[Tawasul] Perantara dalam Berdoa (al-Wajibat, eps.20) – Ustadz Afifi Abdul Wadud

Perantara dalam berdo’a (tawasul) menjadi makin populer di dunia Islam, mengapa? Karena kerap didapati orang-orang yang notabene shalih melakukannya. Benarkah demikian? Apakah yang dimaksud dengan tawasul? Tawasul adalah Tawasul diambil dari kata wasilah yang berarti segala hal yang diperintahkan di dalam al-Qur-an adalah segala hal yang dapat mendekatkan seseorang kepada Allah Azza wa Jalla, yaitu Read More

Syirik dalam Beribadah (al-Wajibat, eps.19) – Ustadz Afifi Abdul Wadud

Syirik yang paling besar adalah syirik dalam beribadah kepada Allah ta’ala. Dan syirik termasuk dosa besar diantara dosa besar yang lainnya. Syirik dalam beribadah kepada Allah adalah syirik yang paling banyak menimpa kaum muslimin. Terlebih saat ini dizaman fitnah ini. Syirik yang menyebabkan islam seseorang batal keislamannya ada beberapa macam diantaranya, pembatal islam qouliyah (perkataan), Read More

Sepuluh Pembatal Keislaman (al-Wajibat Eps.18) – Ustadz Afifi Abdul Wadud

Sepuluh pembatal keislaman yang seorang muslim wajib mengetahuinya. Apabila seorang muslim sangat perhatian besar terhadap pembatal shalat, pembatal puasa, pembatal haji, pembatal umrah dan pembatal-pembatal ibadah yang lain. Maka seorang muslim hendaknya memiliki kekhawatiran yang lebih besar terhadap pembatal keislaman. Karena kita berada di zaman fitnah, sehingga bila dia terjatuh pada pembatal keislaman maka semua Read More

Wajib Mematuhi (al-Wajibat Eps.17) – Ustadz Afifi Abdul Wadud

Memasuki syarat ketujuh, yakni al-Qabul (sikap menerima). Sikap menerima ini lebih luas daripada sikap inqiyad. Orang yang menerima belum tentu patuh, sedangkan al-Qabul adalah harus. Dan tidak menerima konsekuensi ini, maka batal ucapan syahadatnya. Allah Ta’ala berfirman, (artinya) “Tidaklah Kami utus sebelum kami Muhammad seorang juru peringatan yang datang ke sebuah kampung, kecuali gembong-gembong kekafiran Read More

Tunduk dan Bukan Membangkang (al-Wajibat, eps.16) – Ustadz Afifi Abdul Wadud

Pembahasan kali ini masih berporos pada syarat-syarat Laa ilaaha illallah. Dan masuk kepada poin ke enam; al-inqiyad (wajibnya patuh, tunduk melaksanakan). Ini konsekuensi dari kalimat Laa ilaaha illallah. Orang yang tidak tunduk, menunjukkan bahwasanya ia tidak jujur dalam mengucapkan Laa ilaaha illallah. Lawan dari tunduk ini adalah membangkang. Orang yang membangkang adalah orang yang tidak Read More

Cinta dan Benci (al-Wajibat Eps.15) – Ustadz Afifi Abdul Wadud

Cinta dan rahasia, ada apa dengannya? Apakah ada hubungannya dengan benci? Cinta dan benci dalam Islam dikenal dengan istilah wala wal bara. Sebuah kajian yang selayaknya dipublikasikan di zaman ini, agar izzah kaum muslimin kembali tampak! Pembahasan al-Wajibat kali ini masih membahas seputar syarat laa ilaaha illallah. Memasuki syarat kelima; cinta, cinta yang meniadakan kebencian. Read More

Jujur Dalam Ucapan Dan Perbuatan (al-Wajibat, eps.14) – Ustadz Afifi Abdul Wadud

Masih dalam bahasan yang mencakup syarat laa ilaaha illallah, dan memasuki syarat yang keempat ialah ash-Shidqu (jujur). Maksudnya adalah tepatnya ucapan dan kenyataan. Allah Ta’ala berfirman, (artinya) “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka akan dibiarkan untuk mengatakan, ‘kami telah beriman’ tanpa diuji?! Sungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, sehingga Allah benar-benar tahu orang-orang yang Read More

Murni Karena Allah (al-Wajibat, eps.13) – Ustadz Afifi Abdul Wadud

Ilmu dan yakin adalah syarat yang pertama dan kedua. Memasuki syarat yang ketiga, yakni Ikhlas kepada Allah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, (artinya) “Ketahuilah bahwasanya agama Allah adalah agama yang murni.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah haramkan Neraka bagi orang yang mengucapkan laa ilaaha illallah dengan mengharap wajah Allah.” Read More

Pembuktian Bagi Mereka yang Yakin (al-Wajibat, eps.12) – Ustadz Afifi Abdul Wadud

Yakin merupakan buah dari kesempurnaan ilmu. Orang yang mengucap kalimat tauhid dan ia mengerti maknanya, maka ia harus mempunyai keyakinan yang mantap. Sebagaimana firman Allah Ta’ala: (artinya) “Sesungguhnya orang-orang beriman itu adalah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tanpa keraguan sedikitpun. Mereka kerahkan (jihad) dengan harta dan jiwa mereka.” Read More

Yakin Tanpa Keragu-raguan (al-Wajibat Eps. 11) – Ustadz Afifi Abdul Wadud

Sebagaimana kita tahu, kalimat laa ilaaha illallah memiliki tujuh syarat. Dan syarat yang kedua adalah yakin. Yakin adalah sempurnanya ilmu, bahwa dia meyakini Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah. Yakin menghilangkan keragu-raguan. Ragu termasuk perangainya kaum munafikin, sedangkan kaum muslimin, jauh dari sifat tersebut. Read More

1 2 3 46