Enam Landasan Penting (Ushul As-Sittah), Eps.03 – Ustadz Noor Ikhsan Silviantoro, Lc, M.Th.I.

Menilik kembali apa itu persatuan Islam? Mari bersama kita ulang sedikit hadits tentang ukhuwah Islamiyah, yang mana diulas tafsir dari hablullah yakni tali Allah yang kuat yang senantiasa dipegang oleh mukmin dan mukminat. Dan satu ayat yang mengena, “Walaa tafarraquu (yakni larangan bercerai berai dalam agama)” dan dalam ayat yang lain yakni surat Al-Ma’idah disebutkan firman Allah tentang tolong menolong, “Wa ta’awanuu ‘alal birri wat taqwa.”

Persatuan Islam akan semakin kuat manakala tiap muslim mengamalkan hadits tentang bersatu dan membuang jauh perselisihan pendapat dalam kamus kehidupan mereka. Sekarang ada satu pertanyaan yang kadang selalu menghantui setiap orang awam yang baru saja mulai mengkaji agama Islam; perlukah bermazhab? Dan pertanyaan senada lainnya.

Ada kaitannya antara taat kepada ulil amri dengan persatuan Islam. Ulil amri bermakna ulama dan pemimpin suatu negeri (baik itu namanya khalifah, raja, perdana menteri atau presiden). Sedangkan makna Al Jamaah adalah persatuan umat Islam di atas satu kepemimpinan seorang Amir / penguasa yang sah. Siapakah pemimpin sah negeri ini (2019)? Ya, beliau adalah Bapak H.Ir. Joko Widodo hafizahullah.

Mari kita kembali kepada Al Quran dan sunnah pada setiap masa dan tempat, di manapun kita tinggal dan enam landasan penting ini, bukan pembatasan. Uraian bermanfaat yang disampaikan oleh Ustadz Noor Ikhsan Silviantoro hafizahullah yang menjabarluaskan arti syirik dalam uluhiyah. Syirik adalah penyakit nyata umat ini, jika syirik tumbang, maka akan tegak tauhidullah di bumi persada ini: tegaknya ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *