Kajian Kitab: Kitab Tauhid, Pertemuan 30 (Bahaya Riya’) – Ustadz Ikrimah

Bahaya riya’ sangat dahsyat, tidak tanggung-tanggung, ia mampu meruntuhkan amalan seseorang. Menurut dr. Adika Mianoki, “Yang dimaksud riya’ adalah melakukan suatu amalan agar orang lain bisa melihatnya kemudian memuji dirinya. Termasuk ke dalam riya’ yaitu sum’ah, yakni melakukan suatu amalan agar orang lain mendengar apa yang kita lakukan, sehinga pujian dan ketenaran pun datang tenar. Read More

Kajian Kitab: Kitab Tauhid, Pertemuan 29 (Cara Mengobati Riya) – Ustadz Ikrimah

ara mengobati riya’ dengan cara yang ampuh hanya dapat dilakukan dengan meminta taufik dari Allah Ta’ala. Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas berkata, “Bila diketahui bahwa riya’ itu dapat menggugurkan pahala amal sekaligus merusaknya dan mendatangkan kemurkaan Allah, maka harus ada usaha yang serius untuk mengenyahkannya. Mengobati penyakit riya’ terdiri dari ilmu dan amal. Rasanya Read More

Kajian Kitab: Kitab Tauhid, Pertemuan 28 (Sabar dan Tingkatannya) – Ustadz Ikrimah

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Sabar adalah meneguhkan diri dalam menjalankan ketaatan kepada Allah, menahannya dari perbuatan maksiat kepada Allah, serta menjaganya dari perasaan dan sikap marah dalam menghadapi takdir Allah….” (Syarh Tsalatsatul Ushul, hal. 24) Sabar adalah pilar kebahagiaan seorang hamba. Dengan kesabaran itulah seorang hamba akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten Read More

Kajian Kitab: Kitab Tauhid, Pertemuan 27 (Jangan Merasa Aman dari Makar Allah) – Ustadz Ikrimah

Jangan merasa aman dari makar Allah, tidaklah datang adzab dari Allah melainkan penduduk negerinya sudah melampaui batas. Allah berfirman: وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُواْ وَاتَّقَواْ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ وَلَـكِن كَذَّبُواْ فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُواْ يَكْسِبُونَ “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri tersebut beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan Read More

Kajian Kitab: Kitab Tauhid, Pertemuan 26 (Hakekat Tawakal) – Ustadz Ikrimah

Imam Ibnul Qayyim berkata: “Tawakkal kepada Allah adalah termasuk sebab yang paling kuat untuk melindungi diri seorang hamba dari gangguan, kezhaliman dan permusuhan orang lain yang tidak mampu dihadapinya sendiri. Allah akan memberikan kecukupan kepada orang yang bertawakkal kepada-Nya. Barangsiapa yang telah diberi kecukupan dan dijaga oleh Allah Ta’ala maka tidak ada harapan bagi musuh-musuhnya Read More

Kajian Kitab: Kitab Tauhid, Pertemuan 24 (Sebab-Sebab yang Mendatangkan Cinta) – Ustadz Ikrimah

Mahabatullah (cinta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala) semestinya menjadi prinsip nomor wahid bagi seorang muslim. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Katakanlah: “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluarga, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai adalah lebih kamu cintai lebih daripada Allah dan RasulNya dan Read More

Kajian Kitab: Kitab Tauhid, Pertemuan 23 – Ustadz Ikrimah

Tauhid secara bahasa arab merupakan bentuk masdar dari fi’il wahhada-yuwahhidu (dengan huruf ha di tasydid), yang artinya menjadikan sesuatu satu saja. Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin berkata: “Makna ini tidak tepat kecuali diikuti dengan penafian. Yaitu menafikan segala sesuatu selain sesuatu yang kita jadikan satu saja, kemudian baru menetapkannya” (Syarh Tsalatsatil Ushul, 39). Secara Read More

Kajian Kitab: Kitab Tauhid, Pertemuan 22 – Ustadz Ikrimah

Tauhid secara bahasa arab merupakan bentuk masdar dari fi’il wahhada-yuwahhidu (dengan huruf ha di tasydid), yang artinya menjadikan sesuatu satu saja. Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin berkata: “Makna ini tidak tepat kecuali diikuti dengan penafian. Yaitu menafikan segala sesuatu selain sesuatu yang kita jadikan satu saja, kemudian baru menetapkannya” (Syarh Tsalatsatil Ushul, 39). Secara Read More

Kajian Kitab: Kitab Tauhid, Pertemuan 21 (Sihir, Dukun, dan Tathayyur) – Ustadz Ikrimah

Kitab legendaris ini telah memasuki pertemuan ke-21, setelah di awal bab, penyusun memaparkan secara gamblang tentang pengertian tauhid dan keutamaannya. Adapun setelahnya ialah contoh-contoh yang menafikan (meniadakan) tauhid pada diri seseorang. Dengan kata lain, inilah contoh-contoh kesyirikan itu … di antaranya adalah perbuatan sihir yang dilakukan oleh dukun-dukun. Masuk di sini para peramal dengan ramalannya. Read More

1 276 277 278 279 280 332