Hushulul Ma’muul fi Syarhi Tsalatsatil Ushul, Eps. 06 – Ustadz Aris Munandar

Mengenal Allah bagaimana caranya? Ada yang tahu? Alhamdulillah wa shalatu wa salam ‘ala Rasulillah wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in, Amma Ba’du: Cara mengenal Allah yang baik dan benar telah dijelaskan dalam syariat dan seorang muslim yang baik ialah yang mampu menerima syariat tersebut lalu meyakini dan mengamalkannya. Siapa Allah? Dia lah Rabb sesembahan sekalian alam (manusia, jin, dan makhluk2Nya yang lain). Para ulama telah membuat bab dalam rangka memudahkan pemahaman para thalibil ilmi yakni dengan membuat permisalan terkait cara mengenal Allah lewat akal, sebagaimana yang dilakukan oleh Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah dalam kitab Al Qawaidul Mutsla.

Disebutkan dalam bahasan ini; dalil mengenal Allah yaitu Alhamdulillahirrabbil ‘alamin, lalu pemateri menyempurnakan faidah dengan mengutip tafsir Alfatihah dari Imam Ibu Katsir rahimahullah. Alam semesta ciptaan Allah … semuanya, bahkan di sini disebutkan definisi alam versi syariat. Mau tahu? Cara mengenal Allah lebih dekat dengan melalui dua cara; melalui ayat syar’iyah dan ayat kauniyah. Ayat kauniyah adalah mengenal Allah melalui hasil ciptaan-Nya; gunung, langit, bumi, laut, matahari, dsb. Sedangkan ayat syar’iyah yaitu mengenal Allah melalui tadabbur terhadap AlQuran dan sunnah-sunnah Nabawiyah. Itulah cara mengenal Allah dalam Islam yang dikenal.

Cara mengenal Allah melalui alam semesta biasa disebutkan dengan istilah melihat dengan ayat kauniyah pada sebagian contoh tauhid rububiyah yang tertuang dalam kajian Hushulul Ma’mul Fi Syarhi Tsalasatil Ushul bersama Ustadz Aris Munandar hafizahullah. Bahasan ini mengantarkan kepada kunci menuju makrifat yang sesungguhnya; yaitu seseorang semakin lebih dekat kepada Rabb-Nya. Oleh karena itu, belajar tauhid itu penting; mulai dari mempelajari pengertian tauhid; pertanyaan tentang tauhid (metode tanya jawab seperti ini sering dipakai oleh para ulama dalam mendekatkan pemahaman baik dalam ceramah maupun dalam karya tulis mereka); mengenal macam macam tauhid, guna memudahkan seseorang menangkap suatu hikmah yang terkandung dalam pensyariatan terhadap sesuatu. Hal ini bisa terlihat dengan cara melihat contoh taat kepada Allah; shalat, puasa, dan pelaksanaan syariat lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *