453. Cara Membentuk Af’alu Tafdhil dari Fi’il yang Tidak Terpenuhi Syarat Bait ke-497 – Bab Ni’ma dan Bi’sa (Alfiyah Ibnu Malik) – Ustadz Agus Waluyo
Bahasa Arab adalah fondasi penting bagi kaum muslimin dalam memahami Al-Qur’an dan hadis dari sumber aslinya. Menguasai bahasa Arab membuka pintu bagi seorang penuntut ilmu untuk menelaah ayat-ayat Al-Qur’an dan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tanpa harus bergantung sepenuhnya pada terjemahan. Terlebih, berbagai disiplin ilmu syar’i yang kita pelajari—mulai dari fikih, aqidah, hingga tafsir—bersandar pada karya-karya ulama yang ditulis dalam bahasa Arab.
Dalam proses mempelajarinya, ilmu nahwu dan shorof memiliki posisi yang sangat penting. Dua cabang ilmu ini membahas kaidah gramatikal yang menjadi struktur inti bahasa Arab. Di samping itu, menghafal mufrodat juga menjadi bagian yang tidak boleh ditinggalkan dalam perjalanan belajar. Ketika kosakata, nahwu, dan shorof berjalan beriringan, seorang penuntut ilmu akan mampu membaca kitab gundul, memahami struktur kalimat, serta semakin mudah mentadaburi perintah dan larangan dalam Al-Qur’an. Semua itu diharapkan dapat menambah ketakwaan dan mendekatkan kita kepada Allah Ta‘ala.
Pada video kali ini, program pembelajaran dari Yufid Edu kembali menghadirkan kajian bahasa Arab tingkat lanjut bersama Ustadz Agus Waluyo. Pembahasan difokuskan pada kaidah nahwu dan shorof melalui kitab syarah Alfiyah Ibnu Malik yang terdiri dari 1002 bait syair. Episode ke-453 ini melanjutkan kajian pada Bab Ni’ma dan Bi’sa, dengan fokus penjelasan mengenai cara membentuk Af’alu Tafdhil dari fi’il yang tidak terpenuhi syarat, sebagaimana tercantum dalam bait ke-497.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Agus Waluyo menjelaskan kaidah tersebut dengan terperinci dan disertai penjelasan i‘rab pada bait terkait. Bagi santri dan para penuntut ilmu yang sudah memasuki tahap lanjutan dalam mempelajari nahwu dan shorof, pembahasan ini sangat relevan dan bermanfaat. Terlebih, kata Ni’ma dan Bi’sa merupakan bentuk yang kerap muncul dalam Al-Qur’an dan teks-teks ulama, sehingga memahami strukturnya akan sangat membantu dalam membaca literatur Islam klasik.
Semoga video ini menjadi sarana belajar yang bermanfaat bagi kaum muslimin, serta mendorong kita untuk terus mendalami bahasa Arab dengan niat yang ikhlas. Semoga Allah memberikan keberkahan pada waktu, ilmu, dan usaha kita dalam menuntut ilmu agama. Jazakumullahu khairan.
#bahasaarab #alfiyahibnumalik #ilmunahwu
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!
INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:
Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/
Profil Yufid:
Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:
BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451
Paypal: [email protected]
NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.
3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:
YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid
YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu
YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids
YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv
AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet
YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)
460. Rincian Hukum Mengqada Puasa Ramadhan (Fiqih Mazhab Syafi’i) – Ustadz Agus Waluyo
Jika seseorang bertanya apa itu puasa qadha, maka jawabannya adalah ibadah pengganti atas puasa Ramadhan yang pernah tertinggal. Maksud qadha puasa adalah melaksanakan puasa sebagai penutup kekurangan ibadah yang sebelumnya tidak dikerjakan. Kewajiban ini tidak boleh disepelekan, karena setiap muslim memikul amanah untuk melunasi tanggungan puasanya. Dengan memahami hal ini, seorang muslim akan lebih berhati-hati dan segera menunaikannya ketika memiliki kesempatan.
Banyak yang belum memahami bagaimana cara melakukan qadha atas puasa Ramadhan dengan benar. Para ulama menjelaskan bahwa cara qadha puasa Ramadhan dilakukan dengan niat sejak malam hari, kemudian menjalankan puasa dari terbit fajar hingga matahari terbenam sebagaimana puasa Ramadhan itu sendiri. Sahur sangat dianjurkan karena merupakan sunnah Nabi dan berbuka dilakukan segera saat masuk waktu Magrib. Inilah tuntunan yang perlu dijaga oleh setiap muslim yang memiliki tanggungan puasa.
Dalam syariat, terdapat golongan yang wajib qadha puasa dan ada pula yang cukup membayar fidyah. Di antara alasan syar’i yang mewajibkan qadha adalah qadha puasa karena haid, qadha puasa karena hamil, qadha puasa karena sakit, qadha puasa karena menyusui, dan qadha puasa karena nifas. Mereka yang memiliki uzur seperti ini tetap perlu mengganti puasa di hari lain sesuai kemampuan yang Allah berikan.
Anda bisa menunaikan puasa qadha setiap hari bila mampu agar tanggungan tidak menumpuk. Menghindari mengqadha puasa mendekati Ramadhan berikutnya adalah sikap yang bijak. Sebab Anda bisa saja lupa atau terhalang kondisi tertentu sehingga kewajibannya belum terlunasi sehingga mengakibatkan utang qadha puasa bertahun tahun. Bersegera dalam ibadah adalah bukti kesungguhan dalam menjalankan perintah Allah.
Kajian kali ini akan membahas seputar rincian mengqada bagi mereka yang meninggalkan puasa Ramadan. Semoga penjelasan dalam video ini dapat memberikan pemahaman yang benar, serta menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjaga amanah ibadah yang telah Allah wajibkan. Semoga bermanfaat dan menambah ketakwaan kita kepada Allah Ta’ala.
#puasa #puasaramadhan #fiqihSyafii #ustadzAgus
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!
INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:
Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/
Profil Yufid:
Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:
BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451
Paypal: [email protected]
NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.
3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:
YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid
YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu
YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids
YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv
AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet
YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)
2. Iltifat dalam Al Quran (Klinik Lisan) – Ustadz Dr. Rizki Gumilar
Bahasa Arab adalah salah satu kunci utama bagi kaum muslimin untuk memahami Al-Qur’an dan hadis dengan benar dari sumber aslinya. Dengan menguasai bahasa Arab, seseorang dapat menyingkap makna ayat-ayat Al-Qur’an dan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tanpa harus bergantung sepenuhnya pada terjemahan. Sebab, seluruh ilmu agama yang kita pelajari dan amalkan pada dasarnya bersumber dari kitab-kitab ulama yang ditulis dalam bahasa Arab.
Dalam proses mempelajari bahasa Arab, ilmu nahwu dan shorof merupakan pilar penting yang tidak boleh ditinggalkan. Kedua disiplin ilmu ini membahas kaidah gramatikal yang menjadi pondasi dalam memahami struktur kalimat bahasa Arab. Di samping itu, menghafal mufrodat juga memegang peran besar dalam menunjang kemampuan membaca kitab gundul serta menelaah ayat Al-Qur’an. Ketika ketiga aspek ini dipadukan, seorang penuntut ilmu akan lebih mudah merenungi kandungan wahyu, memahami perintah dan larangannya, serta semakin dekat kepada Allah Ta‘ala.
Video ini merupakan bagian dari program terbaru Yufid Edu yang diberi nama “Klinik Lisan”. Program ini hadir sebagai ruang tanya jawab yang membahas persoalan-persoalan nahwu dan shorof yang sering membuat para penuntut ilmu kebingungan. Pertanyaan-pertanyaan yang diangkat diambil langsung dari jamaah, dengan fokus pada pembahasan kaidah yang lebih mendalam dan jarang dijelaskan dalam kajian umum, sehingga menjadi sarana belajar yang lebih spesifik dan terarah.
Pada episode kedua ini, Ustadz Dr. Rizki Gumilar akan menjawab pertanyaan jamaah tentang Iltifat dalam Al-Qur’an. Pertanyaan tersebut muncul dari kegelisahan seorang santri yang mendapati adanya perubahan dhomir dalam Surat Hud ayat 123. Ayat tersebut menggunakan khithab kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan lafaz rabbuka, namun pada bagian akhirnya menggunakan dhomir ta‘malūn yang ditujukan kepada jamaah. Fenomena kebahasaan ini perlu dijelaskan dengan kaidah nahwu yang tepat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Melalui penjelasan yang ringkas dan mudah dipahami, Ustadz Rizki Gumilar memberikan uraian terkait persoalan tersebut berdasarkan kaidah nahwu yang mu‘tamad. Semoga episode ini bermanfaat bagi para penuntut ilmu yang ingin memperdalam pemahaman mereka tentang bahasa Arab, khususnya terkait gaya bahasa Al-Qur’an. Semoga Allah memberkahi waktu dan usaha kita dalam menuntut ilmu yang bermanfaat.
#bahasaarab #ilmunahwu #tadabburquran
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!
INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:
Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/
Profil Yufid:
Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:
BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451
Paypal: [email protected]
NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.
3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:
YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid
YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu
YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids
YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv
AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet
YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)
452. Jenis Fi’il yang Bisa Dibentuk Menjadi Af’alu Tafdhil Bait ke-496 – Bab Ni’ma dan Bi’sa (Alfiyah Ibnu Malik) – Ustadz Agus Waluyo
Pada video kali ini, Yufid Edu kembali menyajikan pembelajaran bahasa Arab tingkat lanjut bersama Ustadz Agus Waluyo. Seperti sebelumnya, kajian ini berfokus pada cabang ilmu tata bahasa Arab, yaitu ilmu nahwu dan shorof, dengan menggunakan kitab syarah Alfiyah Ibnu Malik yang terdiri dari 1002 bait syair. Materi yang dibahas merupakan lanjutan dari seri sebelumnya dan masih berada dalam pembahasan penting seputar bab Ni’ma dan Bi’sa.
Episode ke-452 ini secara khusus mengupas tentang jenis fi’il yang dapat dibentuk menjadi Af’alu Tafdhil. Pembahasan ini merujuk langsung pada penjelasan dalam bait ke-496 dari Alfiyah Ibnu Malik. Ustadz Agus Waluyo memaparkan penjelasan tersebut secara runut dan mudah diikuti, sehingga membantu para penuntut ilmu memahami kaidahnya secara lebih mendalam.
Selain memaparkan kaidah dasar, beliau juga menjelaskan i’rob bait atau nadhom ke-496, sehingga penonton dapat melihat bagaimana teori nahwu dan shorof diterapkan pada teks-teks asli. Pendekatan ini sangat membantu untuk memperkuat pemahaman sekaligus memantapkan kemampuan dalam membaca dan menganalisis struktur bahasa Arab.
Bagi siapa saja yang telah mempelajari ilmu nahwu dan shorof, tentu tidak asing lagi dengan pembahasan seputar Ni’ma dan Bi’sa, serta cabang-cabang kaidah yang berkaitan dengannya. Karena itu, video ini sangat sesuai untuk disimak oleh kaum muslimin—khususnya para santri, pelajar, dan penuntut ilmu—yang ingin meningkatkan penguasaan bahasa Arab hingga ke tingkat lanjutan.
Semoga pembahasan ini bermanfaat dan semakin menambah wawasan kita dalam memahami kaidah bahasa Arab. Jazakumullaahu khairan kepada seluruh pemirsa yang senantiasa mendukung program-program pendidikan di Yufid Edu.
#bahasaarab #alfiyahibnumalik #ilmunahwu
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!
INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:
Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/
Profil Yufid:
Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:
BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451
Paypal: [email protected]
NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.
3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:
YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid
YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu
YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids
YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv
AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet
YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)
451. I’rob Kata Setelah حَبَّ Selain ذَا dan Rincian Harakat حَ pada حَبَّ Bait ke-495 – Bab Ni’ma dan Bi’sa (Alfiyah Ibnu Malik) – Ustadz Agus Waluyo
Pada video kali ini, Yufid Edu kembali menghadirkan pembahasan bahasa Arab tingkat lanjut bersama Ustadz Agus Waluyo. Kajian ini merupakan lanjutan dari seri syarah Alfiyah Ibnu Malik, sebuah kitab penting dalam mempelajari kaidah gramatikal bahasa Arab, baik dalam ranah ilmu nahwu maupun ilmu shorof. Dengan metode penjelasan yang runtut dan mudah dipahami, setiap episode membantu para penuntut ilmu memahami rincian kaidah yang sering dijumpai dalam teks-teks keilmuan.
Episode ke-451 ini masih berada dalam rangkaian pembahasan bab Ni’ma dan Bi’sa. Setelah sebelumnya dijelaskan fungsi fi’il حَبَّذَا yang bisa bermakna pujian seperti ni’ma, atau berubah menjadi celaan seperti bi’sa apabila didahului huruf negasi لَا, kini pembahasan bergerak menuju rincian yang lebih detail mengenai kaidah tersebut. Topik ini juga melanjutkan materi sebelumnya tentang kedudukan kata ذَا dalam konstruksi حَبَّذَا yang tetap stabil meskipun makhsusnya berubah-ubah.
Pada episode ini, Ustadz Agus Waluyo akan menguraikan secara khusus i’rob kata setelah حَبَّ selain ذَا, sebuah rincian penting yang perlu dipahami oleh para penuntut ilmu nahwu tingkat lanjut. Selain itu, turut dijelaskan pula rincian harakat حَ pada fi’il حَبَّ, sehingga para pembelajar dapat memahami kaidahnya dengan lebih tepat saat menerapkan pola ini dalam berbagai konteks bahasa Arab. Seluruh pembahasan ini bersandar pada penjelasan para ulama dalam syarah Alfiyah Ibnu Malik, tepatnya pada bait ke-495.
Sebagaimana metode yang sudah dikenal dari Ustadz Agus Waluyo, pembahasan tidak hanya berhenti pada pemaparan kaidah, tetapi juga disertai penjelasan i’rob bait atau nadhom ke-495 secara rinci. Hal ini membantu para penuntut ilmu memahami struktur bahasanya sekaligus mengetahui penerapan kaidah di dalam teks. Penjelasan yang sistematis ini sangat bermanfaat untuk memperkuat dasar-dasar ilmu alat, terutama bagi mereka yang ingin naik ke level pemahaman yang lebih tinggi.
Video ini sangat direkomendasikan bagi kaum muslimin—khususnya para santri dan penuntut ilmu—yang ingin memperdalam pemahaman tentang kaidah ilmu nahwu dan shorof tingkat lanjut. Semoga pembahasan ini menjadi sarana untuk menambah wawasan, memperkokoh kemampuan memahami teks Arab, serta memudahkan dalam mempelajari kitab-kitab para ulama. Jazakumullaahu khairan atas perhatian Anda.
#alfiyahibnumalik #bahasaarab #ilmunahwu
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!
INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:
Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/
Profil Yufid:
Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:
BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451
Paypal: [email protected]
NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.
3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:
YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid
YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu
YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids
YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv
AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet
YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)
1. Nun Taukid (Klinik Lisan) – Ustadz Dr. Rizki Gumilar
Bahasa Arab adalah kunci utama bagi kaum muslimin untuk memahami Al-Qur’an dan hadis secara benar dari sumber aslinya. Menguasai bahasa Arab, khususnya ilmu nahwu dan shorof, merupakan fondasi penting yang membantu seseorang membaca kitab ulama, memahami dalil-dalil agama, serta mentadaburi ayat-ayat Al-Qur’an tanpa bergantung pada terjemahan. Karena itu, mempelajari nahwu, shorof, dan kaidah dasar bahasa Arab adalah kebutuhan mendesak bagi setiap penuntut ilmu.
Dalam mempelajari bahasa Arab tingkat lanjut, pembahasan tentang Nun Taukid, af‘alul khomsah, serta i‘rab fi’il adalah topik penting yang akan sering ditemui. Program “Klinik Lisan” hadir untuk membantu para penuntut ilmu memahami masalah-masalah gramatikal semacam ini dengan lebih jelas dan terarah. Melalui pertanyaan jamaah yang dipilih, pembahasan disampaikan secara praktis namun tetap berlandaskan kaidah ulama nahwu yang mu’tabar.
Di episode perdana ini, Ustadz Dr. Rizki Gumilar menjelaskan pembahasan Nun Taukid, khususnya ketika bertemu dengan af‘alul khomsah. Banyak penuntut ilmu yang masih bingung mengapa fi’il tersebut tetap mu‘rab dan apa tanda i‘rabnya ketika bersambung dengan nun taukid tsaqilah. Pembahasan ini sangat penting bagi siapa pun yang ingin naik ke level pemahaman yang lebih tinggi dalam bahasa Arab.
Kajian ini merujuk pada kitab-kitab besar seperti Alfiyyah Ibnu Malik, Syarh Ibn ‘Aqil, Awḍaḥ al-Masālik, dan referensi penting lainnya dalam ilmu nahwu. Dengan gaya penyampaian yang ringkas dan mudah dipahami, video ini membantu santri dan muslimin yang ingin mempelajari bahasa Arab secara lebih mendalam, sistematis, dan sesuai kaidah.
Semoga program “Klinik Lisan” ini menjadi sarana belajar yang menyegarkan dan memudahkan setiap penuntut ilmu dalam memahami nahwu, shorof, serta rincian kaidah bahasa Arab lainnya. Semoga Allah memberkahi waktu dan usaha kita dalam menuntut ilmu yang bermanfaat.
#ilmunahwu #bahasaarab #kliniklisan #nuntaukid
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!
INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:
Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/
Profil Yufid:
Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:
BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451
Paypal: [email protected]
NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.
3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:
YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid
YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu
YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids
YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv
AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet
YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)
450. Tetapnya ذَا Meskipun Makhsusnya Berubah-Ubah Bait ke-494 – Bab Ni’ma dan Bi’sa (Alfiyah Ibnu Malik) – Ustadz Agus Waluyo
Pada episode kali ini, Yufid Edu kembali menghadirkan pelajaran bahasa Arab tingkat lanjut bersama Ustadz Agus Waluyo melalui kajian syarah Alfiyah Ibnu Malik. Dengan metode penyampaian yang runtut dan mudah diikuti, beliau melanjutkan pembahasan dalam bab Ni’ma dan Bi’sa, sebuah tema penting dalam ilmu nahwu yang banyak digunakan dalam konstruksi pujian maupun celaan dalam bahasa Arab.
Pada episode ke-450 ini, pembahasan berfokus pada penggunaan fi’il حَبَّذَا, khususnya terkait ketetapan kata ذَا yang tetap sama meskipun makhsus yang datang setelahnya dapat berubah-ubah. Penjelasan ini merujuk pada bait ke-494 dalam Alfiyah Ibnu Malik, yang menerangkan salah satu kaidah penting dalam struktur kalimat pujian atau celaan menggunakan bentuk حَبَّذَا.
Sebelumnya, telah dijelaskan bahwa fi’il حَبَّذَا dapat berfungsi layaknya نِعْمَ sebagai bentuk pujian. Namun, jika ia digunakan untuk makna celaan, maka ia didahului oleh huruf negasi لَا sehingga menjadi لَا حَبَّذَا. Dalam lanjutan pembahasan ini, penting untuk memahami bagaimana posisi ذَا tetap tidak berubah meskipun objek atau makhsus yang disebutkan bisa berbeda sesuai konteks kalimat.
Ustadz Agus Waluyo menjelaskan bait ke-494 ini secara terperinci, termasuk i’rab dari nadhom tersebut, sehingga memudahkan para penuntut ilmu memahami kaidahnya secara sistematis. Penyampaian materi dilakukan dengan merujuk langsung pada syarah Alfiyah Ibnu Malik sehingga tetap berada pada kaidah ilmu nahwu dan shorof yang diakui oleh para ulama.
Video ini sangat direkomendasikan bagi kaum muslimin, khususnya para santri dan penuntut ilmu yang ingin mendalami kaidah bahasa Arab tingkat lanjut. Semoga pembahasan ini menambah wawasan dan memudahkan kita dalam memahami struktur kalimat dalam bahasa Arab sesuai tuntunan para ulama. Jazakumullaahu khairan.
#bahasaarab #alfiyahibnumalik #ilmunahwu
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!
INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:
Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/
Profil Yufid:
Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:
BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451
Paypal: [email protected]
NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.
3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:
YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid
YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu
YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids
YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv
AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet
YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)
459. Orang Meninggal belum Qada Puasa, Apa Hukumnya? (Fiqih Mazhab Syafi’i) – Ustadz Agus Waluyo
Puasa Ramadhan merupakan kewajiban besar yang tidak boleh diremehkan oleh seorang muslim. Menunaikannya adalah bentuk ketakwaan, sedangkan meninggalkan puasa dengan sengaja merupakan perbuatan yang terlarang. Syariat telah menegaskan bahwa puasa adalah amalan wajib yang harus dijaga dan tidak boleh ditinggalkan tanpa alasan syar’i yang dibenarkan. Karena itu, seorang muslim hendaknya benar-benar memahami beratnya konsekuensi bagi siapa saja yang meremehkan ibadah ini, termasuk bahaya ketika seseorang meninggal masih punya hutang puasa yang belum ia tunaikan.
Di antara bentuk pelanggaran yang sangat ditekankan bahayanya adalah meninggalkan puasa Ramadhan hukumnya dosa besar tanpa uzur. Para ulama menjelaskan bahwa hal ini menunjukkan sikap meremehkan salah satu pilar Islam. Kerugian meninggalkan puasa pun begitu banyak, baik dari sisi hilangnya pahala maupun ancaman keras yang datang dari Allah. Bahkan, azab meninggalkan puasa disebutkan sangat berat bagi mereka yang dengan sengaja menelantarkan kewajiban ini.
Meskipun demikian, Islam memberikan keringanan bagi sebagian hamba-Nya yang memiliki alasan syar’i. Golongan orang yang boleh meninggalkan puasa Ramadhan tetap diwajibkan menggantinya di hari lain, sesuai tuntunan syariat yang penuh hikmah dan kemudahan. Mereka yang mendapatkan keringanan ini tetap memikul kewajiban qada puasa yang ditinggalkan. Selagi ada kesempatan, qada hendaknya disegerakan agar tanggungan ibadah tidak terus menumpuk.
Selain itu, mengqada puasa adalah amalan yang harus segera ditunaikan selama seseorang masih memiliki kemampuan dan waktu. Kesungguhan dalam menunaikan qada menunjukkan kepatuhan terhadap perintah Allah dan penjagaan terhadap amalan wajib. Penundaan tanpa alasan dapat menimbulkan kelalaian yang merugikan seorang muslim, baik di dunia maupun di akhirat.
Kajian kali ini akan membahas tentang hukum orang meninggal punya hutang puasa belum mengqada. Pembahasan ini sangat penting untuk dipahami agar keluarga dan kerabat dapat mengetahui bagaimana tuntunan syariat terkait qada puasa yang belum terlunasi hingga seseorang wafat. Semoga penjelasan dalam video ini memberikan manfaat dan menambah ketakwaan kita kepada Allah Ta’ala.
#puasa #puasaramadhan #fiqihSyafii #ustadzAgus
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!
INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:
Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/
Profil Yufid:
Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:
BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451
Paypal: [email protected]
NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.
3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:
YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid
YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu
YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids
YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv
AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet
YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)
458. Ketentuan Puasa Ramadan bagi yang Berubah Status (Fiqih Mazhab Syafi’i) – Ustadz Agus Waluyo
Mengetahui syarat wajib puasa adalah langkah awal bagi setiap muslim untuk memahami siapa saja yang terkena kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan. Dalam pembahasan fikih, syarat-syarat wajib puasa adalah kriteria yang menentukan apakah seseorang diwajibkan menjalankan ibadah ini atau tidak. Karena itu, penting untuk mengetahui apa saja syarat wajib puasa agar ibadah yang dilakukan benar-benar sesuai tuntunan. Dengan memahami hal ini, seorang muslim dapat menunaikan puasa Ramadhan dengan ilmu dan keyakinan yang benar.
Di antara perbedaan pendapat para ulama, ada yang menjelaskan bahwa syarat wajib puasa ada 4. Adapun 4 syarat wajib puasa adalah Islam, balig, berakal, dan mampu. Sementara pendapat lainnya menyebutkan bahwa syarat wajib puasa ada 5. Lima atau 5 syarat wajib puasa Ramadhan tersebut meliputi Islam, taklif (yang mencakup syarat wajib puasa baligh dan syarat wajib puasa berakal), mampu, sehat, dan mukim. Kedua perincian ini sama-sama bertujuan memberikan pemahaman yang jelas mengenai siapa yang wajib berpuasa dan siapa yang mendapatkan pengecualian.
Syarat wajib puasa Islam menjelaskan bahwa orang kafir tidak diwajibkan berpuasa. Adapun syarat wajib puasa berakal dan syarat wajib puasa baligh menjadi penentu seseorang masuk kategori mukallaf atau belum. Termasuk pula syarat wajib puasa mukim, yang berarti orang yang sedang bersafar memiliki ketentuan khusus dalam ibadah puasa. Rincian seperti ini membantu setiap muslim memahami kondisi yang mewajibkan dan kondisi yang menggugurkan kewajiban puasa.
Di sisi lain, Islam memberikan kelonggaran bagi mereka yang mengalami udzur syari puasa. Bagi sebagian orang, muncul pertanyaan seperti apa itu uzur puasa atau bagaimana kedudukan uzur tidak puasa dalam syariat. Udzur puasa adalah sebab yang dibenarkan agama sehingga seseorang boleh tidak berpuasa dan menggantinya di hari lain. Keringanan ini menunjukkan bahwa aturan Islam diturunkan untuk memudahkan, bukan membebani hamba-hamba-Nya.
Video kajian kali ini akan mengulas hukum puasa Ramadhan bagi orang yang mengalami perubahan status di tengah hari. Misalnya, seseorang yang termasuk uzur seperti orang sakit tidak puasa lalu sembuh total di siang hari, atau anak kecil yang berpuasa kemudian memasuki usia balig di tengah hari. Pembahasan ini akan memberikan kejelasan mengenai apa yang harus dilakukan menurut tuntunan fikih para ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Semoga kajian ini bermanfaat dan menambah pemahaman kita dalam menjalankan ibadah puasa dengan benar.
#puasa #puasaramadhan #fiqihSyafii #ustadzAgus
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!
INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:
Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/
Profil Yufid:
Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:
BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451
Paypal: [email protected]
NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.
3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:
YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid
YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu
YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids
YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv
AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet
YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)
448. Menjadikan Fi’il “Sa’a” seperti “Bi’sa” dan Menjadikan Fi’il “Fa’ula” seperti “Ni’ma” dan “Bi’sa” Bait ke-492 – Bab Ni’ma dan Bi’sa (Alfiyah Ibnu Malik) – Ustadz Agus Waluyo
Pada episode ke-448 ini, Yufid Edu kembali menyajikan pelajaran bahasa Arab tingkat lanjut bersama Ustadz Agus Waluyo. Melalui pembahasan dari kitab syarah Alfiyah Ibnu Malik, para penuntut ilmu diajak memahami kaidah nahwu dan shorof yang menjadi fondasi penting dalam mempelajari bahasa Arab secara mendalam. Video ini merupakan bagian dari rangkaian kajian Alfiyah, sebuah karya monumental yang terdiri dari 1002 bait syair penuh kaidah dan penjelasan gramatikal.
Dalam kajian kali ini, pembahasan difokuskan pada bab Ni’ma dan Bi’sa, dua bentuk fi’il yang sangat dikenal dalam kaidah bahasa Arab. Secara khusus, Ustadz Agus Waluyo akan mengulas bagaimana fi’il “Sa’a” dapat diperlakukan seperti “Bi’sa”, serta bagaimana fi’il “Fa’ula” dapat diposisikan seperti “Ni’ma” dan “Bi’sa”. Penjelasan ini merujuk pada kandungan ilmiah yang terdapat pada bait ke-492 dari Alfiyah Ibnu Malik.
Selain memaparkan kaidah tersebut, Ustadz Agus Waluyo juga menguraikan i’rob bait atau nadhom ke-492 agar pemirsa mendapatkan gambaran lengkap mengenai struktur dan aplikasinya. Pendekatan ini membantu memudahkan santri dan penuntut ilmu dalam memahami perubahan bentuk fi’il serta penggunaannya secara tepat dalam kalimat bahasa Arab.
Pembahasan seperti ini sangat penting bagi mereka yang serius mempelajari ilmu nahwu dan shorof. Sebab, tanpa memahami kaidah fi’il bentuk Ni’ma, Bi’sa, maupun bentuk yang disamakan dengannya, seseorang akan kesulitan menangkap makna dan struktur kalimat dalam berbagai teks berbahasa Arab, baik klasik maupun kontemporer. Kajian ini memberikan pijakan yang lebih kuat dalam memahami pola-pola tersebut.
Video ini sangat direkomendasikan untuk kaum muslimin, terutama para santri, mahasiswa, dan para penuntut ilmu yang sedang memperdalam pemahaman bahasa Arab tingkat lanjut. Semoga pembahasan ini memberikan manfaat dan menambah wawasan dalam memahami detail-detail penting dalam ilmu nahwu dan shorof. Jazakallaahu khairan.
#alfiyahibnumalik #bahasaarab #ilmunahwu
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!
INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:
Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/
Profil Yufid:
Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:
BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451
Paypal: [email protected]
NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.
3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:
YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid
YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu
YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids
YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv
AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet
YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)