Ingkar Kepada Sifat-Sifat Allah (Aqidah Wasithiyah Eps. 06) – Ustadz Abu Isa Abdullah bin Salam

Tafsir asmaul husna merupakan wujud dari iman kepada Allah dalam nama-nama-Nya. Mengapa perlu ditafsirkan? Agar seorang hamba makin mengenal Rabb-Nya. Mengenal sifat Allah termasuk rangkaian dalam memahami nama-nama Allah. Dan dari paparan ini kita mengenal tidak adanya sifat mustahil bagi Allah dan membungkam mulut orang-orang yang berbicara agama tanpa ilmu atau sebaliknya beramal tanpa ilmu.

Ingkar kepada sifat-sifat Allah adalah tema yang dibahas dalam episode ke enam ini, masih dalam kitab yang sama; Al-Aqidah Al-Wasithiyah. Semakin kita mendalami kitab ini, kita lebih mengetahui asma Allah yang jumlahnya banyak. Nama dan sifat Allah, dua hal yang tidak terpisahkan. Bab yang Anda simak ini masuk dalam kurikulum rukun Iman dan rukun Islam. Rukun iman dan rukun Islam adalah dua pondasi yang mendasari agama ini. Dan mengimani asma wa sifat sebagaimana datangnya termasuk ciri khas Ahlussunnah wal Jamaah.

Ahlussunnah wal Jamaah adalah nama lain dari Ahlul Islam, saat merebak adanya Ahlul Bid’ah di beberapa tempat. Beralih kepada makna iman; dalil iman kepada Allah, dan jumlah asmaul husna atau mengetahui asmaul husna dan manfaatnya, semuanya dijabarkan secara luas oleh Ustadz Abu Isa hafizahullah tanpa takwil yang batil. Takwil adalah menafsirkan sesuatu. Ada perbedaan takwil dan tafsir di sisi para ulama dan membutuhkan kajian tersendiri. Membahas sifat sifat Allah yang terkandung dalam makna iman kepada Allah membuahkan iman yang mantap, insya Allah.

Simakpula penjelasan dari hadits tentang aqidah, mengenal sifat Allah yang azali maupun yang baru, mengenal lebih dalam tauhid asma wa sifat, dan konsekuensi iman secara umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *