Hushulul Ma’muul fi Syarhi Tsalatsatil Ushul, Eps. 10 – Ustadz Aris Munandar
Hari terus berganti dan Ramadhan terus berlalu, seiring itupula kajian ini terus berlanjut dari tema yang satu menuju tema yang lain. Kali ini, pemateri menyajikan bahasan pengertian wajib yang semestinya dipahami dengan baik. Dan penetapan dengan dalil-dalil syar’i bahwa Islam agama yang benar di sisi Allah, sebagaimana ayat, “Innaddina indallahil Islam.”
Masuk padanya pembahasan sah dalam Islam; apakah sah itu halal? Simak selengkapnya dalam beberapa menit ke depan … Menarik sekali untuk disimak ayat AlQuran tentang fitrah manusia; manusia lahir di atas fitrah; ayah dan ibunya yang menjadikannya Yahudi atau Nashrani.
Makin menyemangati langkah kita, saat diperdengarkan hadits menuntut ilmu beserta latinnya (baca: arti dan syarahnya). Dan adapula penjabaran pengertian iman menurut para ulama dan mengenal pengertian batil tentang iman versi murji’ah dan sekte sesat lainnya.
Bolehkah orang awam bertaqlid (hukum taqlid)? Maka di sini rinciannya … Memasuki tema yang lain, Ustadz Aris membahas Man Rabbuka artinya yang mana tertuang dalam 3 pertanyaan di alam kubur. Juga, penting untuk disimak makna syahadat dan keutamaan ulama yang berbeda dengan seribu ahli ibadah. Betapa ilmu menolong pemiliknya dari ketergelinciran, beda halnya dengan ahli ibadah yang miskin ilmu. Beda halnya dengan ahli ilmu sekaligus ahli ibadah, maka yang demikian zain, insyaAllah …
Poin selanjutnya berbicara seputar ikhlas dan syirik. Ikhlas adalah memurnikan ibadah hanya untuk semata dan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatupun. Cara menghindari perbuatan syirik ialah dengan menata keikhlasan. Dan itulah salah satu cara mengenal Allah lebih dekat, demikianpula, mengenal Rasul lebih dekat. Semuanya kan teraih dengan baik dan benar. Tak luput dalam sorotan, paparan indah seputar syahadat tauhid: Laa ilaaha illallah dan dipungkasi dengan hadits tentang mendidik anak.
Leave a Reply