Dampak Buruk Fitnah (Atsarul Fitan): Muqoddimah – Ustadz Afifi Abdul Wadud
Fitnah datang silih berganti, hampir-hampir membuat kaum muslimin terperosok ke jurang yang dalam. Fitnah syahwat yang merusak hati dan fitnah syubhat yang merusak akal fikiran..
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
بَادِرُوا بِالأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِى كَافِرًا أَوْ يُمْسِى مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا
“Bersegeralah melakukan amalan sholih sebelum datang fitnah (musibah) seperti potongan malam yang gelap. Yaitu seseorang pada waktu pagi dalam keadaan beriman dan di sore hari dalam keadaan kafir. Ada pula yang sore hari dalam keadaan beriman dan di pagi hari dalam keadaan kafir. Ia menjual agamanya karena sedikit dari keuntungan dunia.”
(HR. Muslim, no. 118)
Leave a Reply