Category : Video

Beriman kepada kitab Allah adalah kewajiban setiap hamba. Karena dengan iman kepada kitab Allah akan terhindar dari perkara perkara yang akan mengakibatkan penyesalan di dunia dan di akhirat. Kitab Allah adalah sumber kebenaran, pedoman hidup bagi setiap manusia. Mengambil pelajaran dari kisah Abu Hurairah dengan syaitan pencuri zakat, hendaknya kita menerima kebenaran dari siapapun. Jangan seperti kaum yahudi yang tidak mau menerima nasehat kebenaran dan bahkan menentang kebenaran demi kesenangan dunia. Akibat tidak beriman kepada kitab Allah yahudi dan nasrani saling mengolok olok agama. Itulah kenapa kristen membenci yahudi dan kenapa yahudi membenci nasrani.

Maka Allah akan mengadili diantara mereka ( Yahudi dan Nasrani ) pada hari Kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya ( tafsir surah al baqarah ayat 113 ).

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, keistiqomahan dalam beramal sholeh. aamiin..

Simak juga video-video bermanfaat lainnya dari channel yufid edu dan jangan lupa SUBSCRIBE agar memperoleh update video Kajian Masail Jahiliyyah yang membahas Kitab Masail Jahiliyah. SHARE kepada keluarga, kerabat, saudara, dan kawan Anda agar makin banyak yang tahu tentang Islam. Jazaakumullahu khairan

Dalam video kali ini membahas macam macam sholat sunnah. Di antara contoh sholat sunnah adalah sholat sunnah rawatib. Sholat sunnah rawatib adalah shalat shalat sunnah yang mengiringi sholat fardhu. Sholat sunnah rawatib terbagi menjadi dua yaitu sholat sunnah rawatib muakkad dan sholat sunnah rawatib ghairu muakkad. Contoh sholat sholat sunnah rawatib adalah sholat sunnah 2 rakaat sebelum subuh, sholat sunnah sebelum dzuhur, sholat sunnah setelah dzuhur, sholat sunnah sebelum ashar, sholat sunnah setelah maghrib, dan sholat sunnah setelah ‘isya. Mengenai dalil dan jumlah rakaat sholat sunnah rawatib muakkad dan sholat sunnah rawatib ghairu muakkad insyaAllah dijelaskan secara detail di dalam video ini.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, keistiqomahan dalam beramal sholeh. aamiin..

Simak juga video-video bermanfaat lainnya dari channel yufid edu dan jangan lupa SUBSCRIBE agar memperoleh update video kajian kitab Matan Abu Syuja yang membahas Ilmu Fiqih Islam Lengkap Madzhab Syafi’i. SHARE kepada keluarga, kerabat, saudara, dan kawan Anda agar makin banyak yang tahu tentang Islam. Jazaakumullahu khairan

Tafsir Al Quran selalu menarik untuk dikaji, setelah sebelumnya kami unggah dua tafsir surat pendek: Surat Adh Dhuha dan Surat At Tin yang masih dalam cakupan tafsir Juz Amma. Dan kali ini, memasuki tafsir surat selanjutnya yakni surat Al Alaq yang memiliki nama lain. Apa itu? Ya, ia bernama surat Iqro, sebab Muhammad diangkat menjadi Nabi dengan surat ini. Maka tak heran bila ada yang menamakannya Surat Iqro bismirobbikalladzi kholaq. Meski yang menjadi pendalilan hanya surat Al Alaq 1-5 saja.

Kami sebutkan surat Al Alaq beserta artinya, “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup. Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu). Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang, seorang hamba ketika mengerjakan shalat, bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran, atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)? Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling? Tidaklah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya? Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka. Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya), kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah, sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).” (Surat Al-Alaq: 1-19)

Surat Al Alaq diturunkan di Mekkah, tepatnya di gua Hira’ saat beliau (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) tengah bertahanuts. Juz Amma adalah bagian pilihan yang mudah dihafal, oleh karena itu banyak dari sekolah Islam menjadikan Juz Amma sebagai kurikulum resmi mereka. Membaca ayat AlQuran dengan tadabbur menambah keimanan, baik bagi pembaca maupun yang mendengarnya. Inilah serpihan mutiara dari makalah tafsir Kitab Tafsir at-Tahrir wa at-Tanwir Karya Imam Ibnu ‘Asyur. Yang mana termasuk tafsir kontemporer, masuk di dalamnya tafsir Al Quran tematik di dalamnya.

Tafsir Al Quran adalah metode memahami kitabullah dengan cara yang mudah dipahami. Maka kadang Anda dapati tafsir Al Quran perkata guna menambah mufradat (khususnya para santri) dan pembacaan tafsir Al Quran Al Karim di masjid-masjid kaum muslimin secara rutin dalam rangka menambah syiar Islam. Pemateri yakni Ustadz Ammi Nur Baits hafizahullah menjelaskan makna per ayat, di antaranya sombong dalam Islam (sebagaimana dalam ayat 6). Selain surat Al Alaq ini, Nabi kita diangkat menjadi Rasul dengan turunnya surat Al Mudatsir. Dan pada ayat kedua terdapat isyarat proses penciptaan manusia. Sedang pada ayat ke 16 terdapat ancaman bagi mereka yang durhaka. Durhaka adalah sikap melampaui batas yang tidak disyariatkan. Dan pada ayat ke 18 terdapat penyebutan Malaikat Zabaniyah yang ditugasi untuk menyiksa. Oleh karena itu, ayat ini mengajak kaum muslimin untuk kembali kepada Allah Ta’ala dan kembali mempelajari Quran!

Tafsir Al Quran merupakan penjelas Al Quran yang dibutuhkan bagi setiap muslim dan muslimah, khususnya tafsir Juz Amma: Tafsir yang memuat surat At Tin. Tahukah Anda, mengapa surat ini dinamai dengan At Tin? Surat At Tin dan artinya disajikan secara menarik oleh pemateri. Pada surat At Tin ayat 4 disebutkan, (artinya) “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” Dalam ayat ini disebutkan tentang proses penciptaan manusia. By the way, surat At Tin diturunkan di kota Makkah.

Membaca surat At tin terjemah yang sudah standarisasi kemenag memang menentramkan jiwa, dan pastinya ini dialami oleh setiap orang dari negara mereka berasal. Juz Amma adalah bagian terakhir dari juz Al Quran. Mentadabburi ayat Al Quran melahirkan ketenangan batin bagi pembacanya. Telah banyak dijumpai di pasaran berupa tafsir Al Quran Tematik yang tak kalah menarik dari tafsir-tafsir klasik. Tafsir Al Quran adalah metode yang diambil untuk memahami Al Quran sebagaimana datangnya. Tafsir Al Quran Al Karim telah memberikan sumbangsih terbaiknya untuk umat.

Ustadz Ammi Nur Baits hafizahullah menyajikan surat At Tin ini yang di awali dengan sumpah; sumpah dengan buah Tin dan Zaitun. Banyak pula didapati Allah Ta’ala bersumpah dengan makhluk-makhluk-Nya: Demi Masa, Demi Matahari, dan selainnya. Adakah yang tahu mengapa Makkah disebut kota yang aman? Anda dapat mengetahui jawabannya dalam video ini. Pun, demikian dengan proses penciptaan manusia dalam ayat ke-4, lalu disusul dengan tarhib berupa ancaman masuk Neraka bagi mereka yang ingkar! Ingakar kepada hari berbangkit. Setelah itu disebutkan tentang pahala. Pahala adalah ganjaran yang diterima oleh seseorang dengan ketaatannya seperti melakukan amal shaleh yang sesuai syarat-syaratnya. Oleh karena itu, ia berhak mendapat pahala yang tidak putus sepanjang waktu.

Di antara kandungan surat At tin ialah iman kepada hari Akhir, hari di mana selesai sudah babak pengumpulan amal manusia selama ia hidup di dunia, lantas menuju sidang yang agung, “Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?”. Al Hakim artinya pemberi keputusan yang paling bijaksana. Dalam tafsir ayat ini disebutkan, “Bukankah Allah yang menetapkan hari tersebut sebagai hari penetapan keputusan diantara manusia dengan pemberian keputusan hukum yang paling bijaksana dalam segala apa yang dia ciptakan? tentu,apakah manusia dibiarkan begitu saja,tidak diperintah dan tidak dilarang,tidak diberi pahala dan tidak dihukum? hal itu tidak benar dan tidak mungkin.” (tafsirweb)

Tafsir Al Quran mudah untuk didapatkan, beda halnya dengan masa yang telah lampau. Kali ini, izinkanlah kami berbagi video Tafsir Juz Amma yang kami sarikan dari karya Imam Ibnu ‘Asyur rahimahullah. Tepatnya Surat Adh Dhuha, satu surat yang sering kita dengar pembacaannya. Juz Amma adalah bagian dari juz terakhir dalam Al-Qur’an, berisi 37 surat pendek. Ayat AlQuran baik panjang maupun pendek, menentramkan bagi siapapun yang membacanya. Marilah kita simak makalah tafsir At-Tahrir wal Tanwir.

Jenis tafsir ada banyak; ada tafsir Al Quran Tematik dan selainnya. Tafsir Al Quran adalah pedoman bagi kaum muslimin, sementara ia membaca Al Qur;an, maka ia berusaha untuk memahami maknanya. Selain tafsir Tematik, adapula tafsir Al Quran Perkata. Semuanya memudahkan pembacanya, sesuai dengan tingkat kebutuhannya. Sudahkah Anda mengikuti kajian Tafsir Al Quran Al Karim di masjid-masjid terdekat Anda? Segera jadwalkan ya …

Salah satu kitab tafsir yang terkenal ialah Tafsir Al Quran Jalalain karya Imam Jalaluddin Al Mahalli dan Imam Jalaluddin As Suyuthi. Pemateri yakni Ustadz Ammi Nur Baits hafizahullah mengurai tafsir juz 30 yang termasuk sebagai surat Mufashal dalam kajiannya ini. Berbekal kitab Tafsir Al Tahrir wa Al Tanwir yang disusun oleh Imam Muhammad Thahir (ke-II) bin Muhammad Thahir (ke-I) bin Muhammad bin Muhammad Syazili bin Abdul Qadir bin Muhammad bin’Asyur Al-Andalusy At-Tunisy rahimahullah.

Di antara bahasan surat Ad Dhuha ialah mengisi waktu luang dengan kebaikan hingga Allah bersumpah demi waktu Dhuha, “Waddhuhaa.” Manajemen waktu yang baik ialah manajemen yang bermanfaat bagi pelakunya. Inilah penjelasan tentang manajemen waktu dalam Islam yang semestinya Anda ketahui. Lalu, ada penjelasan tentang iman kepada hari Akhir sebagaimana dalam ayat ke-4: “wa lal-akhiratu khairul laka minal-ụla.” Dan pada ayat ke-8: “wa wajadaka ‘a`ilan fa aghna.” berkaitan dengan rezeki adalah ketentuan Allah dan mendulang makna hakikat rezeki dalam Islam. Apalah artinya banyak harta namun tidak barakah. Rezeki barokah itulah yang diminta. Dan pada ayat sebelumnya (ayat 6) yang artinya Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?. Semakin menarik saja, mari kita simak bersama-sama.

Permusuhan yahudi dan islam sudah terjadi sejak dahulu hingga saat ini. Apa yang menjadi sebab yahudi memusuhi islam ? Jika kita membuka tafsir surah al baqarah 102 akan didapati bahwasanya kaum yahudi telah berpaling dari agama allah. Mereka terjerumus dalam dosa sihir ( hukum sihir dosa besar ) dan berbagai macam kesyirikan. Padahal nabi mereka mengajarkan agama tauhid. Apa itu agama tauhid ? Pengertian agama tauhid adalah agama yang menjadikan Allah sebagai satu-satunya sesembahan yang benar dengan segala kekhususannya. Agama yang mulia mereka nodai dengan dosa besar dan kesyirikan, na’udzubillahi min dzalik.

Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari tafsir surah al baqarah ayat 102 tersebut dan semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, keistiqomahan dalam beramal sholeh. aamiin..

Dunia perdukunan membicarakan sisi lain kehidupan para tukang sihir, dukun sihir, dukun santet. Dukun adalah sebuah gelar atau julukan untuk orang yang melakukan praktek perdukunan ( santet, teluh, guna guna, dan lain lain ) yang tidak lepas dari meminta bantuan jin dengan melakukan perjanjian dengan setan. Dukun sihir adalah orang yang memiliki jiwa yang gelap, hati yang busuk dan mengajak kepada kesesatan. Dan tidaklah mendatangi dukun untuk meminta bantuan dukun kecuali jiwa yang sakit, jiwa yang jauh dari mengingat Allah subhanahu wa ta’alaa.

Sejatinya dukun bukanlah orang pemberani akan tetapi orang yang sangat penakut. Mereka takut kepada jin sehingga selalu mengikuti bisikan syaitan dan terus tenggelam dalam dosa dan kemaksiatan ( lihat tafsir surat al jin ayat 6 ).

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, keistiqomahan dalam beramal sholeh. aamiin..

Persatuan islam adalah suatu nikmat yang sangat didambakan setiap muslim. Perselisihan umat islam dan perpecahan umat islam hanya dapat dihindari dengan berpegang teguh pada tali allah, berpegang teguh pada sunnah, dan mengikuti sunnah khulafaur rasyidin. Hal ini selaras dengan hadits tentang persatuan dan persaudaraan yang disampaikan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam: “Aku wasiatkan kepada kamu untuk bertakwa kepada Allah; mendengar dan taat (kepada penguasa kaum muslimin), walaupun seorang budak Habsyi. Karena sesungguhnya, barangsiapa hidup setelahku, dia akan melihat perselishan yang banyak. Maka wajib bagi kamu berpegang kepada Sunnahku dan Sunnah para khalifah yang mendapatkan petunjuk dan lurus. Peganglah dan gigitlah dengan gigi geraham. Jauhilah semua perkara baru (dalam agama). Karena semua perkara baru (dalam agama) adalah bid’ah, dan semua bid’ah adalah sesat. (HR. Abu Dawud no: 4607; Tirmidzi 2676; Ad Darimi; Ahmad; dan lainnya dari Al ‘Irbadh bin Sariyah).”

Dalam surat ali imran ayat 103 Allah subhanahu wata’ala berfirman yang artinya: “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.” ( qs ali imran 103 )

Dua dalil tersebut merupakan bukti larangan berpecah belah ( saling berbangga dengan kelompok sendiri ) dan keharusan persatuan islam dalam agama yang hak. Persatuan yang sesungguhnya, bukan persatuan semu layaknya kaum yahudi ( lihat tafsir surat al hasyr ayat 14 ).

Setiap manusia akan mati dan melalui alam kubur. Kita mengenal ada tiga pertanyaan di alam kubur yang akan ditanyakan oleh malaikat, yaitu siapa tuhanmu siapa nabimu dan apa agamamu. Tiga pertanyaan di alam kubur ini merupakan isi dari kitab ushul tsalatsah yaitu tiga landasan utama yang harus diketahui setiap muslim.

Tauhid adalah hak Allah terhadap hambanya yang tidak boleh dilanggar dengan perbuatan syirik. Syirik adalah kezaliman yang besar dan Allah tidak mengampuni dosa syirik. Dosa terbesar adalah menyekutukan Allah dengan selainNya. Hendaknya setiap muslim selalu waspada terhadap syirik besar dan syirik kecil.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, keistiqomahan dalam beramal sholeh. aamiin..

Untuk menjawab pertanyaan tersebut kita harus mengetahui pengertian tauhid dan pembagiannya terlebih dahulu. Pengertian tauhid adalah mengesakan Allah dalam ibadah, ikhlas dalam beribadah dengan menghadirkan cinta kepada Allah, takut kepada Allah, dan berharap kepada Allah. Pembagian tauhid ada tiga yaitu tauhid rububbiyah, tauhid uluhiyah, dan tauhid asma wa sifat. Pengertian tauhid uluhiyah adalah mengesakan Allah dalam ibadah, hanya menyembah Allah, dan tidak menyekutukan Allah dengan selainNya. Orang yang bertauhid adalah orang yang melaksanakan tauhid. Tauhid merupakan syarat ibadah diterimanya ibadah seorang hamba.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, keistiqomahan dalam beramal sholeh. aamiin..

1 234 235 236 237 238 334