Tag : manasik-haji

507. Miqat Makani untuk Haji dan Umrah (Fiqih Mazhab Syafi’i) – Ustadz Agus Waluyo

507. Miqat Makani untuk Haji dan Umrah (Fiqih Mazhab Syafi’i) – Ustadz Agus Waluyo Miqat dalam ibadah haji maupun umrah terbagi menjadi dua macam, yaitu miqat zamani dan miqat makani. Perbedaan miqat zamani dan miqat makani terletak pada aspek yang diatur, di mana zamani berkaitan dengan waktu, sedangkan makani berkaitan dengan tempat. Pembahasan tentang miqat Read More

501. Apakah Orang Buta Wajib Haji? (Fiqih Mazhab Syafi’i) – Ustadz Agus Waluyo

501. Apakah Orang Buta Wajib Haji? (Fiqih Mazhab Syafi’i) – Ustadz Agus Waluyo Ibadah haji adalah salah satu syariat Islam yang sangat istimewa dan memiliki kedudukan agung di sisi Allah subhanahu wata’alaa. Ibadah ini menjadi menarik karena adanya syarat wajib haji yang berkaitan dengan kemampuan atau istithaah. Setiap orang memiliki kondisi yang berbeda dalam hal Read More

500. Syarat Wajib Haji: Mampu Menempuh Perjalanan ke Baitullah (Fiqih Mazhab Syafi’i) – Ustadz Agus

500. Syarat Wajib Haji: Mampu Menempuh Perjalanan ke Baitullah (Fiqih Mazhab Syafi’i) – Ustadz Agus Setiap muslim tentu mempunyai mimpi berangkat haji. Karena ibadah haji adalah amalan yang sangat agung. Perlu dipahami bahwa perjalanan ibadah haji bukanlah untuk tamasya melainkan bentuk ketundukan dan ketaatan kepada syariat Allah subhanahu wata’alaa. Meskipun termasuk rukun Islam, terdapat syarat Read More