Kitab Ushulus Sittah, Eps. 03 (Bahaya Syirik) – Ustadz Abu Isa

Bahaya syirik saat ini atau nanti tidak bisa dibiarkan … mengapa demikian? Sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam merasa tidak tenang dengan adanya kesyirikan yang masih terjadi di suatu daerah hingga akhirnya beliau mengutus salah seorang shahabatnya untuk memberantas patung sesembahan bani Fulan. Syirik adalah dosa besar yang paling besar!

Salah satu syirik yang diremehkan keberadaannya ialah syirik kecil seperti riya dan semacamnya. Syirik dalam uluhiyah yang dikemukakan dari hadits tentang syirik menyebutkan di antaranya contoh syirik besar yang dilakukan oleh kaum musyrikin yakni syirik dalam rububiyah. Karenanya mereka disebut sebagai musyrik. Musyrik adalah mereka-mereka yang tidak beribadah kepada Allah secara murni tapi menduakan dengan selain-Nya.

Macam macam syirik yang kita ketahui bersama ialah ada dua: syirik besar dan syirik kecil. Dalam tema sebelumnya ada petuah berupa nasehat untuk hindari kesyirikan Anda akan diampuni. Di mana disebutkan cara menghindari syirik yang kadung merata bahayanya. Menuju Syahadat tauhid, Lailahaillallah artinya mengesakan Allah di dalam peribadatan. Dosa syirik yang dikhawatirkan oleh para Nabi dan Rasul, bukan sembarang dosa, sebab ia termasuk perkara dosa yang membinasakan pelakunya.

Menelaah dalil tentang syirik dan akibat perbuatan syirik yang kadang terjadi … tidak bisa lagi dielakkan. Pada video kali ini Anda akan diajak untuk bagaimana ikhlas karena allah, agar ikhlas beramal, menapaki pengertian tauhid, mendalami pentingnya tauhid yang harus segera didakwahkan secara kontinyu, memantapkan bahasan macam macam tauhid agar sinkron dengan pembahasan syirik. Di sini Ustadz Abu Isa menyoal bahasan penting yakni menyekutukan Allah yang mana termasuk syirik jali sebagaimana dijelaskan pada dalil syirik di muka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *