Serial Kitab Tauhid Eps 65: Bab 62 – Larangan Banyak Bersumpah – Ustadz Afifi Abdul Wadud

Hukum sumpah dalam Islam diatur sedemikian rupa dalam rangka mengagungkan Allah Tabaraka Wa Ta’ala. Dalam tema ini adanya larangan banyak bersumpah, sebab pelakunya kurang menjunjung etika kepada Allah. Lantas bagaimana hukum sumpah demi Allah yang laris manis di pasaran?

Atau barangkali ada yang mendengar hukum sumpah AlQuran (AlQuran ditaruh di atas kepala yang disumpah) dan bagaimana hukum sumpah palsu yang laris manis saat menjajakan dagangan. Dalam hal ini mengacu kepada hadits tentang berdagang; yang mana adanya anjuran berlaku jujur dan larangan dari berdusta.

Cara mengagungkan Allah dengan tidak banyak bersumpah demi Allah. Cara kembali kepada Allah dengan taubatan nasuha. Lalu bagaimana cara membatalkan sumpah secara Islam. Atau bagaimanakah sumpah laknat dalam Islam itu? Apakah diperbolehkan?

Menyibak hadits tentang akhlak kepada Allah, di sana disebutkan bahwa seorang muslim yang baik ialah yang mampu beradab dalam hal sumpah. Jika ia membatalkan sumpah maka ia wajib membayar kafarat. Kapan waktu membayar kafarat yang tepat akibat hal ini (yakni kafarat sumpah palsu)?

Sumpah demi Allah baik benar atau dusta diucapkan dengan entengnya, seolah-olah pengucapnya belum membaca hadits tentang amanah dan tanggung jawab. Menjaga amanah dalam Islam itu berat. Demikianpula hadits tentang saksi untuk melariskan sumpah palsu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *