Serial Kitab Tauhid Eps. 50: Bab 48 – Mengolok Olok Agama – Ustadz Afifi Abdul Wadud

Pengertian iman tidak terhenti pada definisinya saja melainkan praktek amal setelahnya menentukan langkah Anda dalam memajukan Islam. Sekarang ini banyak oknum yang mengolok olok agama. Bagaimana hukum menghina Allah, menghina Rasulullah, dan menghina agama Islam? Kesemuanya termasuk istihza (memperolok-olok agama). Bisa kita kategorikan bahwa ceramah ini sebagai pembendung terhadap video menghina Islam terbaru (sebab seakan tiada putusnya, sambung menyambung kasusnya. Usai kasus ini, berganti kasus yang lain). Istihza termasuk salah satu dari pembatal keislaman yang selayaknya diwaspadai.

Disebutkan terkait ayat AlQuran tentang mengolok olok terdapat dalam surat At-Taubah: 64-66 yang artinya, “Orang-orang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi di dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: “Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan RasulNya)”. Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti. Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanya bersenda-gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya, kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami mema’afkan segolongan dari kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengadzab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa.”

Dalam ayat di atas terdapat dalil iman kepada Allah, maksudnya orang yang beriman tidak mungkin melakukan hal negatif tersebut. Dan perkara itu termasuk aplikasi dari rukun iman kepada Allah, yakni ia beriman dengan konsekuensi dari keimanan (iman bi wujudilah, iman bi rububiyah, dan seterusnya). Pengertian iman kepada Allah dapat Anda perluas / perdalam maknanya dalam kitab-kitab akidah, di antaranya melalui kitab Tauhid ini. Anda akan dikenalkan cara beriman kepada Allah yang benar dan mengetahui hikmah iman kepada Allah.

Tahukah Anda azab orang yang menghina Islam ? Disebutkan dalam salah satu riwayat bahwa ada yang dihancurkan kerajaannya sebagaimana Jaifar yang merobek-robek surat dari Rasulullah. Dalam kisah tersebut terdapat soal jawab yang terkait erat dengan pertanyaan tentang tauhid. Dan sebagaimana kajian sebelumnya disebutkan perihal dalil tentang asmaul husna dan jumlah asmaul husna (bila tidak terlewat dibahas) meski secara ringkas dan berlanjut kepada pembahasan menarik setelahnya yakni menghina Islam. Apakah itu menghina Islam di Facebook atau dalam bentuk kartun yang menghina Islam. Masuk di sini game-game yang melecehkan Islam. Wallahul musta’an.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *