Serial Kitab Tauhid Eps 64: Bab 61 – Hukum Menggambar dalam Islam – Ustadz Afifi Abdul Wadud

Gambar orang shalih sebagai pengantar kepada kesyirikan

Hukum menggambar dalam Islam tidak dialpakan, apalagi hukum menggambar makhluk bernyawa. Adakah lukisan yang diperbolehkan dalam Islam? Atau siapa saja yang mendapat predikat sebagai pelukis Islam? Bahkan ada yang menanyakan kepada kami bagaimana hukum boneka dalam Islam? Mari kita simak bersama …

Asal muasal pelarangan gambar ini saat Rasulullah diceritakan oleh salah seorang istrinya bahwa di gereja orang-orang Nashara banyak dilukis gambar orang-orang shalih di antara mereka. Lalu beliau mengingkari hal tersebut dengan sabdanya sebagai upaya penjagaan terhadap pemurnian tauhid. Sebab hal tersebut mampu mengantarkan kepada kesyirikan.

Syirik adalah menyekutukan Allah dengan selain Allah pada hal-hal yang dikhususkan untuk Allah seperti ubudiyah. Dosa syirik bukan dosa sembarangan, ia adalah dosa besar yang paling besar. Bahaya syirik dan jenis syirik berikut hadits tentang syirik dijelaskan dalam video menarik ini!

Apa itu syirik? ia adalah penyakit yang harus segera dientaskan dari tengah-tengah umat. Darinya Anda dapat mengetahui cara menghindari perbuatan syirik dan akibat perbuatan syirik yang diterima oleh orang-orang yang melakukan amalan syirik melainkan dosa yang berkepanjangan.

Adakah contoh syirik yang nyata selain menggambar wajah orang-orang shalih dalam rangka memberikan semangat dalam beribadah!!! Oleh karena itu taat kepada Allah bukan dengan cara demikian. Rasulullah melarang gambar-gambar ini dalam rangka saddu dzariah (baca: upaya pemurnian tauhid).

Ketahuilah bahwa tauhid adalah ifradullah bil ibadah. Macam macam tauhid yang dikenal ada tiga (tauhid rububiyah, tauhid uluhiyah, tauhid asma wa sifat). Lawan tauhid adalah syirik besar. Tauhid tidak akan pernah bersanding selamanya dengan ghuluw!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *