Tentang hal ini terdapat riwayat dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
Bahwasanya ia pernah membawakan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam wadah berisi air wudhu dan hajat beliau. Ketika ia membawanya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Siapa ini?” “Saya, Abu Hurairah”, jawabnya. Beliau pun berkata, “Carilah beberapa buah batu untuk kugunakan bersuci. Dan jangan bawakan padaku tulang dan kotoran (ar-Rauts).” Abu Hurairah berkata, “Kemudian aku mendatangi beliau dengan membawa beberapa buah batu dengan ujung bajuku. Hingga aku meletakkannya di samping beliau dan aku berlalu pergi. Ketika beliau selesai buang hajat, aku pun berjalan menghampiri beliau dan bertanya, “Ada apa dengan tulang dan kotoran?” Beliau bersabda, “Tulang dan kotoran merupakan makanan jin. Keduanya termasuk makanan jin. Aku pernah didatangi rombongan utusan jin dari Nashibin dan mereka adalah sebaik-baik jin. Mereka meminta bekal kepadaku. Lalu aku berdoa kepada Allah untuk mereka agar tidaklah mereka melewati tulang dan kotoran melainkan mereka mendapatkannya sebagai makanan”. (HR. Bukhari no. 3860)
Kak Andy kali ini akan memberi tahu adik-adik, cara penting dalam menghitung dalam bentuk Aljabar agar mudah untuk diselesaikan.
Bagaimana penjelasan lengkapnya?
Yuk simak video pelajaran matematika dasar ini bersama kak Andy Octavian Latief.
Like dan subscribe channel ini untuk mendukung kami mengembangkan konten-konten pendidikan yang gratis, untuk Indonesia.
Sobat Yufid Edu dan Sobat BISA …
Kali ini Kak Erlan akan mengajari teman-teman untuk menghafal hadits ke-36 (Mukmin Bagi Mukmin Lainnya Laksana Sebuah Bangunan) dari buku “50 Hadits Pilihan untuk Anak-anak”.
Yuk tonton teman-teman.
Kemarin kita sudah banyak sekali membahas tentang gerak, maka kali ini, Kak Andy ingin memulai lagi pembahasan tentang gaya, dan khususnya tentang, usaha.
Bagaimana penjelasan lengkapnya?
Yuk simak video pelajaran fisika dasar ini bersama kak Andy Octavian Latief.
Belajar Bahasa Arab Ilmu Shorof: Tashrif Isim Fa’il bagian 2 (Eps. 40)
Pada sesi kali ini melanjutkan tashrif lughawi untuk Isim Fa’il, bahwasanya dalam tashrif lughawi Isim Fa’il barisnya ada enam. coba kita tulis ulang dan belajar bersama-sama. Siap?
Memasuki pembahasan keenam, kali ini pemateri akan membahas seputar pengertian aqidah dan tauhid secara bahasa dan istilah serta hal-hal yang terkait dengannya.
Pengertian Aqidah dan Tauhid secara bahasa dan istilah. Pengertian aqidah menurut bahasa adalah ikatan, mengikat, buah dari mengikat. Adapun setelah istilah, para ulama mendefinisikan sebagai keimanan yang kokoh tentang Allah Ta’ala; yaitu Tauhid yang wajib bagi Allah, mengimani para Malaikat, mengimani Kitab-Kitab, mengimani para Nabi dan Rasul, mengimani hari Akhir, dan mengimani takdir yang baik dan buruknya.
Juga, mengimani turunan (derivat) dari 6 rukun iman di atas.
Aqidah yang benar dalam Islam merupakan landasan tegaknya agama dan kunci diterimanya amalan. Hal ini sebagaimana ditetapkan oleh Allah Ta’ala di dalam firman-Nya:
فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلا صَالِحًا وَلا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا
“Maka barangsiapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Tuhannya hendaklah dia beramal shalih dan tidak mempersekutukan sesuatu apapun dengan-Nya dalam beribadah kepada-Nya.” (Surat al-Kahfi: 110)
Adapun Tauhid, artinya secara bahasa mengesakan. Sedangkan secara istilah mengesakan Allah dalam hal-hal yang Allah khususkan untuknya dan satu hal yang wajib diberikan hamba untuk Allah. Dan hak khusus Allah ada tiga macam: Tauhid Uluhiyyah, Tauhid Rububiyah, dan Tauhid Asma wa Shifat.
Di manakah para Jin tinggal? Jin itu bermukim di atas bumi sebagaimana kita menetap. Di antara jin ada yang tinggal di bekas tempat reruntuhan, ada juga yang berdiam di tanah lapang atau padang sahara. Begitu pula di antara mereka ada yang tinggal di tempat-tempat najis seperti kamar mandi, tempat pembuangan kotoran, dan kuburan. Di antaranya kamar mandi dilarang shalat karena di sana terdapat banyak najis, lalu jin senang berdiam di situ . Begitu pula di kuburan, dilarang pula shalat di tempat tersebut karena dapat mengantarkan pada kesyirikan. (Faidah dari al-Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, salah seorang yang pernah berguru kepada pemateri video ini; al-Ustadz Aris Munandar)
Setelah teori telah Kak Andy kemarin sampaikan, sekarang Kak Andy akan membahas contoh-contohnya.
Yuk simak video pelajaran matematika dasar ini bersama kak Andy Octavian Latief.
Like dan subscribe channel ini untuk mendukung kami mengembangkan konten-konten pendidikan yang gratis, untuk Indonesia.
Sobat Yufid Edu dan Sobat BISA …
Kali ini Kak Erlan akan mengajari teman-teman untuk menghafal hadits ke-35 (Jaga Lisan Ya) dari buku “50 Hadits Pilihan untuk Anak-anak”.
Yuk tonton teman-teman.
Kembali dalam Yufid EDU, Kak Andy akan membahas gerakan di jalan miring bergesekan, dengan kasus kedua, dengan gaya gesek ke arah bawah sumbu.
Bagaimana penjelasan lengkapnya?
Yuk simak video pelajaran fisika dasar ini bersama kak Andy Octavian Latief.
Like dan subscribe channel ini untuk mendukung kami mengembangkan konten-konten pendidikan yang gratis, untuk Indonesia.