Kitab Ushulus Sittah, Eps. 06 (Larangan Bercerai Berai dalam Islam) – Ustadz Abu Isa

Sungguh fenomena perpecahan di masa mualif dianggap sebagai ilmu. Mualif (penyusun kitab) berkata, “Kemudian ternyata keadaannya (menjadi terbalik), perpecahan dalam prinsip-prinsip agama dan cabang-cabangnya dianggap sebagai ilmu dan sikap faham terhadap agama, dan bersatu dalam agama (dianggap) sebagai sesuatu yang tidak diucapkan kecuali oleh zindiq atau orang gila.”

Mencermati kembali hadits tentang kebersamaan, maka didapati padanya cara menjaga persaudaraan sesuai konsep Islam. Begitupun, pada hadits tentang persatuan dan persaudaraan serta hadits tentang persaudaraan. Muaranya sama … yakni kembali kepada Al Quran dan As Sunnah. Inilah yang coba diketengahkan oleh pemateri terkait hadits tentang ukhuwah islamiyah. Dengan mengusung tema Larangan Bercerai Berai dalam agama (larangan bercerai berai dalam Islam).

Membaca firman Allah tentang tolong menolong dan menggabungkannya dengan hadits tentang bersatu, maka akan menolak perselisihan pendapat. Ustadz Abu Isa hafizahullah mengungkapkan arti Al Jamaah. Al Jamaah adalah nama lain dari Islam. Persatuan umat Islam di dunia menghikayatkan akan contoh tolong menolong dalam kebaikan yakni berupa kembali kepada Al Quran dan Sunnah. Hal ini sebagai bentuk mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *