Kitab Ushulus Sunnah Imam Ahmad, Eps. 06 – Ustadz Dr. Sufyan Baswedan

Hukum rajam dalam Islam telah dijelaskan sedemikian rupa, malamnya seperti siangnya. Artinya hanya orang-orang yang mendustakan syariat yang menolaknya. Inilah bahasan ringan seputar rajam dalam Islam atau sering diistilahkan dengan hukum had. Tak lupa paparan ringkas seputar pengertian secara umum dan kaitan kitab ini dengan aqidah umat Islam. Aqidah adalah pokok pokok agama yang tidak boleh diselisihi oleh seorang pun. Hal ini merupakan penjabaran dari makna rukun iman dan rukun Islam yang sering kita kaji bersama.

Dan sampailah pada episode terakhir Ushulus Sunnah karya Imam Ahmad rahimahullah pada bab Surga dan Neraka. Ketahuilah bahwa Surga tertinggi bermana Surga Firdaus. Kesemua Surga pemiliknya adalah Allah, maka yang ada hanya Surga Allah bukan selain-Nya. Dan kebalikan dari bahasan Surga yaitu Neraka Jahanam. Tempat yang disediakan bagi mereka para pendosa. Adanya Neraka dan Surga sebagai pengingat seorang muslim bahwa dunia hanya sementara, dunia adalah ladang untuk beramal sebanyak-banyaknya. Simpan tanya Anda: Surga ada berapa? Sebab Surga itu benar adanya berdasarkan nash-nash yang sharih.

Tentang kengerian Neraka, maka di sana ada Neraka Hawiyah dan Neraka lain yang tak kalah dari segi siksaannya yaitu Neraka Wail. Neraka adalah persinggahan terakhir bagi hamba-hamba Allah kecuali bagi mereka yang diselamatkan hingga digelari Jahanamiyun dalam satu redaksi hadits. Seorang muslim yang baik selalu menggali hikmah beriman kepada hari akhir dalam setiap detiknya, ia ingat tanda tanda hari Kiamat menurut AlQuran yang dari hari ke hari makin tampak nyata, jika telah tampak tanda ini, maka beralih kepada tanda itu. Inilah buah dari iman kepada hari akhir, merasakan keimanan yang luar biasa, insya Allah. Ia pelajari dengan baik, apa saja tanda kiamat Kubra yang termaktub dalam hadits Jibril yang populer itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *