Itiqad Firqatun Najiyah (Aqidah Wasithiyah Eps. 03) – Ustadz Abu Isa Abdullah bin Salam

Dewasa ini, peran aqidah sangat berpengaruh dalam membangun kepribadian seorang muslim. Oleh karena itu, mendalami ilmu aqidah adalah keniscayaan. Pengertian aqidah Aqidah secara bahasa berasal dari kata ‘aqd yang berarti mempererat, mengokohkan, dan mengikat dengan kuat. Dan pengertian aqidah ISLAM ini akan tampak dengan melihat pengertiannya secara istilah aqidah adalah keyakinan yang kuat yang tidak dimasuki oleh keraguan.

Dengan demikian, aqidah Islam berarti keimanan yang kuat kepada Allah Ta’ala dengan melaksanakan kewajiban berupa tauhid dan taat kepada-Nya, demikian juga beriman kepada malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, hari akhir, dan beriman kepada qadar serta mengimani semua yang sudah shahih tentang prinsip-prinsip agama (ushuluddin), perkara-perkara yang ghaib, berita yang disebutkan dalam Alquran maupun sunah baik ‘ilmiyyah (sebagai pengetahuan yang harus diyakini) maupun ‘amaliyyah (pengetahuan yang harus diamalkan). (Kutipan artikel dari yufidia)

Dan ada kaitannya antara pengertian aqidah dan pengertian Ahlussunnah wal jamaah. Dari sini, kita ketahui bahwa pentingnya aqidah dalam kehidupan. Salah satu tokoh Ahlussunnah wal jamaah yang paling berpengaruh di masa kitab ini ditulis yakni penyusunnya; Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah. Beliau memaparkan itiqad firqatun najiyah yang merupakan inti sari manhaj salaf. Manhaj salaf ialah manhajnya para sahabat, yang mana mereka adalah sebaik-baik kurun menurut rekomendasi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. “Khairunnasi qarny, tsummalladzina yalunahum, tsummalladizina yalunahum.”

Ustadz Abu Isa memaparkan sejarah Ahlussunnah wal Jamaah dalam beberapa poin kitab Syarah Aqidah Wasithiyah. Di dalam kitab tersebut, terdapat isyarat perpecahan umat Islam akhir zaman. Umat ini akan terpecah menjadi 73 golongan. Pemaparan hal itu sebagai bukti akan kerasulan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mengabarkan hal-hal di masa depan. Dan merupakan bukti kebenaran wahyu beliau, bahwa umat ini tidak akan hancur dibinasakan oleh musuh dari luar Islam, akan tetapi mereka saling berselisih antar sesamanya.

Generasi salaf adalah generasi idaman, padanya kita berkaca, sebab mengikuti teladan yang baik, maka hasilnya pun akan baik. Nama lain dari Firqatun Najiyah adalah Al Ghuraba, yakni orang-orang yang terasing dengan kebaikan saat akhlak manusia telah rusak. Dan nama lain dari Ahlussunnah wal jamaah adalah Thaifah Manshurah (orang yang memiliki sifat-sifat seperti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya). Bagaimanakah ciri ciri Thaifah Manshurah? Ciri ciri mereka sebagaimana ciri yang melekat pada Ahlussunnah.

Tidak terasa, kita sudah menapaki season ke tiga dari Serial Aqidah Wasithiyah yang menjelaskan i’tiqad Ahlusunnah wal jamaah, di antaranya mendetailkan pengertian iman menurut para ulama (agar perselisihan pendapat hilang karenanya). Mempelajari ilmu agama termasuk cara menjemput hidayah Allah yang paling tepat. Dan dalam mempelajari agama, terdapat pengajaran tauhid. Tauhid adalah pemurnian ibadah hanya kepada Allah semata, tanpa menyekutukannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *