Category :

Rajah dalam Islam sama sekali tidak dibenarkan, sebab ia termasuk menggantungkan sesuatu yang bukan sebab menjadi sebab. Inilah kesyirikan yang terjadi dari masa ke masa. Syirik artinya menyekutukan Allah dalam hal ibadah. Jika ada pernyataan jimat Islam diperbolehkan, barangkali bisa dirinci. Jika yang dimaukan adalah menempelkan ayat ayat Al Quran kepada tubuh yang sakit, maka terjadi silang pendapat di dalamnya. Akan tetapi jika yang digunakan adalah lafadz lafadz yang tidak dikenal maknanya berupa ayat terbalik atau huruf hijaiyah yang tidak ada maknanya, maka yang seperti ini hendaknya untuk dijauhi. Inilah fenomena kesyirikan yang terangkum dalam bahasan menarik 4 Kaidah Mengenal Kesyirikan yang dibawakan oleh Ustadz Abu Isa hafizahullah.

Masih melanjutkan pembahasan dari kitab Al Qawaidul Arba’. Syahadat artinya persaksian atas keesaan Allah, yang diungkapkan dengan lafal Laa ilaaha illallah; tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan Allah. Dan bahasan terbaik seputar rukun Islam. Memahami rukun Islam dan rukun iman bersama pakarnya akan menentramkan hati, padanya dibacakan ayat ayat dari Kitabullah dan sunnah Rasulullah. Dan suatu PR bagi para duat ialah adanya upaya melestarikan kepercayaan nenek moyang yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Seperti memberi sesaji untuk penunggu lautan, memberi sajen kepada pohon keramat, etc. Kita bukannya tidak menghargai keberadaan nenek moyang, melainkan menghormati terhadap apa yang pantas mereka terima berupa kesyukuran kepada Allah atas perjuangan mereka dalam babat alas di bumi persada. Inilah agama para Nabi dan Rasul yang asasnya adalah tauhid.

Sekarang, mari kita tinjau hukum ziarah kubur menurut Islam, adakah tuntunan Islam di dalamnya? Ziarah kubur bertujuan dalam rangka mengingatkan kematian bagi para pengunjungnya. Adapun menjadikan kuburan sebagai sesembahan sama sekali tidak dibenarkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan, “Janganlah kalian menjadikan kuburanku sebagai masjid.” Maka bagaimana halnya mereka yang menyengaja ke makam Rasulullah bukan dalam rangka haji atau umrah?!? Sungguh, nestapa ngalap berkah di makam keramat sudah menjadi hal yang wajar di tengah tengah kaum muslimin. Tauhid adalah menyembah Allah dengan semurni-murninya, bukan menjadikan si Fulan atau Alan sebagai sekutu bagi Allah. Mereka tidak sedang menyembah selain Allah, melainkan minta sebagai perantara saja, inilah syubhat yang digulirkan musyrikin dari masa ke masa. Musyrik adalah lawan kata dari muslim. Sungguh, sekalipun itu syirik khafi, dikhawatirkan menuju syirik yang akbar. Bahaya syirik sudah mencapai status siaga satu: Darurat Tauhid! Mari kita amalkan syahadatain (dua kalimah syahadat) dengan sebenar benarnya. Mari wujudkan tauhid yang murni untuk-Nya.

Tauhid adalah dakwah memurnikan ibadah hanya untuk Allah semata. Dan dikenal darinya macam macam tauhid yang tiga: tauhid rububiyah, tauhid uluhiyah, dan tauhid asma wa shifat. Inilah penjelasan ilmiah materi tauhid yang disarikan dari kitab Al Qawaidul Arba’. Yang mana banyak dari pertanyaan tentang tauhid diulas di sini. Sungguh, suatu kesempatan yang mulia saat kita mulai mempelajari tauhid, ilmu yang mengantarkan seseorang menuju Allah. Dan inilah cakupan atau ruang lingkup tauhid yang diingkari oleh kaum musyrikin, mereka yang tidak rela jika ilah hanya satu saja, “Aja’alal aalihah ilaahaw wahida? inna hadza syai’un ujaab.”

Tauhid rububiyah adalah meyakini bahwa Allah Maha Mengatur, mencipta, dan memberikan rezeki. Sering digandengkan antara bahasan tauhid rububiyah dan tauhid uluhiyah dalam satu pendalaman materi karena keterkaitannya. Lawan dari tauhid yakni syirik. Syirik artinya menyekutukan Allah dalam peribadatan. Kita mengenal macam macam syirik ada dua yaitu syirik besar dan syirik kecil. Dan pada bahasan lalu kita telah menguraikan apa itu syafaat. Syafaat adalah perantaraan yang terangkum dalam video 4 kaidah mengenal kesyirikan episode 04 yang telah lewat: https://youtu.be/EmG7n3NkfyM. Yang mana dalam bahasan tersebut, mendetailkan penjelasan akan syafaat Nabi atau syafaatul uzhma. Juga menjelaskan tentang syafaat Al Quran di alam kubur yang diterima shahibul Quran dan paparan contoh aqidah lainnya.

Ustadz Abu Isa hafizahullah menjelaskan panjang lebar apa itu syirik akbar yang telah mencemari nama baik tauhid atas dalih syafaat? Musyrik tetaplah musyrik kecuali ia bertaubat. Musyrik adalah sebutan bagi mereka yang menyekutukan Allah. Dan yang patut diwaspadai ialah hadirnya syirik khafi dalam setiap amalan hamba. Bahaya syirik tidak hanya satu atau dua saja. Banyak dan tidak terhitung. Salah satu contoh kesyirikan ialah melestarikan kepercayaan nenek moyang yang jelas jelas berseberangan dengan nilai nilai tauhid seperti membuat sesajen untuk penunggu pohon keramat, dan sejenisnya. Inilah kesyirikan yang ditentang oleh para Nabi, salah satu asas dakwah atau agama para Nabi dan Rasul adalah tauhid. Jika seorang tauhidnya sudah menjadi kuat, maka dengan penuh keimanan saat ia membaca hukum ziarah kubur menurut Islam akan menerima dengan lapang dada. Banyak yang mengidentikkan sirik dengan syirik, jelas kedua istilah yang berbeda, yang pertama bermakna iri, sedangkan yang kedua bermakna menyekutukan.

Syafaat adalah perantaraan. Inilah kelanjutan 4 Kaidah Mengenal Kesyirikan yang sempat tayang di chanel Yufid TV dan kali ini Ustadz Abu Isa hafizahullah kembali membahasnya. Syafaat artinya pertolongan pihak ketiga kepada pihak yang membutuhkannya dalam rangka memberikan suatu manfaat atau menolak suatu mudharat. Dan bentuk syafaat ada banyak, di antaranya syafaat Al Quran yang khusus bagi Ahlul Quran sewaktu di dunia berhias dengannya (membaca dan mentadaburinya), ada pula syafaat Nabi, bagi mereka yang ittiba sewaktu di dunia, serta syafaat Al Quran di alam kubur.

Pembahasan seperti ini membutuhkan keimanan, iman kepada Nabi dan Rasul yang membawa risalah hingga ke tangan manusia; ada mereka yang beriman dan ada mereka yang enggan. Tauhid adalah intisari dakwah para Nabi dan Rasul. Penyebutan macam macam tauhid menjadi tiga adalah berdasarkan penelitian sebagaimana diungkap oleh Syaikh Nu’man Al Watr dalam kitabnya Tuhfatul Murid. Materi tauhid akan menjadi kokoh bagi seseorang manakala ia terus mendalaminya. Adanya pertanyaan tentang tauhid akan mengasah ketajaman berpikirnya. Memahami ruang lingkup tauhid akan bermanfaat bagi seorang ahli tauhid.

Saat masuk kepada pembahasan tauhid rububiyah, tauhid rububiyah adalah mengesakan Allah di dalam peribadatan. Seorang akan mudah memahami siapakah mereka yang disebut musyrik dan siapa pula yang pantas disebut muwahid. Musyrik adalah pelaku kemusyrikan baik ia ada di zaman dahulu maupuh zaman sekarang, meski ada yang merubah namanya, jika hakekatnya sama, maka akan diketahui dengan mudah. Bahaya syirik bagi kehidupan seorang muslim sangat perlu untuk diantisipasi (bahasa lainnya: sangat urgen!) Karena banyak pelaku kesyirikan berdalih dengan melestarikan kepercayaan nenek moyang, akhirnya mereka terjatuh dan jatuh.

Banyak yang tidak menyadari saat ziarah kubur mulai menjamur, maka mari kita berkaca pada hukum ziarah kubur menurut Islam yang mana pada dasarnya hanya untuk mengingat mati, lalu berubah menjadi tren berupa wisata religi. Jika hanya ingat mati, maka bisa dilakukan di pemakaman mana saja, tanpa harus mengkhususkannya dengan rihlah yang sangat dipersiapkan kepergiannya. Bukankah ini menyelisihi agama para Nabi dan Rasul yang mereka menjauhkan umat dari syirik akbar dan melakukan upaya preventif dari menanggulangi syirik kecil dan memberantas ajaran nenek moyang yang tidak selaras dengan nilai-nilai Islam, utamanya pembahasan syafa’at di sisi mereka (musyrikin) yang berbeda dengan pemahaman syafa’at di sisi kaum muslimin.

Iman kepada takdir merupakan salah satu rukun Iman dalam Islam. Kita bisa memetik pelajaran dari ayat alquran tentang takdir dan hadits tentang takdir yang menjelaskan contoh sikap menerima takdir Allah dan bahaya mengingkari takdir Allah. Penjelasan tentang takdir di antaranya dapat kita peroleh dari kandungan surat al hadid ayat 22 yaitu bahwa tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada seseorang melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Allah menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. Semua terjadi atas kehendak Allah namun kita tidak boleh pasrah menerima takdir Allah tanpa melakukan ikhtiyar.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, keistiqomahan dalam beramal sholeh. aamiin..

Simak juga video-video bermanfaat lainnya dari channel yufid edu dan jangan lupa SUBSCRIBE agar memperoleh update video Kajian Masail Jahiliyyah yang membahas Kitab Masail Jahiliyah. SHARE kepada keluarga, kerabat, saudara, dan kawan Anda agar makin banyak yang tahu tentang Islam. Jazaakumullahu khairan

Dalam surah zukhruf ayat 87 dan surah yunus 31 Allah menggambarkan bahwa orang orang musyrikin dahulu mengenal Allah Maha Pencipta, Allah Maha Mengatur segala urusan, dan meyakini kekuasaan Allah. Akan tetapi mereka bermaksiat kepada Allah dengan perbuatan syirik dan kemungkaran. Berbeda dengan orang orang majusi yang menolak Rububiyah Allah dengan meyakini adanya Tuhan Gelap dan Tuhan Terang.

Ahlussunnah meyakini sifat rububiyah Allah ( Allah Maha Esa dalam penciptaan, pemilikan, dan pengaturan alam semesta ). Tauhid rububiyah adalah mentauhidkan Allah dalam kejadian-kejadian yang hanya bisa dilakukan oleh Allah, serta menyatakan dengan tegas bahwa Allah Ta’ala adalah Rabb, Raja, dan Pencipta semua makhluk, dan Allahlah yang mengatur dan mengubah keadaan mereka. Dan Islam mengajarkan untuk tidak memakan harta sesama dengan cara yang bathil ( lihat tafsir surah an nisa ayat 29 ).

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, keistiqomahan dalam beramal sholeh. aamiin..

Simak juga video-video bermanfaat lainnya dari channel yufid edu dan jangan lupa SUBSCRIBE agar memperoleh update video Kajian Masail Jahiliyyah yang membahas Kitab Masail Jahiliyah. SHARE kepada keluarga, kerabat, saudara, dan kawan Anda agar makin banyak yang tahu tentang Islam. Jazaakumullahu khairan

Belajar bahasa Arab bukanlah halangan bagi anak anak. Apalagi belajar angka sudah masyhur digiatkan semenjak mereka masih menduduki kelas Taman Kanak Kanak. Maka belajar bahasa Arabnya angka adalah suatu ketrampilan yang menarik bagi sebagian anak anak. Di saat orang orang suka jika anak didiknya menghafal angka angka dalam bahasa Inggris, maka tidak ada salahnya jika kita mengenalkan angka Arab ini kepada anak anak.

Belajar bahasa Arab dasar bisa mulai dari mana saja, bisa mulai dari belajar mufradat. Apa sih mufradat itu? Belajar mufrodat bahasa Arab alias mempelajari kosa kata seperti kata benda: Babun (pintu), Baitun (rumah), dan lain sebagainya. Belajar mufrodat kali ini akan terasa menyenangkan. Mengapa bisa begitu? Karena belajar angka bahasa Arab tidak semata dihafalkan tapi dilagukan. Yup, lagu angka bahasa Arab. Jika kalian sudah biasa mendengar lagu huruf Hijaiyah: https://www.youtube.com/watch?v=6HSs3… atau https://www.youtube.com/watch?v=Rk-LP…. Nah, masih ingatkan merdunya suara Kak Abu Ghufron?

Sekarang coba tebak … huruf hijaiyah ada berapa? Hmm, berapa hayoo? Mempelajari keutamaan bahasa Arab akan membuahkan semangat membaja. Demikian halnya, keutamaan belajar bahasa Arab yang sejatinya tidak boleh padam. Inilah ide inspiratif dari Kak Erlan yang mencoba menyajikan belajar bahasa Arab sehari hari dalam video yang simple lagi mudah. Belajar bahasa Arab pemula bisa memulai dari sini. Pelajaran ini juga dikenal sebagai bahan ajar mengenal angka PAUD. Masya Allah menarik sekali ya, mengenal angka dalam bahasa Arab dapat mudah kita hafalkan.

Yuk kita mulai ….. Wahidun satu, terus apalagi kak? Wahidun satu Isnaini dua, lanjut … eh ternyata angka Arab dihafalkan dengan disisipi mufrodat lainnya. Mau tahu bagaimana serunya? Cekidot this video yah …

Video kajian Kitab Matan Abu Syuja kali ini masih membahas bab shalat. Yaitu hal hal yang membatalkan sholat atau pembatal sholat, jumlah rakaat shalat, ketika lupa dalam shalat, dan perbedaan shalat laki laki dan perempuan. Jumlah rakaat shalat 5 waktu totalnya ada 17, yaitu 4 rakaat sholat dzuhur, 4 rakaat sholat ashar, 3 rakaat sholat maghrib, 4 rakaat shalat Isya, dan 2 rakaat shalat subuh. Sedangkan pembatal shalat ada 11 hal yang membatalkan sholat. Dan ada 5 perbedaan shalat laki laki dan perempuan yang dijelaskan dalam kitab ini. wallahu a’lam.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, keistiqomahan dalam beramal sholeh. aamiin..

Simak juga video-video bermanfaat lainnya dari channel yufid edu dan jangan lupa SUBSCRIBE agar memperoleh update video kajian kitab Matan Abu Syuja yang membahas Ilmu Fiqih Islam Lengkap Madzhab Syafi’i. SHARE kepada keluarga, kerabat, saudara, dan kawan Anda agar makin banyak yang tahu tentang Islam. Jazaakumullahu khairan

Keutamaan shalat berjamaah yang tersebut dalam kitab-kitab fiqih telah mencukupi pembahasannya bagi orang-orang yang mau memikirkan. Tidaklah turun suatu perintah, melainkan mengandungi kemanfaatan yang murni. Pun, dengan keutamaan shalat baik secara umum maupun khusus.

Keutamaan shalat di masjid melebihi shalat di rumah-rumah kaum muslimin, sebab ia adalah syiar yang senantiasa tegak untuk dijaga dari waktu ke waktu: Shubuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, hingga Isya’. Dan seorang muslim yang baik yang memperhatikan adab di masjid, utamanya adab saat shalat lima waktu. Seorang yang gemar atau rajin shalat dengan fadhilah dari Allah, ia mudah untuk shalat masjid (shalat di masjid).

Kak Erlan hafizahullah membawakan tema Yuk Shalat ke Masjid dan membawakan riwayat pendukung berupa hadits 7 naungan Allah kepada 7 golongan orang, salah satunya ialah mereka yang dekat dengan masjid. Melatih anak ke masjid bisa dilakukan semenjak dini, mengapa demikian? Sebab meraih Surga tidak dilakukan seorang diri. Surga dan Neraka ialah dua hal penyemangat bagi seorang muslim. Surga itu benar adanya, oleh karena itu bersemangatlah untuk meraihnya dan berupaya untuk menjauh sejauh-jauhnya dari Neraka.

Etika di dalam masjid menyebutkan bahwa tiap-tiap jamaah untuk menjaga ketenangan dan kehadirannya ke masjid ia niatkan untuk memakmurkan masjid. Seorang muslim yang baik memiliki cita-cita besar yaitu masuk Surga sekeluarga. Dan ia bersemangat dalam mearaih pahala. Seperti melazimkan doa pergi ke masjid, lalu doa doa yang mengiringinya. Ada doa masuk dan keluar masjid. Masuk dengan kaki kanan lalu berdoa, “Allahummaftahlii abwaba rahmatik” dan keluar dengan kaki kiri, “Allahumma inni as aluka min fadlik.” Dalam hal ini ia sematkan dalam benaknya hadits hadits keutamaan pergi ke masjid. Ia mengusahakan untuk diri dan keluarganya dengan mengamalkan amalan yang dicintai Allah berikut amalan atau amal shaleh lainnya. Yuk bahu membahu dalam memakmurkan masjid.

Dalam surah maryam ayat 88-92 Allah mengatakan hampir hampir langit pecah karena ucapan Yahudi bahwa Allah mempunyai anak ( Uzair anak Allah ). Mereka Yahudi mengatakan Allah punya anak yaitu Uzair adalah anak Allah sedangkan Nasrani mengatakan Isa ibn Allah ( Al Masih anak Allah ). Maka dalam surah al ikhlas ayat 3 Allah terangkan Allah tidak beranak tidak pula diperanakkan.

Orang orang Yahudi dengan sangat kurang ajarnya mengatakan bahwa Allah lelah/letih dalam mencipatakan langit dan bumi ( Allah menciptakan langit dan bumi dalam 6 masa ). Sehingga Allah bantah perkataan mereka yang bathil tersebut dalam Surat Qaf Ayat 38

وَلَقَدْ خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ وَمَا مَسَّنَا مِنْ لُغُوبٍ

Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan.

Ahlus sunnah wal jama’ah mensucikan Allah dari segala sifat kekurangan dan meyakini bahwa Allah tidak serupa dengan apapun ( lihat QS. Asy-Syuura: 11 ).

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, keistiqomahan dalam beramal sholeh. aamiin..

Simak juga video-video bermanfaat lainnya dari channel yufid edu dan jangan lupa SUBSCRIBE agar memperoleh update video Kajian Masail Jahiliyyah yang membahas Kitab Masail Jahiliyah. SHARE kepada keluarga, kerabat, saudara, dan kawan Anda agar makin banyak yang tahu tentang Islam. Jazaakumullahu khairan

Kisah Firaun mengaku tuhan tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kita sebagaimana dikisahkan dalam tafsir surah al qashash ayat 38. Dan dalam surah an naziat ayat 24 Firaun menyatakan bahwa dirinya adalah tuhan yang paling tinggi. Kisah kesombongan Firaun menganggap dirinya Tuhan merupakan contoh kedholiman yang nyata padahal sejatinya hati mereka meyakini kebenarannya dari sisi Allah ( lihat tafsir surah an naml ayat 14 ). Dalam surah at tur ayat 35 Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya : “Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)?”

Adapun di zaman sekarang banyak kelompok yang mengingkari nama dan sifat Allah subhanahu wa ta’laa. Diantara kelompok sesat yang mengingkari nama dan sifar Allah adalah jahmiyyah ( tokoh pendirinya yaitu Abu Mahraz Jahm bin Shafwan at-Tirmidzi yang dibunuh pada tahun 128 H).

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, keistiqomahan dalam beramal sholeh. aamiin..

Simak juga video-video bermanfaat lainnya dari channel yufid edu dan jangan lupa SUBSCRIBE agar memperoleh update video Kajian Masail Jahiliyyah yang membahas Kitab Masail Jahiliyah. SHARE kepada keluarga, kerabat, saudara, dan kawan Anda agar makin banyak yang tahu tentang Islam. Jazaakumullahu khairan