Nama dan Sifat Allah (Aqidah Wasithiyah Eps. 05) – Ustadz Abu Isa Abdullah bin Salam

Asma Allah dan sifat Allah adalah dua kajian yang teramat penting dalam pembahasan aqidah, siapa yang tidak pernah mempelajarinya, maka dikhawatirkan ia terjatuh ke dalam lubang penyelewengan makna terhadap nama dan sifat Allah. Dua bahasan ini masih ada kaitannya dengan rukun iman. Rukun iman dan Islam adalah dua pondasi utama bagi seorang muslim dan muslimah. Inilah yang sering disebut sebagai aqidah Ahlussunnah wal Jamaah.

Ahlussunnah wal Jamaah adalah sebutan lain bagi ahlul Islam (baca: muslim) dan istilah tersebut muncul, saat fitnah melanda; adanya para perusak Islam yang menambah dan mengurangi agama, lalu mereka dilaqabi dengan Ahlul Bid’ah wal Furqah. Dalam hal ini, kita dibekali makna iman yang mendalam. Disebutkanpula dalil iman kepada Allah. Sayangnya, video ini tidak membahas jumlah asmaul husna yang kondang itu. Memang kita kenal asmaul husna dan manfaatnya bagi kejiwaan seseorang, salah satunya ia lebih tenang dalam menjalani hidup, sebab ia lebih mengenal Allah Ta’ala.

Dalam tafsir asmaul husna, kita mengenal sifat Allah yang azali dan yang sifatnya baru. Tidak ada sifat mustahil bagi Allah, ini yang kita imani. Jauh dari kesan tahrif, ta’til, takyif, dan tamtsil. Penyelewengan ini terjadi biasanya terjadi karena syubhat, Jarang terjadi pada orang awam. Agama tanpa ilmu akan kacau balau, dan dengan ilmu yang tidak semestinya (baca: tidak mengambil petunjuk Rasulullah), maka akan membinasakan pelakunya, begitupun yang mengikutinya. Auto beramal tanpa ilmu itu pasti.

Takwil adalah mengalihkan makna sebuah lafazh ayat ke makna lain yang lebih sesuai karena alasan yang dapat diterima oleh akal atau dengan kata lain sama dengan tafsir. Takwil ada yang benar dan ada yang keliru. Adakah perbedaan takwil dan tafsir? Bukan di sini pembahasannya. Adapun Ahlussunah menafsirkan nama dan sifat sesuai zahirnya, adapun kaifiyat dikembalikan kepada Allah. Yang dimaksud pengertian zahir ialah yang nampak dan dapat diketahui artinya.

Contoh perilaku yang menyimpang dalam bab ini telah kita sebutkan dalam alinea ketiga. Mari kita mengenal Allah sebaik-baiknya. Salah satu Cara mengenal Allah ialah dengan mempelajari asma wa sifat. Beriman kepada Allah terhadap asma wa sifat menumbuhkan iman yang hakiki, insya Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *