Serial Kitab Tauhid Eps. 09: Bab 06 – Tauhid yang Benar Tanpa Wasilah – Ustadz Afifi Abdul Wadud

Ajaran Wahabi bagi sebagian orang dianggap ajaran yang paling ekstrim. Menurut mereka, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam berdakwah tidak sebagaimana beliau (Syaikh Muhammad at-Tamimi). Buku Tauhid Islam yang beliau susun adalah bukti bahwa beliau berdakwah sesuai tuntunan Nabi. Barangsiapa mengingkarinya maka ia telah salah menduga.

Arti tauhid ialah mengikhlaskan peribadahan kepada Allah semata. Tauhid tanpa wasilah (perantara). Apakah itu Malaikat yang dekat, Nabi yang diutus, orang shalih, dan selainnya adalah makhluk Allah yang tidak patut membersamai Allah dalam hal tauhid. Cara mendekatkan diri kepada Allah (cara makrifat kepada Allah) adalah dengan mentauhidkanNya dan menjauhi kesyirikan kepadaNya. Cara yang bertawasul yang benar dijelaskan oleh Rasulullah dalam banyak haditsnya.

Adapun bacaan tawasulan yang sekarang kita dengar (seperti:bacaan hadoroh tawasul; bacaan hadiah tawasul; bacaan wasilah; buku sedulur papat limo pancer) maka harus ditimbang dengan alQuran dan Hadis. Jika sesuai, maka kita terima dan jika tidak, maka kita ingkari.

Dalil tauhid di antaranya, (artinya) “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah di jalan-Nya supaya kalian mendapatkan keberuntungan.” (Surat al-Maidah: 35)

Adapun perihal tawasul secara detail, tak lupa pemateri singgung dalam video ini, selamat menyimak!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *