Sikap yang Benar dalam Meneladani Ulama (Masail Jahiliyah, Eps. 10) – Ustadz Afifi Abdul Wadud

Ulama suu, siapakah dia? Dia adalah ulama fasik yang memfatwakan sesuatu yang berseberangan dengan syariat. Pada poin Masail Jahiliyah ini, sampailah kita menuju bab Di antara perangai jahiliyah: Mengikuti ulama Suu dan Ahli Ibadah yang bodoh. Siapakah yang layak disebut fasik itu? Fasik adalah mengetahui suatu ilmu, tapi ia menerjangnya. Orang fasik menurut AlKitab bahwa mereka adalah Yahudi, yang mana mereka tidak mengamalkan ilmunya.

Arti fasik dan munafik setali tiga uang, hampir mirip tapi sedikit berbeda. Oleh karena itu, cermatilah hadits Rasul yang memuat 3 wasiat Rasulullah terhadap umatnya. Di dalam hadits ulama pewaris Nabi bahwa mereka tidak mewariskan emas dan permata, melainkan ilmu agama, siapa yang mengambilnya, maka ia telah mendapatkan bagian yang banyak.

Amal tanpa ilmu menyerupai kaum Nashrani yang melahirkan para ahli ibadah yang bodoh. Dan di dalam Islam kita diperintahkan untuk giat menuntut ilmu. Hukum menuntut ilmu agama adalah wajib aini berdasarkan cakupan bidang yang dipelajari (aqidah dan fiqih misalnya). Cara mengamalkan ilmu yang paling paten ialah dengan senantiasa menambah ilmu, agar rasa berat itu hilang saat mengamalkannya, sebab ketaatan membutuhkan kesabaran dalam mendawamkannya.

Dalam video ini disinggung: hadits tentang ilmu dan amal harus sinkron, supaya kaum muslimin terbebas dari mengikuti Yahudi dan Nashrani sebagaimana yang termaktub dalam surat Al-Fatihah. Bagaimana dengan hadits tentang ulama akhir zaman? Sebenarnya perlu dirinci, apabila mereke membolehkan riba, membolehkan makan daging babi, membolehkan khamr, maka yang demikian, tidak membutuhkan penjelasan panjang, sebab terangnya kesalahan yang mereka lakukan.

Tema-tema yang terkait dengan video ini yakni kisah ahli ibadah masuk Neraka, kisah ahli ibadah yang sombong, kisah inspiratif orang berilmu, ulama banyak masuk Neraka mengapa demikian bisa terjadi? Dan hadits tentang fanatik. Semoga kajian berjudul Sikap yang Benar dalam Meneladani Ulama yang disampaikan oleh Fadhilatul Ustadz Afifi Abdul Wadud hafizahullah ini bermanfaat bagi semuanya.

Barakallahu fikum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *