Category : Video

497. Hal-Hal yang Harus Diselesaikan sebelum Berangkat Haji (Fiqih Mazhab Syafi’i) – Ustadz Agus

Menunaikan ibadah haji membutuhkan persiapan yang matang, bukan hanya dari sisi fisik tetapi juga dari sisi keuangan dan tanggung jawab. Banyak orang ingin segera berangkat haji tapi masih punya utang yang belum dibayar. Hal ini penting dibahas karena biaya naik haji 1 orang saja sudah besar, sementara perjalanan haji dari awal sampai akhir membutuhkan bekal tidak sedikit. Oleh sebab itu, seseorang harus benar-benar memastikan bahwa dirinya memiliki kemampuan melakukan ibadah haji sebelum memutuskan untuk berangkat.

Bolehkah pergi haji kalau punya utang atau haji punya hutang? Salah satu masalah yang sering terjadi adalah tidak tahu prioritas antara haji dengan hutang. Padahal dalam syariat, bayar hutang dan haji adalah dua hal hukumnya wajib tetapi keduanya memiliki urutan yang harus diperhatikan. Para ulama menjelaskan bahwa orang yang masih memiliki tanggungan utang perlu mempertimbangkannya dengan serius.

Para ulama memotivasi untuk selesaikan hutang sebelum haji jika utang tersebut sudah jatuh tempo dan harus dibayar. Hal ini termasuk bagian dari tanggung jawab yang tidak boleh diabaikan. Jika seseorang memaksakan diri berangkat tanpa menyelesaikan kewajiban maka ia belum termasuk orang yang sempurna dalam kemampuan melakukan ibadah haji. Oleh karena itu, melunasi utang menjadi bagian penting dari persiapan sebelum berangkat haji yang harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh.

Selain masalah keuangan, ada juga berbagai persiapan untuk ibadah haji dan umrah yang perlu dilakukan. Termasuk di dalamnya adalah memahami manasik, menjaga kesehatan, serta menyiapkan barang bawaan saat haji secukupnya. Banyak orang hanya fokus pada perlengkapan, padahal apa saja persiapan haji untuk pria maupun wanita tidak hanya berkaitan dengan barang, tetapi juga kesiapan ilmu, mental, dan tanggung jawab yang harus ditunaikan sebelum berangkat.

Kesimpulannya, persiapan sebelum berangkat haji tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Selain menyiapkan biaya dan perlengkapan, seorang muslim harus memastikan bahwa ia tidak meninggalkan kewajiban yang lebih dahulu harus diselesaikan. Masalah utang, tanggungan keluarga, dan kebutuhan perjalanan harus diperhatikan dengan baik, karena perjalanan haji dari awal sampai akhir membutuhkan bekal tidak sedikit. Dengan persiapan yang benar, diharapkan ibadah haji dapat dilakukan secara sempurna sesuai tuntunan syariat yang benar.

#haji #umrah #fiqihSyafii #ustadzAgus

*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!

INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:

Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/

Profil Yufid:

Profil Yufid Network

Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:

Donasi untuk Yufid

DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451

Paypal: [email protected]

NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.

3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:

YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid

YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu

YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv

AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet

YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)

496. Syarat-Syarat Disebut Memiliki Kemampuan Secara Langsung (Fiqih Mazhab Syafi’i) – Ustadz Agus

Kewajiban haji telah dijelaskan dengan tegas dalam ayat tentang ibadah haji, yaitu firman Allah dalam dalil QS Ali Imran 97 tentang haji. Pada ayat tersebut Allah menjelaskan bahwa haji diwajibkan bagi manusia yang mampu melaksanakannya. Inilah kandungan surat Ali Imran 97 yang menjadi dasar utama para ulama dalam menetapkan hukum haji. Dari ayat ini dipahami bahwa ibadah haji bagi yang mampu hukumnya wajib, sedangkan bagi yang belum mampu maka tidak dibebani kewajiban.

Berhubung kewajiban haji berkaitan dengan kemampuan maka para ulama menjelaskan adanya syarat wajib haji yang harus terpenuhi sebelum seseorang diwajibkan berangkat ke Tanah Suci. Salah satu syarat terpenting adalah kemampuan. Oleh sebab itu, pembahasan tentang syarat kemampuan haji menjadi bagian penting dalam fikih haji. Kemampuan yang dimaksud bukan hanya keinginan tetapi benar-benar memiliki kesiapan yang cukup untuk melaksanakan ibadah tersebut.

Dalam penjelasan para ulama, terdapat beberapa ciri kemampuan haji yang menunjukkan bahwa seseorang telah memenuhi syarat wajib. Di antara ciri kemampuan dalam ibadah haji adalah memiliki kesehatan yang memungkinkan untuk melakukan perjalanan, memiliki biaya yang cukup, serta adanya keamanan dalam perjalanan. Inilah yang dimaksud dengan kemampuan menunaikan haji yang disebutkan dalam ayat Al-Qur’an dan dijelaskan dalam kitab-kitab fikih.

Selain itu, perlu dipahami juga apa saja faktor yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk menunaikan haji. Faktor tersebut meliputi kemampuan fisik, kemampuan finansial, serta adanya sarana perjalanan yang aman. Semua ini termasuk dalam pembahasan kemampuan seseorang untuk melaksanakan ibadah haji yang menjadi syarat sebelum kewajiban haji berlaku. Jika salah satu faktor tidak terpenuhi, maka seseorang belum dianggap mampu secara syariat.

Dengan memahami ayat tentang ibadah haji, mengetahui syarat wajib haji, serta memahami syarat kemampuan haji, seorang muslim dapat bersikap lebih bijak dalam menyikapi kewajiban ini. Haji bukan sekadar keinginan, tetapi ibadah yang memiliki aturan yang jelas. Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya berusaha memenuhi ciri kemampuan haji agar ketika Allah memberikan kesempatan, ia dapat melaksanakan ibadah haji dengan benar sesuai tuntunan syariat.

#haji #umrah #fiqihSyafii #ustadzAgus

*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!

INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:

Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/

Profil Yufid:

Profil Yufid Network

Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:

Donasi untuk Yufid

DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451

Paypal: [email protected]

NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.

3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:

YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid

YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu

YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv

AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet

YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)

Latihan Soal Aturan Sinus dalam Penyelesaian Kesetimbangan Translasi – Belajar Fisika Kelas 11 Eps 14 – Kak Hasan

Belajar fisika menjadi lebih terarah dengan mengikuti serial Belajar Fisika Kelas 11 SMA bersama Yufid Edu. Pada episode ke-14 ini, Kak Hasan membahas materi Aturan Sinus untuk Menyelesaikan Kesetimbangan Translasi. Pembahasan ini merupakan lanjutan dari episode sebelumnya yang berisi latihan soal kesetimbangan translasi. Melalui penjelasan yang runtut, video ini membantu para pelajar memahami bagaimana hubungan antara gaya dan sudut dapat dianalisis menggunakan konsep matematika dalam fisika.

Pada pembelajaran kali ini dijelaskan konsep dasar aturan sinus yang digunakan untuk menentukan hubungan antara tiga gaya yang bekerja pada suatu benda dalam keadaan setimbang. Ketika tiga gaya bertemu dalam satu titik dan benda berada dalam kondisi seimbang, aturan sinus dapat digunakan untuk menentukan besar masing-masing gaya melalui perbandingan sudut yang terbentuk. Konsep ini sangat membantu dalam menyelesaikan persoalan kesetimbangan translasi secara lebih sistematis.
Selain itu, video ini juga membahas relasi antara sudut dan gaya dalam kesetimbangan, termasuk bagaimana melakukan transformasi sudut dalam perhitungan trigonometri, seperti hubungan sin(90° + θ) = cos θ. Penerapan konsep tersebut kemudian digunakan dalam perhitungan tegangan tali pada suatu sistem serta ditunjukkan melalui contoh soal kesetimbangan tiga gaya agar siswa lebih mudah memahami penerapannya.

Materi fisika dalam video ini disampaikan oleh Kak Nashiruddin Hasan, seorang pengajar sains lulusan S1 Teknik Kimia UGM yang aktif membimbing siswa dalam bidang matematika, fisika, dan kimia, termasuk pembinaan olimpiade sains. Selain itu, beliau juga dikenal sebagai guru privat dan tentor matematika di SSCI yang berpengalaman dalam membantu siswa memahami konsep-konsep sains dengan pendekatan yang jelas dan mudah diikuti.

Serial Belajar Fisika Yufid Edu sendiri merupakan rangkaian pembelajaran yang terus berlanjut untuk membantu para pelajar memahami ilmu fisika secara bertahap. Hingga saat ini, lebih dari 260 video telah diproduksi, dan untuk materi kelas 11 telah memasuki episode ke-14. Melalui pembelajaran ini kita juga diingatkan bahwa keteraturan hukum-hukum alam merupakan bagian dari tanda kebesaran Allah Ta’ala. Semakin kita mempelajari ilmu tentang alam semesta, semakin tampak pula hikmah dan kesempurnaan ciptaan-Nya, sehingga mendorong kita untuk semakin bersyukur dan semangat dalam menuntut ilmu yang bermanfaat.

#fisikakelas11 #belajarfisika #edukasi
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!

INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:

Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/

Profil Yufid:

Profil Yufid Network

Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:

Donasi untuk Yufid

DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451

Paypal: [email protected]

NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.

3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:

YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid

YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu

YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv

AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet

YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)

495. Syarat-Syarat Wajib Haji (Fiqih Mazhab Syafi’i) – Ustadz Agus Waluyo

Ibadah haji adalah salah satu ibadah besar dalam Islam yang memiliki kedudukan sangat tinggi. Banyak orang bertanya, apa yang dimaksud dengan ibadah haji dan bagaimana kedudukannya dalam agama. Haji adalah ibadah yang dilakukan di Tanah Suci dengan tata cara tertentu pada waktu yang telah ditetapkan. Dalam Islam, ibadah haji rukun islam ke lima, sehingga kedudukannya sangat penting bagi setiap muslim. Oleh karena itu, memahami ibadah haji hukumnya menjadi hal yang wajib dipelajari oleh kaum muslimin.

Para ulama menjelaskan bahwa ibadah haji bagi yang mampu hukumnya wajib, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadits. Inilah yang menjadi dalil ibadah haji dan disepakati oleh para ulama. Namun tidak semua orang langsung terkena kewajiban, karena ada syarat wajib haji yang harus terpenuhi. Jika syarat tersebut belum ada, maka haji tidak wajib atas dirinya. Oleh sebab itu, penting mengetahui siapa saja orang yang wajib haji agar tidak salah dalam memahami kewajiban ini.

Dalam kitab-kitab fikih disebutkan adanya 5 syarat wajib ibadah haji, yaitu Islam, balig, berakal, merdeka, dan mampu. Sebagian ulama juga menyebutnya sebagai 4 syarat ibadah haji dengan rincian yang sedikit berbeda dalam penyebutan, tetapi maksudnya sama. Syarat mampu mencakup kemampuan fisik, keamanan perjalanan, dan kemampuan biaya, karena pelaksanaan ibadah haji biayanya cukup besar. Jika syarat-syarat ini belum terpenuhi, maka seseorang belum termasuk orang yang wajib haji.

Selain syarat wajib, ada juga pembahasan tentang perkara wajib haji dalam pelaksanaannya. Perkara wajib ini berkaitan dengan tata cara yang harus dilakukan ketika seseorang sudah berada dalam rangkaian ibadah haji. Oleh karena itu, mempelajari fikih haji sangat penting agar ibadah yang dilakukan sesuai tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Dengan memahami aturan ini, seorang muslim dapat berharap mendapatkan pahala dan termasuk dalam tentang ibadah haji yang diterima oleh Allah Ta’ala.

Kesimpulannya, jawaban dari pertanyaan haji wajib atau tidak adalah wajib bagi yang memenuhi syarat dan tidak wajib bagi yang belum mampu. Inilah yang dimaksud dengan ibadah haji bagi yang mampu sebagaimana dijelaskan dalam dalil-dalil syariat. Karena itu, setiap muslim hendaknya berusaha memenuhi syarat tersebut, sambil terus belajar agar ketika Allah memberi kesempatan menunaikan haji, ia dapat melaksanakannya dengan benar sesuai tuntunan Islam.

#haji #umrah #fiqihSyafii #ustadzAgus

*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!

INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:

Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/

Profil Yufid:

Profil Yufid Network

Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:

Donasi untuk Yufid

DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451

Paypal: [email protected]

NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.

3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:

YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid

YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu

YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv

AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet

YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)

485. Hukum Athaf Bayan Terhadap Matbu’nya dan Matbu’ Berupa Nakirah Bait ke-536 dan ke-537 – Bab Tawabi’: Athaf (Alfiyah Ibnu Malik) – Ustadz Agus Waluyo

Bahasa Arab merupakan bahasa yang sangat penting bagi kaum muslimin. Dengan mempelajarinya, kita akan lebih mudah mentadaburi Al-Qur’an serta memahami hadis-hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam langsung dari sumbernya. Hal ini karena berbagai ilmu syar’i yang menjadi pedoman hidup seorang muslim banyak tertulis dalam kitab-kitab berbahasa Arab. Oleh sebab itu, mempelajari bahasa Arab merupakan bagian penting dalam perjalanan menuntut ilmu agama.

Di antara ilmu dasar yang perlu dikuasai dalam mempelajari bahasa Arab adalah ilmu nahwu dan sharaf. Kedua cabang ilmu ini membahas kaidah-kaidah gramatikal dalam bahasa Arab yang membantu seseorang memahami susunan kalimat dengan benar. Selain itu, memperbanyak hafalan mufradat atau kosakata juga sangat membantu dalam memahami teks Arab. Dengan memadukan penguasaan mufradat serta kaidah nahwu dan sharaf, seorang penuntut ilmu akan lebih mudah membaca kitab gundul serta memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an dengan lebih mendalam.

Pada video kali ini, Yufid Edu kembali menghadirkan kajian bahasa Arab tingkat lanjut bersama Ustadz Agus Waluyo. Pembahasan ini merujuk pada kitab Syarah Alfiyah Ibnu Malik, khususnya Syarah Ibnu Aqil, yang menjelaskan 1002 bait nazham dalam ilmu nahwu. Setelah sebelumnya membahas bab Taukid, pada episode kali ini kita memasuki pembahasan baru dalam bab tawabi’, yaitu bab Athaf yang bermakna penghubung.

Secara khusus, kajian ini membahas definisi dan contoh Athaf Bayan sebagaimana dijelaskan dalam bait ke-534 dan ke-535 Alfiyah Ibnu Malik. Ustadz Agus Waluyo menjelaskan materi tersebut secara rinci dan sistematis, sekaligus memaparkan i’rab dari setiap bait yang dipelajari. Penjelasan ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang penggunaan athaf bayan dalam kaidah nahwu.

Video ini sangat bermanfaat bagi kaum muslimin, khususnya para santri dan penuntut ilmu yang ingin memperdalam pemahaman tentang kaidah nahwu dan sharaf tingkat lanjut. Semoga dengan mempelajari bahasa Arab secara benar, kita semakin dimudahkan dalam memahami Al-Qur’an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman para ulama salaf. Jazakumullahu khairan.

#alfiyahibnumalik #bahasaarab #ilmunahwu
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!

INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:

Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/

Profil Yufid:

Profil Yufid Network

Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:

Donasi untuk Yufid

DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451

Paypal: [email protected]

NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.

3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:

YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid

YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu

YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv

AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet

YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)

Mimpi Nabi Yusuf ‘alaihissalam (Bagian 3) – Faedah Bahasa Arab – Ustadz Dr. Rizki Gumilar

Kisah Nabi Yusuf ‘alaihissalam yang Allah abadikan dalam Al-Qur’an sarat dengan pelajaran yang mendalam, termasuk dari sisi keindahan bahasa Arab yang digunakan dalam ayat-ayatnya. Pada pembahasan kali ini, kita melanjutkan kisah mimpi Nabi Yusuf ‘alaihissalam yang beliau ceritakan kepada ayahnya, Nabi Ya’qub ‘alaihissalam. Dalam mimpi tersebut, Nabi Yusuf melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan yang semuanya bersujud kepadanya. Ayat ini bukan hanya menceritakan sebuah peristiwa, tetapi juga menyimpan faedah bahasa Arab yang sangat menarik untuk dikaji.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah penggunaan lafaz kawkab untuk menyebut bintang dalam mimpi Nabi Yusuf. Padahal, di dalam Al-Qur’an juga terdapat lafaz najm yang sama-sama diartikan sebagai bintang. Meskipun demikian, keduanya memiliki perbedaan makna. Lafaz kawkab digunakan untuk menggambarkan bintang yang tidak memancarkan cahaya sendiri, melainkan memantulkan cahaya dari sumber lain, sebagaimana perumpamaan dalam ayat yang menyebutkan kaca yang bercahaya seperti bintang yang gemerlap.

Selain itu, kawkab juga memiliki makna kumpulan bintang atau rasi bintang yang tampak indah ketika dilihat dari kejauhan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam ayat Al-Qur’an yang menjelaskan bahwa Allah menghiasi langit dunia dengan rasi bintang. Karena itu pula, pada hari kiamat kelak disebutkan bahwa bintang-bintang tersebut akan berhamburan dan terpisah satu sama lain, sebagaimana yang Allah kabarkan dalam firman-Nya.

Berbeda dengan lafaz najm, yang menunjukkan bintang yang memancarkan cahaya dengan sendirinya. Dalam Al-Qur’an, bintang jenis ini digambarkan sebagai bintang yang cahayanya menembus. Bahkan matahari termasuk dalam jenis najm. Oleh sebab itu, ketika Al-Qur’an menggambarkan peristiwa hari kiamat, bintang-bintang jenis ini tidak disebut berhamburan, melainkan dipadamkan cahayanya.

Dalam tafsir disebutkan bahwa sebelas bintang dalam mimpi Nabi Yusuf ‘alaihissalam melambangkan saudara-saudara beliau. Adapun matahari dan bulan ditafsirkan sebagai ibunda dan ayah beliau, Nabi Ya’qub ‘alaihissalam. Karena itulah penyebutan bulan diletakkan di akhir sebagai bentuk penghormatan kepada sosok ayah yang sangat dimuliakan oleh Nabi Yusuf. Penjelasan lebih lanjut mengenai peristiwa yang terjadi pada tiga belas benda langit dalam mimpi tersebut akan dibahas pada video berikutnya, insya Allah. Semoga pembahasan ini menambah pemahaman kita terhadap kisah Nabi Yusuf dan keindahan bahasa Al-Qur’an.

Dalam mimpi Nabi Yusuf ‘alaihissalam disebutkan bahwa beliau melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan. Ternyata Al-Qur’an menggunakan lafaz kawkab, bukan najm, meskipun keduanya sama-sama diartikan sebagai bintang. Dari sini kita dapat mengambil faedah bahasa Arab yang menunjukkan keindahan dan ketelitian pemilihan kata dalam Al-Qur’an.
Selain itu, para ulama tafsir menjelaskan bahwa sebelas bintang melambangkan saudara-saudara Nabi Yusuf, sedangkan matahari dan bulan merujuk kepada orang tua beliau. Simak penjelasan selengkapnya dalam kajian ini untuk memahami lebih dalam hikmah dari kisah Nabi Yusuf ‘alaihissalam.

#tafsirquran #suratyusuf #nabiyusuf
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!

INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:

Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/

Profil Yufid:

Profil Yufid Network

Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:

Donasi untuk Yufid

DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451

Paypal: [email protected]

NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.

3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:

YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid

YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu

YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv

AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet

YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)

484. Definisi dan Contoh Athaf Bayan Bait ke-534 dan ke-535 – Bab Tawabi’: Athaf (Alfiyah Ibnu Malik) – Ustadz Agus Waluyo

Bahasa Arab merupakan bahasa yang sangat penting bagi kaum muslimin. Dengan mempelajarinya, kita akan lebih mudah mentadaburi Al-Qur’an serta memahami hadis-hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam langsung dari sumbernya. Hal ini karena berbagai ilmu syar’i yang menjadi pedoman hidup seorang muslim banyak tertulis dalam kitab-kitab berbahasa Arab. Oleh sebab itu, mempelajari bahasa Arab merupakan bagian penting dalam perjalanan menuntut ilmu agama.

Di antara ilmu dasar yang perlu dikuasai dalam mempelajari bahasa Arab adalah ilmu nahwu dan sharaf. Kedua cabang ilmu ini membahas kaidah-kaidah gramatikal dalam bahasa Arab yang membantu seseorang memahami susunan kalimat dengan benar. Selain itu, memperbanyak hafalan mufradat atau kosakata juga sangat membantu dalam memahami teks Arab. Dengan memadukan penguasaan mufradat serta kaidah nahwu dan sharaf, seorang penuntut ilmu akan lebih mudah membaca kitab gundul serta memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an dengan lebih mendalam.

Pada video kali ini, Yufid Edu kembali menghadirkan kajian bahasa Arab tingkat lanjut bersama Ustadz Agus Waluyo. Pembahasan ini merujuk pada kitab Syarah Alfiyah Ibnu Malik, khususnya Syarah Ibnu Aqil, yang menjelaskan 1002 bait nazham dalam ilmu nahwu. Setelah sebelumnya membahas bab Taukid, pada episode kali ini kita memasuki pembahasan baru dalam bab tawabi’, yaitu bab Athaf yang bermakna penghubung.

Secara khusus, kajian ini membahas definisi dan contoh Athaf Bayan sebagaimana dijelaskan dalam bait ke-534 dan ke-535 Alfiyah Ibnu Malik. Ustadz Agus Waluyo menjelaskan materi tersebut secara rinci dan sistematis, sekaligus memaparkan i’rab dari setiap bait yang dipelajari. Penjelasan ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang penggunaan athaf bayan dalam kaidah nahwu.

Video ini sangat bermanfaat bagi kaum muslimin, khususnya para santri dan penuntut ilmu yang ingin memperdalam pemahaman tentang kaidah nahwu dan sharaf tingkat lanjut. Semoga dengan mempelajari bahasa Arab secara benar, kita semakin dimudahkan dalam memahami Al-Qur’an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman para ulama salaf.

Jazakumullahu khairan.

#bahasaarab #alfiyahibnumalik #ilmunahwu
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!

INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:

Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/

Profil Yufid:

Profil Yufid Network

Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:

Donasi untuk Yufid

DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451

Paypal: [email protected]

NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.

3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:

YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid

YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu

YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv

AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet

YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)

Mimpi Nabi Yusuf ‘alaihissalam (Bagian 2) – Faedah Bahasa Arab – Ustadz Dr. Rizki Gumilar

Kisah Nabi Yusuf ‘alaihissalam yang Allah abadikan dalam Al-Qur’an menyimpan banyak pelajaran berharga, baik dari sisi akhlak, keimanan, maupun keindahan bahasa Al-Qur’an. Pada pembahasan kali ini, kita melanjutkan muqaddimah kisah Nabi Yusuf ‘alaihissalam dengan menyoroti percakapan beliau bersama ayahnya, Nabi Ya’qub ‘alaihissalam. Percakapan singkat ini ternyata mengandung faedah bahasa Arab yang sangat dalam serta pelajaran tentang adab seorang anak kepada orang tuanya.

Dalam ayat tersebut, Nabi Yusuf memanggil ayahnya dengan ungkapan “Yā Abati” yang berarti “Wahai ayahku.” Secara asal, ungkapan ini berasal dari kata “Yā Abī”, namun huruf ya pada akhirnya diganti dengan huruf ta. Pergantian ini bukan tanpa makna, melainkan menunjukkan kelembutan seorang anak ketika berbicara kepada ayahnya. Huruf ta memiliki sifat kelembutan dalam pengucapan, yang memberikan kesan sentuhan yang halus dan penuh penghormatan. Hal ini menggambarkan betapa indahnya adab Nabi Yusuf ‘alaihissalam kepada ayahnya.

Selain itu, menarik pula untuk diperhatikan bahwa Nabi Yusuf menggunakan huruf “yā” sebagai huruf panggilan. Dalam kaidah bahasa Arab, huruf ini umumnya digunakan untuk memanggil orang yang berada jauh. Namun dalam konteks ayat ini, penggunaan huruf tersebut bukan untuk menunjukkan jarak secara fisik, melainkan sebagai bentuk penghormatan dan pengagungan kedudukan sang ayah di dalam hati seorang anak. Ini menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana seorang anak hendaknya memuliakan orang tuanya.

Setelah memanggil ayahnya, Nabi Yusuf berkata, “Inni ra’aitu” yang berarti “Sesungguhnya aku bermimpi.” Dalam rangkaian kisah Nabi Yusuf terdapat beberapa mimpi yang disebutkan dalam Al-Qur’an. Di antaranya adalah mimpi Nabi Yusuf sendiri, mimpi dua orang pemuda di dalam penjara, serta mimpi sang raja. Menariknya, Nabi Yusuf menggunakan bentuk fi’il madi ketika menceritakan mimpinya, sementara yang lain menggunakan fi’il mudhari’. Perbedaan ini menunjukkan adanya perbedaan maksud dalam penyampaian mimpi tersebut.

Nabi Yusuf kecil saat itu hanya menceritakan mimpinya kepada ayahnya sebagai cerita biasa, sebagaimana anak kecil yang bercerita kepada orang tuanya. Berbeda dengan dua pemuda di penjara dan sang raja yang menceritakan mimpi mereka dengan harapan mendapatkan penafsiran atau ta’wil. Inilah sebagian faedah bahasa Arab yang dapat kita ambil dari ayat tersebut. Pembahasan tentang apa yang dilihat Nabi Yusuf dalam mimpinya akan dilanjutkan pada video berikutnya, insya Allah.

Semoga pembahasan ini menambah pemahaman kita terhadap keindahan bahasa Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap kisah para nabi yang penuh hikmah dan pelajaran. Baarakallahu fiikum.

#bahasaarab #suratyusuf #kisahnabiyusuf
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!

INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:

Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/

Profil Yufid:

Profil Yufid Network

Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:

Donasi untuk Yufid

DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451

Paypal: [email protected]

NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.

3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:

YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid

YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu

YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv

AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet

YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)

Mimpi Nabi Yusuf ‘alaihissalam (Bagian 1) – Faedah Bahasa Arab – Ustadz Dr. Rizki Gumilar

Kisah para nabi yang diabadikan di dalam Al-Qur’an menyimpan banyak pelajaran berharga bagi kaum muslimin. Salah satunya adalah kisah Nabi Yusuf ‘alaihissalam yang sarat dengan hikmah, ibrah, serta pelajaran keimanan. Pada video ini, kita akan memulai pembahasan tentang mimpi Nabi Yusuf ‘alaihissalam yang menjadi bagian dari muqaddimah kisah beliau dalam Surah Yusuf. Kisah ini dimulai dari percakapan penuh makna antara seorang anak dengan ayahnya, yaitu Nabi Yusuf dengan ayah beliau, Nabi Ya’qub ‘alaihissalam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menjelaskan tentang siapa manusia yang paling mulia. Ketika ditanya mengenai hal tersebut, beliau menyebutkan Nabi Yusuf ‘alaihissalam sebagai manusia yang sangat mulia karena beliau adalah nabi Allah, putra dari nabi Allah, cucu dari nabi Allah, dan cicit dari kekasih Allah. Beliau adalah Yusuf bin Ya’qub bin Ishaq bin Ibrahim ‘alaihimussalam. Empat generasi nabi yang berturut-turut ini menunjukkan kemuliaan nasab sekaligus keutamaan yang Allah berikan kepada Nabi Yusuf ‘alaihissalam.

Allah Ta’ala mengabadikan kisah ini dalam Surah Yusuf ayat keempat, ketika Nabi Yusuf kecil menyampaikan mimpinya kepada sang ayah. Dalam ayat tersebut Allah berfirman bahwa Yusuf berkata kepada ayahnya, “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan; kulihat semuanya bersujud kepadaku.” Ayat ini menjadi awal dari rangkaian kisah besar yang penuh pelajaran tentang kesabaran, keimanan, serta takdir Allah yang sangat menakjubkan.

Melalui pembahasan faedah bahasa Arab dalam ayat ini, kita juga akan mengenal penggunaan lafaz “idz” yang sering muncul dalam Al-Qur’an pada kisah-kisah masa lampau. Lafaz ini menunjukkan bahwa peristiwa yang disebutkan benar-benar terjadi, bukan sekadar cerita atau dongeng. Bahkan, penggunaan kata tersebut seakan mengajak pendengar untuk memperhatikan sebuah momen penting dalam kehidupan seseorang, seolah-olah kita dibawa menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

Selain itu, dibahas pula makna nama Nabi Yusuf yang berasal dari bahasa Ibrani dan tidak menggunakan tanwin dalam pelafalannya. Nama ini memiliki arti “tambahan” atau “penambahan”, yang merupakan doa dari orang tuanya. Allah pun benar-benar memberikan banyak kelebihan kepada Nabi Yusuf ‘alaihissalam, baik dari sisi ketampanan, kedudukan, maupun yang paling utama dari sisi iman dan ilmu. Pembahasan ini merupakan pengantar untuk memahami lebih dalam kisah Nabi Yusuf yang penuh hikmah dalam Al-Qur’an.

Semoga pembahasan ini dapat menambah pemahaman kita terhadap Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada kisah para nabi. Simak penjelasan lengkapnya dalam video ini, dan nantikan kelanjutan pembahasan kisah Nabi Yusuf ‘alaihissalam pada video berikutnya.

Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

#tafsiralquran #suratyusuf #bahasaarab
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!

INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:

Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/

Profil Yufid:

Profil Yufid Network

Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:

Donasi untuk Yufid

DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451

Paypal: [email protected]

NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.

3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:

YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid

YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu

YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv

AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet

YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)

493. Hal-Hal yang Tidak Memutus Tatabu’ Iktikaf (Fiqih Mazhab Syafi’i) – Ustadz Agus Waluyo

Banyak kaum muslimin telah mengenal apa saja amalan yang sunnah dikerjakan selama i’tikaf di masjid. Terlebih pada saat ini, ketika umat Islam mulai memaksimalkan i tikaf bulan Ramadhan. Mereka menjalani tikaf Ramadhan dengan penuh kesungguhan. Ibadah ini tidak hanya dilakukan oleh kaum laki-laki tetapi i tikaf bagi perempuan pun dibolehkan selama memenuhi ketentuan syariat. Karena itu, tidak mengherankan jika banyak orang berbondong-bondong melakukan iktikaf di masjid untuk menghidupkan malam bulan kemuliaan. Iktikaf Ramadhan diisi dengan berbagai amal ketaatan. Semua ini merupakan bagian dari ibadah i’tikaf yang disyariatkan. Dan dalil i’tikaf dapat dijumpai dalam banyak riwayat hadis.

Beragam kegiatan i’tikaf biasanya diisi dengan amalan yang dianjurkan, seperti membaca Al-Qur’an, memperbanyak zikir, melaksanakan salat sunnah, serta berbagai ibadah lainnya. Inilah gambaran amalan i’tikaf atau iktikaf yang sering dilakukan oleh kaum muslimin ketika berdiam diri di masjid. Dengan memahami cara i’tikaf nabi, seorang muslim dapat menjalankan i’tikaf sesuai sunnah sehingga menjadi iktikaf yang benar.

Pada malam-malam tertentu, terutama itikaf malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadhan, suasana masjid biasanya menjadi lebih ramai. Hal ini karena banyak orang berharap dapat fadilah i’tikaf berjumpa dengan malam yang penuh keberkahan, yaitu Lailatul Qadar. Harapan untuk meraih keutamaan i’tikaf pada malam tersebut mendorong kaum muslimin untuk semakin bersungguh-sungguh. Mereka memperbanyak amal selama iktikaf di masjid.

Pada asalnya, amalan i’tikaf atau iktikaf hukumnya sunnah. Namun dalam kondisi tertentu, hukumnya dapat berubah menjadi wajib, yaitu ketika seseorang melakukan iktikaf nazar. Dalam hal ini, nazar menjadikan iktikaf sebagai kewajiban yang harus ditunaikan sehingga berubah menjadi i’tikaf wajib. Karena itu, iktikaf yang dinazarkan menjadi tanggungan yang harus dilaksanakan sesuai tuntunan syariat, meneladani i’tikaf Rasulullah agar pelaksanaannya tetap berada di atas kebenaran.

Pada kajian sebelumnya telah dibahas mengenai pembatal i’tikaf yang berkaitan dengan iktikaf yang dilakukan secara beruntun. Seorang yang beriktikaf memang sangat perlu memahami berbagai larangan i’tikaf agar tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak ibadahnya. Pada kesempatan kali ini, kajian akan mengulas pembahasan fikih iktikaf tentang beberapa perkara yang tidak memutus atau membatalkan iktikaf yang dilakukan secara beruntun. Dengan memahami pembahasan ini, diharapkan kaum muslimin dapat menjalankan ibadah i’tikaf dengan baik dan meraih pahala sempurna.

#puasa #fiqihSyafii #ustadzAgus

*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!

INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:

Laporan Produksi:
https://yufid.org/category/laporan-produksi-yufid/

Profil Yufid:

Profil Yufid Network

Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:

Donasi untuk Yufid

DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451

Paypal: [email protected]

NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.

3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:

YUFID.TV:
https://youtube.com/@yufid

YUFID EDU:
https://youtube.com/@yufidedu

YUFID KIDS:
https://youtube.com/@YufidKids

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: https://www.facebook.com/Yufid.TV/
Instagram: https://www.instagram.com/yufid.tv/
Telegram: https://telegram.me/yufidtv

AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: https://soundcloud.com/kajiannet

YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)

1 6 7 8 9 10 334