Serial Kitab Tauhid Eps. 53: Bab 51 – Cara Mengamalkan Asmaul Husna – Ustadz Afifi Abdul Wadud
Memahami asmaul husna dan artinya menjadikan kita memahami apa yang kita ucapkan. Pertanyaan apa arti nama anakmu ? Termasuk soal yang memancing tanya ayahbunda untuk menjawab secara langsung, sebab nama menyandang pemiliknya. Video kali ini membahas tentang asmaul husna dan bagaimanakah cara mengamalkannya? Jumlah asmaul husna tidak hanya terbatas 99 nama saja melainkan tak terbatas sebagaimana makna yang terambil dalam hadits doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “As aluka bikullismin huwa laka sammaita bihi nafsak au ‘alamtahu ahadan min kholqik, au ‘alamtahu fi kitabbik, awista’tsarta fil ‘ilmil ghaibi ‘indak.”
Berdoa dengan asmaul husna ada rambu-rambunya, seperti “Ya Allah ya Razzaq irzuqni … atau ya Allah ya Ghafur ighfirli.” Hadits mengenai asmaul husna banyak diungkap oleh pemateri yakni Ustadz Afifi Abdul Wadud. Sebagian ulama memahami al-Ihsha’ adalah menghafalnya dan sebagian ulama menafsirkan dengan memahaminya. Menghafal asmaul husna membuahkan keimanan dalam tauhid asma wa shifat. Manfaat menghafal asmaul husna dan balasan orang yang menghafal asmaul husna dapat Anda simak dalam kajian kitab Tauhid pada bab tertentu, salah satunya bab ini. Sekali lagi, inilah keutamaan menghafal asmaul husna.
Asmaul husna artinya nama Allah yang indah. Belajar ilmu tauhid sifat 20 saja, termasuk kurang tepat (baca: menyelisihi dalil). Sebab sifat Allah tidak terbatas 20 semata. Sebagaimana keterangan dimuka bahwa nama dan sifat Allah tidak terhingga. Hukum mempelajari ilmu tauhid adalah wajib, karena ia termasuk min babil aula sebelum segala ilmu. Bagaimana seseorang akan menghamba dengan benar, apabila ia tidak paham tauhid. Belajar tauhid dan aqidah sangat urgen melebihi makan dan minum bagi seseorang. Mengapa demikian? Sebab kehidupan hati ada pada mempelajarinya.
Manfaat tauhid yang dirasakan oleh seseorang adalah ia semakin kokoh dengan keimanannya. Mengenal sifat sifat Allah membuahkan taqwa dan mengenal nama Allah yang baik termasuk buah tauhid yang utama. Itu menunjukkan semakin dekatnya seseorang dengan pencipta-Nya, ia mengenal nama-nama sekaligus sifat-sifat-Nya.
Leave a Reply