Al-Ushul Ats-Tsalatsah: Puasa dan Haji ke Baitullah (Episode 34) – Ustadz Afifi Abdul Wadud
Allah Ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Surat al-Baqarah: 183)
Allah mengawali panggilan dengan “Wahai orang-orang beriman,” dalam rangka membangkitkan di hati seorang mukmin, mengingatkan bahwa iman adalah nikmat Allah yang khusus. Karena iman identik dengan kecintaan. Barangsiapa yang mencintai, maka dia akan menikmati. Dan seorang mukmin itu amat sangat besar cintanya kepada Allah. Sehingga ia mampu merasakan lezatnya ibadah.
Leave a Reply