Category :

Iman kepada hari akhir merupakan perkara aqidah yang wajib kita imani. Iman kepada hari akhir adalah pokok pokok keyakinan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Inilah rukun iman kelima setelah iman kepada Nabi Nabi Allah. Hari Akhir disebut Yaumul Hisab ataupun Yaumul Jaza’. Hari akhir adalah hari berakhirnya dunia. Sebelum menelisik lebih jauh, ada baiknya kita mengenal dari pengertian alam kubur.

Orang-orang mengenal bahwa siksaan alam kubur dapat diindra, akhirnya mereka membuat film tentangnya. Padahal esensinya tidak sebagaimana yang mereka gambarkan. Sungguh, alam akhirat berbeda dengan alam dunia. Peristiwa bangkit dari kubur memang nyata adanya di hari akhir, bukan peristiwa horor yang hadir tiap malam Jumat laksana syuting film Horor. Peristiwa ini termasuk ranah aqidah, yang semestinya setiap orang mengembalikannya kepada dalil.

Manusia, siapapun ia akan menjumpai padang mahsyar. Padang Mahsyar adalah bumi lain yang diganti bentuk rupanya. Alam mahsyar ialah alam baru, ia terjadi setelah kehancuran dunia. Dari kajian ini terdapat hikmah beriman kepada Rasul yakni menerima berita yang datang darinya baik perkara yang sudah berlalu maupun peristiwa yang akan datang. Penjabaran lebih detail dalam kitab Muktashor fil Aqidah yang rutin dikaji ini sampai pada bab Hari Akhir. Bersama gurunda Ustadz Aris Munandar kita menyusuri pelajaran-pelajaran elok dari para salaf terkait alam akhirat.

Sekali lagi menyoal siksa kubur yang tidak bisa divisualisasikan, sebab suasana dalam kubur berbeda dengan alam dunia. Setiap hamba mendapati fitnah kubur yang menimpa dirinya berupa tiga pertanyaan dari dua Malaikat penanya: Siapa Rabbmu, Siapa Nabimu, dan Apa agamamu? Tentang Kiamat yang mengerikan ini tidak bisa dilukiskan dalam bentuk film animasi secanggih apapun teknologinya. Sebab terjadinya hari Kiamat merupakan pertanda akhirnya dunia dengan ditiupnya terompet tanda hari Kiamat oleh Malaikat Israfil. Ia memegang sangkakala. Sangkakala adalah sejenis terompet yang mempunyai suara nyaring, suatu panggilan yang menjadikan huru hara hari Kiamat pun dimulai, hari yang disebut Yaumul Baats pun tiba. Hal ini hanya akan menambah iman orang yang percaya akan hari akhir, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir … kadza wa kadza …” Hal ini sering diulang dalam beberapa redaksi hadits dengan sebab pentingnya hal tersebut.

Simak juga video ini di: Youtube Mukhtashor fil Aqidah

Iman kepada Rasul termasuk poin penting dari syahadat yang kedua. Iman kepada Rasul memiliki arti tunduk dengan apa-apa yang beliau syariatkan, “Maa aatakumurrasulu fakhuduuhu, wa maa nahaa anhu fantahuu.” Inilah sekelumit faidah dari iman kepada Rasul Allah dari masa Rasul pertama yaitu Nuh ‘alaihissalam.

Rukun iman keempat berbunyi iman kepada Rasul-Rasul Allah, dari video ini Anda akan mendapatkan hikmah diutus para Rasul secara panjang lebar. Tahukah Anda bahwa hikmah diutusnya para Nabi dan Rasul salah satunya memberi bisyarah berupa kabar gembira dengan Surga bagi mereka yang menerima seruan dakwah dan kabar buruk berupa derita Neraka bagi mereka yang enggan.

Tanpa terasa kitab Mukhtashor fil Aqidah karya Syaikh Khalid bin Ali Al-Musyaiqih yang disampaikan oleh Ustadz Aris Munandar. Di mana dalam kajian ini dijelaskan penutup para Nabi adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Darinya Anda mendapatkan adab kepada Rasulullah yang semestinya dijunjung dan mengetahui lebih banyak lagi tentang hikmah beriman kepada Rasul dan mengurai lebih dalam perihal ittiba. Ittiba adalah mengikuti Rasulullah dalam bab agama.

Dan salah satu syarat diterimanya ibadah adalah mutaba’ah. Iman kepada Rasul Rasul Allah merupakan salah satu poin penting dalam rukun Iman, hal ini ditunjukkan dari hadits tentang iman kepada Rasul. Disebutkan pula contoh contoh iman kepada Rasul, seperti tidak boleh mengikuti syariat kecuali syariat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan sedikit hal terkait hadits syafaat yang panjang.

Simak juga video ini di: Youtube Mukhtashor fil Aqidah

Sifat sifat Allah dalam Asmaul Husna disebutkan dalam beberapa pembahasan yang rinci, seperti penjabaran terkait tangan Allah, melihat Allah, & iman kepada kitab Allah … Insya Allah akan dijelaskan dalam video episode ke-30 ini. Sedikit banyak Anda akan mengetahui penjelasan dari tangan Allah bersama jamaah, yakni jamaah kaum muslimin dan bukan jamaah sempalan (yang membuat negara di dalam negara). Dalam bahasan yang dikenal dari kitab Mukhtashar fil Aqidah bersama guru kita Ustadz Aris Munandar hafizahullah.

Mengimani sifat sifat Allah melahirkan kesempurnaan dalam beribadah. Apalagi ditambah dengan penjelasan terkait sifat sifat Allah dan artinya dalam kajian yang sistematis ini. Biasanya kajian dibagi menjadi dua: bahasan seputar nama-nama Allah dan yang kedua ialah bahasan seputar sifat sifat Allah SWT (Subhanahu wa Ta’ala). Menguraikan sifat sifat Allah beserta dalilnya seperti “Laisa kamislihi syai’ wahuwas samii’ul bashiir.”

Selain menetapkan adanya sifat tangan bagi Allah dan tanpa membagaimanakannya. Lalu kita beralih kepada menetapkan melihat Allah. Terjadi silang pendapat di sini, apakah melihat Allah di dunia ataukah melihat Allah di akhirat. Yang pertama sepakat bahwa Allah tidak bisa dilihat di dunia, sedangkan yang kedua terjadi khilaf (melihat Allah di Surga): apakah Allah dilihat dengan mata kepala atau dengan mata batin manusia. Melihat Allah di akhirat banyak dijelaskan dalam banyak hadits yang diselisihi para ahlul bid’ah. Dan mengenali tasybih dalam AlQuran seperti apa bentuknya.

Dan poin terakhir dalam bahasan ini ialah iman kepada kitab Allah rukun iman yang ketiga dan disajikan dengan baik terkait hikmah iman kepada kitab-kitab Allah yang dikenal dengan nama Taurat, Injil, Zabur, dan disempurnakan dengan Al-Qur’an. Iman kepada Allah tidak akan sempurna kecuali dengan mempelajari tauhid asma wa sifat secara mendetail, karena banyak orang yang menyimpang, dengan sebab tidak mempelajarinya.

Simak juga video ini di: Youtube Mukhtashor fil Aqidah

Video kajian Kitab Matan Abu Syuja kali ini masih membahas bab sholat, yaitu tata cara sholat gerhana matahari dan bulan dan tata cara sholat istisqo. Shalat gerhana ada dua yaitu shalat gerhana bulan ( sholat gerhana bulan ) dan sholat gerhana matahari. Bacaan sholat gerhana matahari dibaca sirr, sedangkan bacaan sholat gerhana bulan dibaca secara jahr. Shalat istisqa adalah shalat minta hujan. Di dalam rangkaian sholat istisqo terdapat khutbah sholat istisqo. Sholat gerhana hukumnya sunnah muakkadah sedangkan shalat istisqa hukumnya sunnah. wallahu a’lam.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, keistiqomahan dalam beramal sholeh. aamiin..

Simak juga videonya di: Youtube Matan Abi Syuja

الفوائد المرضية
الدرس الخامس عشر

– باب الحج
– فروض الحج
– فروض الطواف
– فروض السعي

٣٠ ربيع الأول ١٤٤١
معهد سلمان الفارسي الإسلامي

Playlist Youtube: www.youtube.com/playlist

الفوائد المرضية
الدرس الرابع عشر

– شروط زكاة الفطر
– باب الصيام
– شروط صحة الصوم
– شروط وجوب صوم رمضان
– الإعتكاف

٣٠ ربيع الأول ١٤٤١
معهد سلمان الفارسي الإسلامي

Playlist Youtube: www.youtube.com/playlist

 

الفوائد المرضية
الدرس الثالث عشر

– باب الزكاة
– نصاب الإبل والبقر والغنم
– نصاب الزروع والثمار
– نصاب الذهب والفضة

٣٠ ربيع الأول ١٤٤١
معهد سلمان الفارسي الإسلامي

Playlist Youtube: www.youtube.com/playlist

الفوائد المرضية
الدرس الثاني عشر

– شروط صحة صلاة الجمعة
– فروض الخطبتين
– تجهيز الميت
– فروض صلاة الجنازة
– دفن الميت

٢٩ ربيع الأول ١٤٤١
معهد سلمان الفارسي الإسلامي

Playlist Youtube: www.youtube.com/playlist

الفوائد المرضية
الدرس الحادي عشر

– شروط الجماعة
– جواز قصر الصلاة للمسافر
– جواز جمع الصلاة للمسافر
– شروط وجوب صلاة الجمعة

٢٩ ربيع الأول ١٤٤١
معهد سلمان الفارسي الإسلامي

Playlist Youtube: www.youtube.com/playlist

 

الفوائد المرضية
الدرس العاشر

– مبطلات الصلاة
– استحباب سجود السهو
– شروط الجماعة

٢٩ ربيع الأول ١٤٤١
معهد سلمان الفارسي الإسلامي

Playlist Youtube: www.youtube.com/playlist