenangan dunia hanya sementara.

Kesenangan dunia melalaikan diri dari ketaatan. Bukanlah kekayaan dunia merupakan kemulian akan tetapi taqwalah tanda kemuliaan yang Allah berikan kepada seorang hamba. Kekayaan dan kesenangan dunia yang Allah berikan kepada orang orang kafir dan durhaka bukanlah tanda tanda kemulian, melainkan istidraj. Apa itu istidraj ? Pengertian istidraj adalah “Ketika mereka melupakan peringatan Allah yang diberikan pada mereka, maka dibukakanlah berbagi pintu dunia dan kelezatannya, mereka pun lalai. Sampai mereka bergembira dengan apa yang diberikan pada mereka, akhirnya Allah menyiksa mereka dengan tiba-tiba. Mereka pun berputus asa dari berbagai kebaikan. Seperti itu lebih berat siksanya. Mereka terbuai, lalai, dan tenang dengan keadaan dunia mereka. Namun itu sebenarnya lebih berat hukumannya dan jadi musibah yang besar.” (Tafsir As Sa’di, hal. 260). Sebagaimana dalam surat saba ayat 35 bahwa orang orang yang tertipu dengan dunia akan berlaku sombong, menolak kebenaran, dan merasa aman dari adzab Allah ‘azza wa jalla.

Dalam beberapa hadits tentang hinanya dunia, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menggambarkan dunia lebih jelek daripada bangkai kambing, dunia ibarat air laut yang dicelup dengan jari ( maka air yang menempel di jari, itulah dunia ), dan dunia lebih jelek dari sayap nyamuk.

Simak juga video-video bermanfaat lainnya dari channel yufid edu dan jangan lupa SUBSCRIBE agar memperoleh update video Kajian Masail Jahiliyyah yang membahas Kitab Masail Jahiliyah. SHARE kepada keluarga, kerabat, saudara, dan kawan Anda agar makin banyak yang tahu tentang Islam.

Jazaakumullahu khairan

Penjelasan mengenai batas waktu sholat 5 waktu merupakan suatu hal yang penting untuk diketahui. Dalam video batas waktu sholat Fardhu ini, Anda akan mengetahui batas waktu sholat Subuh hingga batas waktu sholat Isya secara mendalam.

Batas waktu sholat Dzuhur, batas waktu sholat Ashar, dan batas waktu sholat Maghrib pun akan kita ketahui bersama dalam video ini. Oleh karena itu, penting bagi kita belajar Fiqih seputar batas waktu shalat Subuh hingga batas waktu shalat Isya ini.

Semoga kita bisa melakukan sholat dengan baik setelah mengetahui semua batas waktu sholat termasuk batas waktu shalat Dzuhur, batas waktu shalat Ashar, dan batas waktu shalat Maghrib.

Yuk, simak selengkapnya dalam video Yufid EDU yang menarik berikut ini!

Apa itu junub? Secara bahasa junub artinya jauh. Lalu, apa arti junub menurut Islam? Pengertian junub adalah orang yang berkewajiban mandi karena melakukan hubungan intim atau karena keluar mani.

Penyebab junub tersebut bisa juga karena mimpi basah. Dari arti junub tersebut dapat kita pahami bahwa keadaan junub menyebabkan seseorang terjauhkan dari ibadah-ibadah tertentu.

Lantas, bagaimana jika junub saat puasa? Untuk lebih memahami perkara junub tersebut serta cara bersucinya, kita dapat belajar ilmu Fiqih dasar atau belajar Fiqih thaharah.

Video Yufid EDU kali ini akan membahas tentang junub dan larangan junub dalam Islam. Tunggu apalagi? Simak video berikut agar kita tahu hal hal yang dilarang saat junub.

Yuk, simak selengkapnya dalam video Yufid EDU yang menarik berikut ini!

Ada banyak amalan sunnah sebelum tidur yang dapat kita lakukan. Tahukah Anda? Ternyata kita bisa menjadikan tidur itu ibadah. Tentu saja masalah tidur ibadah ini ada cara tersendiri.

Dalam video ini, Anda akan mengetahui adab mau tidur yang jarang dilakukan. Padahal, ini termasuk tata cara tidur yang baik sekaligus cara tidur yang benar dan berpahala. Bagaimana caranya?

Yuk, simak selengkapnya dalam video Yufid EDU yang menarik berikut ini!