Category : Video

Diantara salah satu perkara yang membinasakan manusia adalah membunuh jiwa manusia yang diharamkan kecuali dibenarkan oleh Allah ta’ala.

Bagaimanakah penjelasannya?

Yuk tonton video Tujuh Pembinasa Ke-5: Membunuh Jiwa Manusia ini!

Tujuh pembinasa yang semestinya diwasopadai oleh setiap kaim muslimin, sebagaimana sabda dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

“Jauhilah oleh kalian tujuh dosa yang membinasakan”. Para sahabat bertanya, “Apa itu?”. Beliau menjawab, “Menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan benar, memakan harta anak yatim, memakan riba, melarikan diri dari peperangan, menuduh berzina wanita-wanita mukminah yang suci.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Sekutu berarti orang atau sekelompok orang yang bekerja bersama untuk mencapai beberapa tujuan umum. Dan yang paling jelek adalah ketika seseorang mempersekutukan Allah dengan selainnya. Inilah bahasan utama; dakwah para Nabi dan Rasul semenjak dahulu. Mereka ‘alaihimussallam menyeru kepada Tauhid dan melarang dari kesyirikan.

Allah Ta’ala berfirman (artinya), “Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu, ‘Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.’” (Surat az-Zumar: 65)

Demi Allah sesungguhnya kemaksiatan sangat mempengaruhi keamanan Negara, sangat berpengaruh terhadap ketentaraman bangsa dan perekonomiannya, serta mempengaruhi hati-hati rakyat.Demi Allah sesungguhnya kemaksiatan sangat mempengaruhi keamanan Negara, sangat berpengaruh terhadap ketentaraman bangsa dan perekonomiannya, serta mempengaruhi hati-hati rakyat.

Sesungguhnya kemaksiatan-kemaksiatan benar-benar menyebabkan tercerai-berainya kaum muslimin antara satu dengan yang lain…

Sesungguhnya kemaksiatan-kemaksiatan menyebabkan seorang muslim memandang saudaranya sesama muslim seakan-akan saudaranya tersebut berada di atas agama yang lain selain agama Islam.

Namun jika kita benar-benar membenahi dan meluruskan diri kita masing-masing demikian juga membenahi keluarga kita, tetangga kita, penduduk bangsa yang mampu kita benahi diantara mereka, kemudian kita saling seru-menyeru kepada kebaikan dan saling mencegah dari melakukan kemungkaran, kita membantu dan memperkuat siapa saja yang menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar dengan bijaksana dan nasehat yang baik, maka dengan demikian barulah timbul persatuan dan keselarasan. Allah berfirman:

(وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ وَلا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ وَأُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ) (آل عمران:105)

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; mereka adalah orang-orang yang beruntung. Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat, (QS. 3:105)
(Mengutip faidah dari khutbah yang disampaikan oleh al-Ustadz Firanda)

Dosa yang membinasakan manusia ada banyak jumlahnya dan yang harus diwaspadai di antaranya sebagaimana muatan hadits berikut:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jauhilah oleh kalian tujuh dosa yang membinasakan”. Para sahabat bertanya, “Apa itu?”. Beliau menjawab, “Menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan benar, memakan harta anak yatim, memakan riba, melarikan diri dari peperangan, menuduh berzina wanita-wanita mukminah yang suci.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Serial Cinta Allah” kali ini tentang Upaya mendapatkan cinta Allah yang membahas tentang Taddabur Al-Quran dan bagaimana menggapai cinta Allah kepada dirinya.

Untuk selengkapnya simak kajian berikut ini..

Sebab-Sebab Mendatangkan Cinta Allah Kepadanya:

1. Membaca al-Qur’an dengan dipahami dan direnungkan

2. Mendekatkan diri kepada Allah dengan amalan nawafil

3. Senantiasa berdzikir kepada Allah

4. Senantiasa mendahulukan amalan yang lebih dicintai oleh Allah

5. Senantiasa memahami nama-nama Allah

6. Merenungi banyaknya Nikmat Allah

7. Merendahkan diri di hadapan Allah (hakikat ubudiyah)

8. Membiasakan menyendiri kepada Allah melalui Shalat Tahajjud

9. Bermajlis dengan orang-orang Shalih

10. Menjauhi segala hal yang menjadi penghalang antara dirinya dengan Allah

“Serial Cinta Allah” kali ini tentang Upaya mendapatkan cinta Allah yang membahas tentang Amalan Nafilah dan bagaimana menggapai cinta Allah kepada dirinya.

Untuk selengkapnya simak kajian berikut ini..

Bermajlis Dengan Orang Shalih.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة

“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628)

Pada Serial kali ini akan membahas tentang kecintaan seorang hamba kepada Allah dan mengingat Nya disetiap saat dengan senantiasa berdzikir kepadaNya,

Dan mengerjakan kewajiban Nya dan sunnah-sunnah Nabi Muhammad Sallalahualaihiwasalam

1 282 283 284 285 286 334