5. Mimpi Nabi Yusuf ‘alaihissalam (Nasehat Nabi Ya’qub) – Faedah Bahasa Arab – Ust Dr. Rizky Gumilar

Mimpi Nabi Yusuf ‘alaihissalam (Bagian 5) – Faedah Bahasa Arab

Kisah Nabi Yusuf ‘alaihissalam dalam Al-Qur’an merupakan salah satu kisah yang penuh dengan pelajaran iman, akhlak, dan hikmah kehidupan. Pada pembahasan kali ini, kita akan melihat bagaimana respons Nabi Ya’qub ‘alaihissalam ketika mendengar cerita mimpi dari putranya, Nabi Yusuf ‘alaihissalam. Peristiwa ini disebutkan dalam Surah Yusuf ayat kelima, ketika Nabi Ya’qub menasihati putranya dengan penuh kelembutan agar tidak menceritakan mimpinya kepada saudara-saudaranya.

Dalam ayat tersebut, Nabi Ya’qub memanggil putranya dengan panggilan yang sangat lembut, yaitu “Bunayya” yang berarti “wahai anakku tersayang.” Lafaz ini termasuk dalam bentuk tashghir dalam ilmu sharaf yang berfungsi untuk menunjukkan rasa kasih sayang dan kelembutan. Panggilan ini bukan hanya untuk anak kecil, tetapi juga dapat digunakan kepada anak yang sudah dewasa sebagai ungkapan cinta dan perhatian seorang ayah kepada anaknya.

Nasihat Nabi Ya’qub kepada Nabi Yusuf juga menunjukkan kebijaksanaan seorang ayah dalam menjaga keselamatan anaknya. Beliau berkata agar Yusuf tidak mengisahkan mimpinya kepada saudara-saudaranya, karena dikhawatirkan mereka akan membuat makar akibat rasa dengki. Dalam ayat ini digunakan lafaz “la taqsus” yang berarti “jangan engkau kisahkan.” Pemilihan kata ini mengandung makna yang dalam dalam bahasa Arab.

Secara bahasa, kata qashsha mengandung makna mengikuti sesuatu secara runtut dan berkesinambungan. Oleh karena itu, kata la taqsus menunjukkan larangan untuk menceritakan mimpi tersebut secara lengkap dari awal hingga akhir. Apabila mimpi tersebut diceritakan secara utuh, dikhawatirkan saudara-saudara Nabi Yusuf dapat memahami makna dan ta’wilnya, sehingga berpotensi menimbulkan kedengkian dan bahaya bagi Nabi Yusuf ‘alaihissalam.

Dari kisah ini kita juga dapat mengambil pelajaran tentang hubungan yang penuh kedekatan antara seorang anak dan ayahnya. Nabi Yusuf merasa aman dan percaya kepada ayahnya sehingga beliau menceritakan mimpinya tanpa rasa ragu. Nasihat Nabi Ya’qub pun disampaikan dengan penuh kasih sayang dan kebijaksanaan. Pada pembahasan selanjutnya, insya Allah akan dijelaskan apakah mimpi Nabi Yusuf tersebut benar-benar berasal dari Allah Ta’ala sebagai wahyu kenabian atau bukan.

#tafsirquran #bahasaarab #suratyusuf
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!

INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:

Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/

Profil Yufid:

Profil Yufid Network

Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:

Donasi untuk Yufid

DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451

Paypal: [email protected]

NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.

3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:

YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid

YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu

YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv

AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet

YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *