Hushulul Ma’muul fi Syarhi Tsalatsatil Ushul, Eps. 15 – Ustadz Aris Munandar

Tasyabbuh adalah bentuk menyerupai orang-orang kafir dalam beragama. Lebih lanjut, akan kita kupas; Apa itu tasyabbuh? Berdasarkan hadits tasyabbuh yang berbunyi “man tasyabbaha biqaumin fahuwa minhum” Hal itu menunjukkan larangan tasyabbuh secara umum. Hal ini yang bisa dijadikan dasar saat kita membahas tentang hukum tasyabbuh.

Kaidahnya, menyerupai perkara dzahir, maka dikhawatirkan menyerupai secara batin. Dan dalam hal ini terdapat larangan berpakaian dalam Islam yakni memakai pakaian yang menjadi ciri khas orang kafir secara khusus. Adapun pakaian yang dipakai oleh kaum muslimin dan kaum kafirin, maka yang demikian bukan sebagai patokan.

Menyoal Al Wala wal Bara, maka di sini terdapat hukum membela orang kafir dapat menjerumuskan seseorang ke dalam kekafiran, sebab ia telah melakukan salah satu pembatal keislaman dan pada bab ini terdapat rincian.

Kembali soal pakaian, dalam hal ini terdapat hal yang samar. Karena hampir hari ini tidak bisa dibedakan. Tujuan berpakaian menurut Islam agar seseorang menutup aurat dan keutamaan berpakaian sesuai syariat Islam; agar membedakan dirinya dengan orang-orang di luar Islam.

Syiar Islam adalah hal-hal yang biasa dilakukan kaum muslimin seperti menampakkan adzan, shalat berjamaah, shalat tarawih, shalat jumat. Adapun terkait dengan adat seperti berpakaian, maka tiap daerah berbeda-beda: adanya sarung, peci, imamah, baju koko, gamis, jubah, dan hal tersebut tidak bisa dijadikan ukuran.

Salah satu jenis kafir yaitu kafir dzimmi. Perlu Anda ketahui pembagian jenis kafir ada empat: kafir muahad, kafir dzimmi, kafir musta’aman dan kafir harbi. Kesemuanya terdapat penjelasan yang lebih rinci.

Di antara hikmah hijrah ialah seseorang dapat menegakkan agamanya. Seperti mengumandangkan adzan , Hayya alas Salah … makna adzan artinya panggilan kepada kaum muslimin untuk bersegera menuju masjid dan melakukan shalat berjamaah.

Hikmah beriman kepada Rasul mendatangkan ittiba yang benar, khususnya ittiba kepada Nabi Muhammad yang mana beliau sebagai khatamun nabiyyun. Khatamul anbiya artinya penutup para Nabi.

Hanya ini yang dapat kami sampaikan, simak terus dua seri berikutnya (menuju akhir video). Belum Tamat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *